S'SMK

S'SMK
Bab 60


__ADS_3

" Bodo amat, emang gue pikirin" pemuda ber-hoody grey itu mengambil tempat duduk disebelah Dimas, berpangku tangan melirik gadis yang ada dihadapannya.


"Kampret" ujar Ayu setelah mendengar jawaban dari Andree " lo kapan baliknya?"


"Lo nanya gue?, kangen ama gue hm ternyata susah juga ya jadi cowok cakep?" ucap Andree dengan tatapan nakalnya, Ayu memalingkan wajah rasanya ingin memuntahkan semua makanan yang telah dimakannya mendengar pernyataan yang dikeluarkan oleh Andree.


" Kesambet jin dari mana lu masih waras kan, lo sakit?" Dimas menempelkan tangannya dijidat dan leher Andree meragukan bahwa sahabatnya sedang baik-baik saja.


Tangan Dimas ditepis oleh Andree " Lebay lo agh, gue waras, sehat wal afiat tanpa kurang aral suatu apapun kutil badak. Sebenernya gue udah balik dari kemarin lusa, tapi gue nggak nemuin satu pun dari kalian kemana aja si, gue kaya anak pindahan di sekolah sendiri tau nggak''.


Dimas dan Ayu saling melempar pandang mengangguk seolah tau apa yang mereka pikirkan, kembali atensi mereka kearah Andree yang kini sibuk melihat like folowers akun media sosialnya. Merasa ada dua pasang mata sedang mengamati Andree menaikkan satu alisnya, mematikan ponsel dan menaruhnya diatas meja " Apa?" sinisnya.


" Tadi Lo bilang kemarin lusa lo balik jadi yang nyisipin video itu elo?" ujar Ayu yang langsung menarik kesimpulan.


Andree menautkan alisnya semakin tak mengerti arah pembicaraan mereka " Video? video apa?"

__ADS_1


" Jangan pura-pura pikun deh video pas gue didorong Bella dari tangga"


" Gue nggak pikun, lo kali yang pikun pet udah jelas-jelas lo yang mau nyelakain Bella, pake acara amnesia segala biar apa coba, biar nggak disalahin ha? apa emang lo cuma mau buat sensasi aja?"


Ayu tak habis fikir dengan jawaban yang dilontarkan Andree, " Eh tengil Gue tanya baik-baik ya"


" Gue juga ngomong apa adanya kok nggak dibuat-buat elo emang cewek kasar, bar-bar, nggak punya pendirian, kecil, bogel, lo tetep aja jadi cewek sepet harusnya lo sadar siapa lo, sedari dulu ngerti" entah angin dari mana yang masuk dalam diri Andree hingga dia bisa melontarkan kata-kata seperti itu. Sedangkan Dimas cengo menyaksikan peraduan bacot keduanya.


Seakan runtuh pertahanannya, Ayu menguatkan diri dengan suwara yang bergetar " Lo bener, harusnya gue sadar posisi gue dari dulu" Ayu menjeda kalimatnya " Ok, Dim gue pamit, makasih udah banyak bantu gue, o ya satu lagi bayarin makanan gue buat yang terakhir!" Ayu beranjak dari duduknya dan pergi dari cafe itu.


Andree hanya terdiam " Lo apa-apaan di Dim, lo suka ama si sepet hm?"


Dimas kembali melayangkan bogemannya berharap bahwa jin yang merasuki Andree dapat keluar " Lo yang apa-apaan Ndree bisa-bisanya lo ngomong kek gitu, lo nggak tau kan penderitaannya selama ini dia kemarin bener-bener amnesia, dan video yang kesebar itu video hoax, mungkin hari ini lo nggak masuk jadi lo nggak tau Ayu tanya soal video itu, dia harap lo yang nyisipin video itu tapi apa, lo malah ngejek dia".


" Maksud lo?" Andree kembali duduk mengatur napasnya yang terengah-engah,

__ADS_1


" Lo masih nggak ngerti?" Dimas menangkup wajahnya " Ternyata jinnya belum keluar, Ayu udah inget semuanya bahkan dia bilang dia udah nggak pikunan lagi, gue sama dia kemarin nggak ada disekolah karena kita ke Surabaya mau nemuin wanita itu" Andree langsung berlari meninggalkan Dimas. " kayaknya Jinnya narik dia ni" tanpa fikir panjang Dimas menyusul Andree.


Mereka berdua pergi kerumah Ayu untuk menemuinya namun Bu Mira mengatakan bahwa Ayu belum pulang, mereka berinisiatif menghubungi Zahra, Viara, Diah juga tak ada hasil. Fa , lupakan saja sekarang ia masih ada di Jakarta mana mungkin Ayu akan menyusulnya bahkan dia tidak tahu dimana alamatnya.


Mereka berdua sudah semalaman mengelilingi kota namun tak kunjung menemui Ayu pukul 03.47 mereka baru sampai dirumah Andree, merasa lelah merekapun terlelap di kasur king size Andree.


07.50 jam alaram terus berbunyi " Andree, Dimas bangun sarapan udah mama siapin dibawah cepet kalo nggak mau kehabisan makanan"


Mereka memaksakan diri beranjak dari posisi nyamannya tak mau kehabisan makanan apalagi semalam mereka belum sempat makan apapun karena Ayu.


Berjalan menuruni tangga dengan nyawanya yang belum terkumpul sempurna. Mata Andree menyipit memastikan seseorang yang tengah berada dimeja makan bersama kedua orang tuanya. Dimas memperhatikan arah mata Andree " Ndreee gue nggak salah liat kan"


Yah gantung,


jangan lupa like, koment & vote

__ADS_1


__ADS_2