Sahabat Ku Musuhku

Sahabat Ku Musuhku
Pernikahan


__ADS_3

"Bisa bu?" tanya Mita saat melihat Bu Ratih ikut memetik sayuran di sebelah rumah ibu nya,hari ini Bu Ratih ikut membantu Bu Hani dan Mita.


"Insya Allah bisa Mit, dulu ibu juga hobi berkebun tapi sejak Gio kembali ke Indonesia dia melarang ibu takut ibu capek kata nya" jelas Bu Ratih tersenyum


"Hati-hati bu,tangan nya masih sakit"


"Tidak...sudah tak begitu sakit lagi karena ada kamu yang merawat nya, terimakasih Mit,kamu perempuan cantik menantu idaman ibu" sahut Bu Ratih membuat Mita terkejut


"Andai saja Gio tau kejahatan Angel dan segera melepaskan perempuan itu,ibu ingin kamu yang menjadi ganti nya"ujar Bu Ratih serius


"Ibu jangan bercanda ah,saya ini baru saja menjanda bu tidak baik bicara pernikahan"


"Apa salah nya Mit, yang penting masa Iddah mu sudah berakhir,lagi pula kamu masih muda, cantik bahkan pintar,iya kan bu Hani?" tanya bu Ratih


"Kalau saya mana yang terbaik untuk Mita saja bu,kalau memang Mita setuju saya ikut setuju".


"Nah Mit sudah dapat lampu hijau nya tuh"goda Bu Ratih


"Ibu" gumam Mita lirih,dia sedikit malu dengan dua orang ibu tua ini


****

__ADS_1


Ponsel Angel terus berbunyi membuat nya sedikit gelisah karena Gio terus memperhatikan nya


"Kenapa tidak di angkat?" tanya Gio heran


"Tidak penting" jawab Angel


"Angkat dulu siapa tau penting, tidak boleh mengabaikan orang yang membutuhkan mu"sahut Gio sambil mengunyah makanan nya karena saat ini mereka tengah makan siang bersama


"Aku angkat dulu ya" pamit Angle segera pergi membuat Gio semakin curiga tidak biasa Angel pergi menjauh saat mengangkat telpon


"Hallo pa,ada apa?"


"A-ku-aku sedang makan siang bersama Gio pa"


"Ngel seperti nya Gio itu lelaki yang tidak bisa di paksa, sampai saat ini uang belum juga masuk ke rekening papa, sebaiknya putar cara Ngel,papa butuh uang secepatnya"


"Harus cara apa pa,bukan nya saat papa bertindak kemarin tidak melibatkan ku tapi sekarang kenapa malah mengadu pada ku"


"Ngel kamu putri papa,apa kamu tidak mau membantu papa,papa butuh dana untuk perusahaan papa saat ini,kamu harus jebak Gio agar bisa memberikan mu uang 2 Milyar "


"2 Milyar,papa gila!" pekik Angel

__ADS_1


"Uang segitu tidak berarti apa-apa di mata Gio ngel, dia kaya-raya, pasti dia mau memberikan nya"


"Tapi bagaimana cara nya pa,aku tidak tau"


"Kamu hamil saja Ngel,dan minta macam-macam pada Gio,bukan nya kamu juga mengincar harta nya"


"Hamil! papa semakin ngaco,mana bisa aku hamil sedangkan Gio tidak pernah menyentuh ku sampai ke sana "


"Kamu jebak dia,pakai minuman kalau perlu pakai perangsang biar dia tidak bisa mengelak lagi"


"Tapi-"


"Papa yakin berhasil, yang penting kamu ikut berperan di dalam nya"


Angel menutup ponselnya kesal,dia memang mengincar harta Gio bahkan dia juga mencintai Gio tapi dia tidak yakin Gio mau menyentuh nya secara selama ini Gio tak pernah mengarah kesana, mereka berpacaran sehat karena Gio sangat menghormati wanita apalagi mama nya.


"Kenapa,ada masalah?" tanya Gio melihat wajah Angel yang cemberut


"Tidak hanya masalah kecil dan bisa di atasi"


"Hmmmm....makan lagi,biar kita segera pulang" ujar Gio menyodorkan makanan pada Angel.

__ADS_1


__ADS_2