S'SMK

S'SMK
~ Kontes 1~


__ADS_3

Ayu yang mendengar Zahra langsung memeluknya ia meminta maaf akan ketidaktahuannya itu hingga kejadian itu menimpa sahabatnya.


" Zah lo denger gue ok, lo harus menang dalam kontes itu"


"Buat apa Ay kalo dia yang menangkan itu sama aja dia nggak bakal ganggu aku lagi"


" Lo percaya ama gue dia tu cewek licik, semakin dia merasa menang dia akan tambah nginjek-nginjek lo"


"Ayu bener Zah, lo jangan pesimis dulu lagian cantikan lo dibanding dia kok" Pernyataan Fauzi berhasil membuat kedua pipinya merona. "Kita semua ada disini buat bantuin lo Zah"


Pulangnya ketiga gadis itu tak langsung pulang kerumah masing-masing mereka membeli perlengkapan yang kurang untuk acara besok pagi. Setelah dirasa cukup mereka pun kembali dan mempersiapkan segalanya untuk besok.


Keesokan harinya ketiga gadis itu mempeesiapkan diri diruang kelas yanb diubah menjadi ruang persiapan para calon Putri sekolah. Zahra tapil cantik dengan make up dan balutan gaun muslim berwarna cream keemasan dipadukan dengan hijab berbahan satin dengan warna senada sangat pas di kulit Zahra yang Putih.


" Yaampun ini lo Zah? cantik banget" Fauzi tak henti-hentinya memandangi Zahra.

__ADS_1


" Kalo kaya gini Gue jugs mau jadi calon imam lo Zah" Andree memandangi Zahra.


"Jagaa tu mata, Zinah Mata dosa lo bukan mahkromnya" celetuk Dimas yang membuat semua orang terkekeh.


" Zah bentar lagi acara mau Mulai...yuk" Ayu menggandeng Zahra tapi saat Zahra akan berdiri tiba-tiba ada minuman berwarna tepat dibagian dada sebelah kanannya.


" Ups sory gue nggak sengaja" ucap Fira tak berdosa berjalan menuju panggung, ia tak melihat jika Fauzi,Andree dan Dimas sedang duduk dikursi samping sekat bilik.


" Aataghfirllahal'adzim, Ya Allah gimana ini Ayu apa aku mundur aja?" Wajah Diah frustasi.


" Nggak Fa itu nggak keburu, kita jangan panik ok, gue minta kalian ikutin kata-kata gue waktu kita ada 10 menit sebelum Zahra naik, jadi gue minta Viara bantuin gue disini, terus lo cowok-cowok mending ke tempat acara pastiin nenek lampir itu nggak nglakuin rencana yang aneh-aneh, terus gue minta sama lo Zah lo tetep nglanjutin kontes ini lo harus optimis kalo lo bisa ngalahin nenek lampir itu, ok kita mulai dari sekarang.


Mc mulai menyebutkan satu persatu nama 5 calon yang lolos seleksi tahap sebelumnya.


" Urutan keempat yaitu. Fiiira Rosliana Ditaaaa" Fira berjalan dengan PD nya diatas panggung itu.

__ADS_1


"ck, sok cantik bgt si padahal mukanya setandar" cibir Dimas.


" Lo liat aja mukanya tu kaya emak-emak mau ngelonin anak"timpal Andree yang sukses membuat orang disekitarnya tertawa menghilangkan kefokusan Fira hingga ia berjalan melebihi batas panggung ia langsung tersungkur di tanah, siswa yang jadi penontonnya sontak mentertawakannya dan tak mau mengabaikan momen langka itu mereka mengabadikan dengan camera ponselnya.


Fira yang menahan malu hanya berlalu dan duduk di kursi yang telah di sediakan oleh Panitia.


MC melanjutkan acara yang sedikit mengalami kendala itu " Ok kita langsung saja ke kontestan yan terakhir berikan sambutan yang meriah buat Azahraa Latiiiiif"


" Gaes kok lama ya Ayu sama Viara juga belom nongol" Fauzi khawatir.


Tak lama Zahra keluar dengan sangat anggunnya Payet bermotif mekar di bagian dadanya menambah kecantikan dari gaun tersebut. Semua pasang mata hanya tertuju pada gadis itu.


" Gimana nggak buruk-buruk bangetkan kerjaan kita" Ayu bertanya pada ketiga pemuda itu tapi tak kunjung mendapat jawaban mata ketiga cowok itu hanya terfokus pada Zahra di atas panggung.


Bersambunh........

__ADS_1


__ADS_2