Sahabat Ku Musuhku

Sahabat Ku Musuhku
penjelasan


__ADS_3

"Ji kamu jangan marah begitu Ji,aku melakukan semua itu juga untuk menutupi hubungan kita,Mita sudah mulai curiga Ji jadi aku membeli kan nya hadiah agar dia tak menyelidiki kita" jelas Farel


"Bohong kamu mas,aku tau kamu main dulu sama dia kan baru ketempat ku!"


"Main apa,aku sudah lama tak menyentuh Mita,Ji semua ini karena pelayanan mu,aku sama sekali tak mengingat permainan nya,hanya kamu" ungkap Farel


"Tapi Mita terlihat biasa saja mas,jangan membohongi ku mas,aku jelas-jelas bisa merasakan kebahagiaan Mita dari sorot mata nya,kamu benci kamu mas,benci" pekik Jihan


"Ji...jangan begini,besok aku akan bawa kamu ke mall kita belanja sepuas nya di sana Ji,aku akan membelikan apa yang kamu mau" bujuk Farel


"Benar mas??"


"Iya....jangan marah-marah tidak jelas sayang ini semua juga untuk menutupi hubungan kita"


****


"Seperti nya ini mobil mas Farel Vi, apa dia sudah pulang tapi kenapa di parkir di jalan,tidak langsung masuk kerumah saja" tanya Mita pada Via

__ADS_1


"Mana Via tau kak,tapi sebaiknya kita cari tau di mana keberadaan mas Farel saat ini" usul Via


"Iya Vi,kakak khawatir mas Farel malah kenapa-kenapa di dalam mobil, kan banyak tu kejadian demikian"ujar Mita meminggirkan mobil nya dan segera turun di ikuti oleh Via


"Mas....mas Farel" pekik Mita menggedor kaca mobil tapi tak ada jawaban, pintu mobil pun terkunci membuat Mita semakin khawatir,dia takut Farel ada di dalam,ntah itu pingsan atau pun sakit mendadak karena tak biasa nya Farel memarkirkan mobilnya jauh dari rumah


Mita dan Via berjalan pelan mencari sosok Farel,jalan yang mereka lewati menuntun langkah Mita ke rumah Jingga,ntah kenapa perasaan nya malah kuat ke arah sana.


"Mas...mas Farel" panggil Mita membuat Farel melepaskan ciumannya dari bibir Jihan


Jihan sempat menarik Farel agar melanjutkan nya tapi suara Mita makin mendekat membuat mereka panik.


"Ji.... Jingga" pekik Mita membuat Jingga segera berlari membuka pintu dia takut jika Mita curiga pada nya.


"Mit.....ka-mu"


"Ji...ada mas Farel,aku lihat mobil nya terparkir di depan rumah mu,mana tau dia ada di sini?" tanya Mita sambil mendorong kecil tubuh Jihan dan masuk sendiri tanpa permisi.

__ADS_1


"Mas Farel....itu...mas Farel"


"Ji,,sudah selesai,aku sudah bisa pulang sekarang" ujar Farel tiba-tiba keluar


"Mas,kamu di sini mas,kamu beneran di sini mas?" tanya Mita mengerutkan keningnya.


"Iya Sayang,tadi Jihan memberhentikan ku di luar,dia meminta bantuan untuk menyambungkan kran air pencuci piring nya bocor" jawab Farel


"Iya...iya Mit,aku kesulitan mencuci piring,maaf jika aku meminta bantuan dengan mas Farel tanpa izin mu,aku kebingungan Mit, harus minta bantuan siapa,bukan nya kamu pernah bilang bicara pada mu jika butuh bantuan" ujar Jihan lemah


"Hey...kamu kenapa sedih begitu Ji,aku tidak masalah, lagi pula kita tetangga siapa yang akan membantumu jika bukan kami,iya kan mas?"


"Iya sa-yang,mas Juga bilang begitu pada Jihan tapi dia saja yang selalu tidak enak pada mu" sahut Farel berjalan mendekati Mita


Via menatap tajam Jihan,Via tidak suka pada perempuan ular ini,tapi dia belum punya bukti untuk mengatakan pada kakak nya,Mita memang perempuan baik, sangking baik nya bisa di bodohi oleh sahabat nya sendiri.


"Ayo mas kita pulang aku sudah masak banyak untuk mu" ajak Mita memeluk tubuh Farel membuat Jihan mengepalkan tangannya geram, kemesraan nya tergganggu karena kehadiran Mita.

__ADS_1


"Aku masak makanan kesukaan mu mas,ada cumi pedas,ada capcay kamu pasti lelah mas" oceh Mita di sepanjang jalan membuat Jihan semakin kesal,mata nya panas melihat kemesraan sepasang suami istri tersebut.


"Baru mendengar nya saja mas sudah kenyang sayang,kamu memang istri yang terbaik" puji Farel sambil mencium kening Mita


__ADS_2