Sahabat Ku Musuhku

Sahabat Ku Musuhku
cerai


__ADS_3

Jihan menghentak kan kaki nya nya ke lantai,dia terlihat kesal karena harus terpaksa meminta maaf pada Mita tadi.


"Sekali lagi kamu bertindak bodoh aku tidak akan segan-segan menceraikan mu Ji" ancam Farel


"Farel.... apa-apa an kamu" marah mama nya


"Karena dia aku hampir saja kehilangan pekerjaan ma,dia perempuan pembawa sial,sejak kehadiran nya hidup ku terus saja di rundung masalah"


"Jaga ucapan mu rel,mama tidak suka kamu berkata demikian"


"Ma,, perempuan ini telah membuat hidup ku hancur,mulai dari pernikahan ku dan Mita sekarang malah karir ku,apa mama pikir aku bahagia hidup seperti ini!"


"Tapi ini semua juga salah kamu mas,kamu tidak mengabarkan ku sehingga aku datang ke sana"


"Apa perlu ku mengabarkan mu,dulu saat bersama Mita aku juga tak pernah mengabarkan nya, nyatanya dia baik-baik saja tidak seperti kamu"


"Mita lagi....Mita terus yang kamu bahas mas,aku cukup menahan hati karena perbuatan mu ini mas"


"Ck....aku lupa kalau kau tak sebanding dengan Mita hingga kau tidak mau di bedakan"


"Plak....." Jihan melayang kan tamparan di pipi Farel dia lelah dengan sikap Farel ini


"Berani nya kamu menampar ku" ucap Farel mencengkeram pipi Jihan dengan tangan nya membuat Jihan tak bisa bicara


"Rel..lepas! Jihan bisa mati' pekik mama nya


"Biar saja dia mati ma,aku muak dengan perempuan ini,cukup sudah kesabaran ku,mulai hari ini kamu aku talak" kesal Farel melepaskan Jihan lalu pergi


Jihan menangis histeris karena di ceraikan oleh Farel,dia tau ini semua pasti akan terjadi tapi tidak secepat ini.


"Ma.... bagaimana ini ma,bantu aku ma" mohon Jihan

__ADS_1


"Kamu sudah berulang kali mama peringatkan jangan terlalu keras pada Farel dia bisa saja mencampakkan kamu dan anak mu"


"Tolong aku ma"


"Nanti mama akan bicara dengan Farel lagi,sudah jangan menangis,urus anak mu,dari tadi kamu tinggal mungkin dia haus" ujar sang mertua membuat Jihan menghapus air mata nya dan berjalan ke dalam kamar.


****


"Sayang...kenapa kamu tidak pecat saja Farel tadi?" tanya Gio


"Mas,jika aku berbuat demikian sama saja aku masih sakit hati dengan perbuatan nya yang dulu"


"Memang nya dia pernah menyiksa mu?" tanya Gio penasaran


"Bukan Fisik,tapi batin" tunjuk Mita di dada nya


"Kamu berbeda dengan Via,dia galak" ucap Gio tertawa kecil mengingat betapa ganas nya adik ipar nya itu


"Apa kalian berbeda ibu"lanjut Gio bercanda


"Aku juga seperti itu" Puji Gio pada dirinya sendiri lalu melirik sejenak kearah Mita dan kembali fokus pada jalanan.


"Hufs....... mudah-mudahan ya" jawab Mita sambil menghela nafas panjang


"Aku sampai heran dengan sikap mu sayang,kamu begitu baik sehingga mudah di manfaatkan orang"


"Kamu berbicara seperti itu apa kamu yang sedang memanfaatkan ku?" tanya Mita menatap sang suami yang fokus dengan stir mobil nya.


"Bukan aku tapi mantan suami mu Farel!" jawab Gio sedikit ketus


"Jika aku jahat apa beda nya aku dengan dia,tapi kamu harus berterima kasih kepada nya io, karena dia berselingkuh kamu bisa menikahi ku"

__ADS_1


"Tapi kata Via kamu memang tak mencintai nya"


"Itu hanya Alibi Via,ada suatu rahasia Via yang tidak di ketahui siapapun kecuali aku, bahkan ibu pun tak mengetahui nya" ucap Mita pelan


"Apa???"tanya Gio serius


"Via pintar mengarang, seharusnya dia dulu jadi penulis cerpen hebat atau guru bahasa Indonesia"jawab Mita tertawa kecil


Gio segera menginjak rem mobil nya membuat Mita kaget.


"Io...ini jalanan bagaimana jika tadi ada yang menabrak mobil mu dari belakang"


"Itu resiko karena dia di belakang ku!" jawab Gio dingin


"Jadi kamu mencintai Farel?"


"Hmmm.....itu dulu sebelum bertemu dengan kamu" jawab Mita tersenyum sambil mencolek dagu Gio yang menatap nya dingin


"Sekarang??"


"Kamu pasti tau jawabannya"


"Apa??"


"Sudah jangan di perpanjang lagi,nanti malah macet jalan nya,ayo.....!!!"


"Tidak,aku ingin jawaban"kekeh Gio


"Io...ini jalanan,nanti ada yang marah,jangan bertingkah seperti anak kecil"


Gio hanya diam saja tak mendengar kan ucapan Mita.

__ADS_1


"Aku mencintaimu" Ucap Mita mengalah membuat Gio tersenyum bahagia mendengar ucapan istri nya ini lalu menginjak pedal gas nya kembali.


Mita menggeleng kan kepala nya melihat tingkah suaminya ini.


__ADS_2