
"Ayo sayang mama antar kan ke rumah sakit" ucap Bu Ratih lembut
"Tidak perlu ma,ini hanya masuk angin biasa karena semalam-" Mita tidak meneruskan ucapannya
"Kenapa semalam?" tanya bu Ratih penasaran
"Semalam Ac nya terlalu dingin ma" jawab Gio cepat
"Aku lupa menyetel remote AC nya" lanjut Gio
"Benar tidak apa-apa sayang?" tanya Bu Ratih dan diangguki Mita pelan
"Di minum dulu air jahe nya agar bisa meredakan rasa mual nya" ucap Bu Ratih saat melihat bibi membawa kan segelas air jahe dan sarapan untuk Mita.
"Sayang sarapan dulu biar ada tenaga" ujar Gio mengambil piring yang sudah berisi nasi
"Aku mau bubur ayam,bau nasinya sangat menyengat" ucap Mita menutup hidung nya membuat Bu Ratih semakin yakin dengan pemikiran nya saat ini.
"Ari jahe nya saja yang di minum dulu sayang,nanti mama pesan kan bubur ayam dengan langganan mama"
__ADS_1
Mita segera meminum air jahe nya,dan bu Ratih langsung keluar.
Mita memeluk lengan Gio, tubuh nya sedikit lemah karena habis muntah tadi.
Gio meraba kening Mita,dia merasa tidak ada yang panas.
"Kamu sakit?" tanya Gio dan di jawab gelengan oleh Mita
"Aku tidak mau di tinggal"rengek Mita manja membuat Gio sedikit bingung tidak biasanya wanita super nya ini merengek.
"Baring ya sayang, sebentar lagi bubur nya datang,aku harus menghubungi sekertaris ku dulu meminta nya menyelesaikan pekerjaan hari ini"
Mita menggeleng kan kepala nya saat Gio hendak pergi,dia ingin Gio menghubungi sekertaris nya di sebelah dirinya, akhirnya Gio mengalah.
"Mas....... apa-apa kamu" ujar Jihan menarik tangan Farel saat melihat nya berjalan dengan perempuan lain.
"Jihan"
"Kamu???" tunjuk Jihan pada perempuan yang ada di sebelah Farel
__ADS_1
"Dia sudah memiliki anak dan istri kenapa kamu masih mengganggu nya"
"Ji...kamu gila??? kita sudah bercerai,aku tidak ada hubungan lagi dengan mu,kamu bebas" ucap Farel
"Mas.... ingat pulang mas,ingat anak mu"
"Aku sudah memberikan rumah untuk mu Ji jadi tidak ada lagi yang harus kamu tuntut dari aku,Mit saja tidak meminta apapun dari perceraian kami dan pernikahan kami sah di mata hukum dan Agama,aku masih berbaik hati pada mu,jangan lagi mengganggu ku Ji...kita sudah berpisah" tegas Farel membuat Jihan terdiam, hatinya sakit saat Farel membuat nya seperti ini di hadapan perempuan lain,jihan seakan tidak ada lagi harga diri di buat nya.
"Mas!!!"pekik Jihan tapi tidak di hiraukan oleh Farel,dia terus berjalan meninggalkan Jihan
"Rel.... kasihan dia" ucap Perempuan yang ada di sebelah Farel
"Di...aku sudah pusing menikah dengan Jihan,aku menyesal dulu menyia-nyiakan Mita" aku Farel pada Diana teman satu ruangan dengan nya,dan Diana juga tau kalau Farel dan Mita dulu pernah menikah.
Diana dan Farel siang ini baru selesai meeting di salah satu restoran yang ada di mall tersebut.
"Langsung Pulang ke kantor Rel,pak Gio nggak masuk, katanya bu Mita sakit"
"Sakit??? Mita sakit!!" gumam Farel
__ADS_1
"Hmmm....ayo Rel,masih banyak pekerjaan yang harus kita kerjakan" ajak Diana dan diangguki Farel
Hati Farel menjadi tidak tenang karena mendengar kabar Mita sakit, ingin rasa nya mengunjungi Mita tapi itu hal yang tidak mungkin dia lakukan...