
"Aaaaa......" Teriak Bella melihat kebawah.
Ayu kembali mengencangkan genggamannya menarik Bella, tubuhnya bergetar kencang, kerungat mengalir di wajahnya.
" Gue tegasin sekali lagi, jangan pernah ganggu kehidupan gue'' tegasnya berlalu pergi. Sore ini ia ada janji bersama Fa untuk mencari keberadaan wamita yang dimaksud oleh Baskoro dan Renanda.
Ia berjalan menuruni tangga, Ayu mendengar hentakan kaki tapi bukan darinya, ia menoleh kebelakang tak disangka Bella sudah berada dibelakangnya.
Ayu terkejut saat Bella mendorong tubuhnya secara tiba-tiba. Ayu jatuh terguling menuruni anak tangga. Darah keluar dari keningnya.
" Mam**s, lo!" ucap Bella melihat sekilas dan pergi bersama Laura sebelum ada yang mengetahui kejadian ini.
Disisi Fauzi kini ia sedang mencari keberadaan Ayu. Sudah setengah jam ia menunggu Ayu diperpustakaan namun tak kunjung nampak batang hidungnya.
Fa berjalan menyusuri koridor mengecek keberadaan Ayu dikelasnya, tak mendapat hasil ia menelfon Bu Mira memastikan bahwa gadis itu sudah berada dirumah. Namun sama saja hasilnya nihil, ia merasa khawatir.
Ponselnya berbunyi berharap Ayu yang menelfonnya karena sedari tadi ia menelfon Ayu namun tak kunjung diangkat. Fa melihat layar ponselnya ternyata Andree yang menelfon.
" Hal......." Belum sempat Fa berucap Andree sudah memotongnya.
"Fa lo dimana? Sekarang lo cepet kerumah sakit terdekat, nggak usah banyak tanya nanti gue jelasin pas lo udah nyampe sini.......Tuuuutt" Panggilan dimatikan oleh Andree sepihak.
Fa menjauhkan ponselnya dari telinganya, mengerutkan dahi mencoba mencerna apa yang diucapkan sang sepupu. Tanpa membuang waktu lagi ia melajukan mobil pajero hitam miliknya menembus jalanan yang agak padat.
Matahari sudah tenggelam kini Fa sedang memasuki lift mencari ruangan yang telah Andree. Setelah beberapa kali salah ruangan akhirnya ia bertemu dengan Dimas yang ingin menemui Andree.
Kedua pemuda tampan itu berjalan beriringan. Tak lama mereka menemukan ruang rawat yang di katakan Andree.
__ADS_1
Mereka berdua terkejut, pasalnya yang mereka kira Andree lah yang dirawat namun ia malah baik-baik saja bahkan tidak ada sama sekali luka diwajah dan tubuhnya.
" Ndreee Lo udah gesrek ya, ngabarin suruh cepet-cepet kesini taunya lo nggak papa ah sue" Ucap Dimas emosi merasa dipermainkan.
" Lo nggak mikir Ndree? " timpal Fa
Andree memutar bola matanya jengah menempelkan badannya dipintu " Udah ngebac*tnya? Gue ngasih tau lo berdua kesini...." Andree menggantung ucapannya " Lo berdua liat aja kedalem".
Fa dan Dimas mengikuti intruksi dari Andree. " Ndree lo ngapain dia sampe kek gini?" tanya Dimas setelah mendapati Ayu telah berbaring dirumah sakit sedangkan Fa terdiam melihat Ayu tak berdaya.
" Gue nggak nglakuin apa-apa yaelah" Andree menjatuhkan badannya disofa." Tadi gue nemuin dia ditangga rooftop, terus gue bawa kesini deh''
" Dia ngapain ke rooftop padahal janjiannya diperpus" batin Fa.
" ini pasti perbuatan cewek uler Ndree gue yakin banget" celetuk Dimas penuh keyakinan.
Ada pergerakan kecil dari jeri-jari Ayu tangannya memegangi kepalanya yang sedikit pusing " Arghhh'' lirihnya.
Andree langsung mendekat, Dimas keluar untuk memanggil dokter. Ayu perlahan membuka matanya melihat sekelilingnya.
"Pet lo nggak papa?"Andree
"Ay lo nggak papa?"Fa
Ayu memandang kedua wajah tampan pemuda dihadapannya secara bergantian. Tak lama Dimas datang bersama dokter.
" Anree, Dimas....." Ayu melihat kearah Fa " Lo...."
__ADS_1
" Ia ini gue Ay" Fa menengembangkan senyumnya.
Ayu memicingkan matanya " Lo..... siapa?'' cicit Ayu mengheningkan suasana.
" Nggak lucu, gue tau lo cuma pura-purakan" Ayu hanya menggelengkan kepalanya. Fa terdiam menatap sang dokter yang berada di samping Dimas. " Dok sebenarnya dia kenapa dok?"
" Dok Ayu sakit apa?" timpal Dimas.
" Saya harap kalian tenang dulu, dari informasi yang saya dengar tadi bahwa Ayu ditemukan pingsan di dekat tangga, kemungkinan besar ia terjatuh atau terpeleset pada saat menuruni tangga.Mungkin saat ia jatuh kepalanya membentur sudut tangga, mengakibatkan ia mengalami amnesia retrograde,
Amnesia retrograde adalah hilangnya memori untuk peristiwa yang terjadi sebelum trauma. Orang dengan amnesia retrograde tidak dapat mengingat sebagian masa lalunya apalagi beberapa bulan belakangan" jelas dokter.
"Apa......" jawab mereka kompak.
*****
Keadaan Ayu kini lebih baik ia diperbolehkan pulang oleh dokter Fauzi pun sudah menjelaskan sejelas-jelasnya kepada Bu Mira.
"Ngapain masih disini" tanya Ayu ketus.
" Nggak boleh seperti itu nduk nak Fa sudah membantu kamu nggak baik kamu ngusir dia" celetuk Bu Mira.
" Lagian Ayu nggak kenal sama dia buk" Ayu menutup pintu kamarnya.
" Nak Fa yang sabar ya" Bu Mira tersenyum pada Ayu.
" Iya bu nggak papa, yaudah Fa pulang dulu, Asalamu'alaikum"
__ADS_1
"Wa'alaikumsalam.