Sahabat Ku Musuhku

Sahabat Ku Musuhku
tebusan


__ADS_3

Saat Bu Ratih terbaring dan beberapa orang yang menolong nya pulang Mita segera mendekati perempuan tersebut.


"Bu Ratih"gumam Mita pelan,dia tidak menyangka perempuan yang dia tolong bu Ratih klien nya di butik


"Ibu!!!" panggil Mita tapi bu Ratih pingsan


"Tolong dok, tolong ibu ini" ucap Mita panik


"Iya bu,ibu tunggu di luar ya biar saya periksa terlebih dahulu"jawab Sang dokter


Mita mengangguk kan kepala nya patuh fan segera keluar, di raih nya ponsel tapi dia tidak tau nomer Gio, bagaimana mau menghubungi nya pikir Mita.


Mita menggigit bibir bawahnya khawatir dengan keadaan Bu Ratih...


*****


"Goblok..kita bisa kena amuk bos besar kalau begini"

__ADS_1


"Kenapa menyalahkan saya saja bos,bukan nya bos juga ikut bermain"


"Tapi saya sudah katakan kalau selalu cek nenek tua itu"


"Lalu sekarang bagaimana bos? apa yang harus kita lakukan,sudah pasti nenek tua itu akan buka mulut kalau sampai di kota nya"


"Aku yakin dia belum sampai di rumah nya, karena ini terlalu jauh,besok kita harus cari keberadaan nenek tua itu,mana tau dia di selamat kan warga,jika kita melihat nya tembak saja kepala nya agar tidak buka mulut, untuk saat ini kita selamat kan dulu uang kita,minta bagian kita dengan tuan Piter"ucap Kepala penculik ini


"Nanti biar saya yang hubungi tuan piter tidak mungkin dia ingkar janji tapi harus secepatnya sebelum nenek tua itu sampai di rumah nya"


****


"Ini kasus penculikan karena ingin uang pa" ujar Gio


"Lalu bagaimana sayang,apa kamu akan memberikan nya?" tanya Angel


"Aku harus lapor polisi dulu"

__ADS_1


"Apa kamu yakin dengan lapor polisi nyawa mama akan baik-baik saja" ucap Angel dan di anggukki papa Gio,kali ini dia setuju dengan ucapan Angel,dia juga takut nyawa istri nya melayang


"Lalu ku harus bagaimana pa, memberi kan uang nya?"


"Uang bisa di cari sayang, keselamatan mama yang lebih penting" sahut Angel sok peduli dengan mama Gio


Angel mengeluarkan air mata nya


"Aku tidak menyangka ada orang setega itu pada mama, padahal mama orang baik"isak Angel


"Jangan menangis sayang, terimakasih sudah membantu ku" ujar Gio menghapus air mata Angel


Angel memeluk tubuh Gio mengisak di sana.


"Pa,apa langkah selanjutnya?" tanya Gio dia benar-benar bingung saat ini karena Gio bukan mafia ataupun orang jahat yang punya banyak relasi,dia hanya seorang pengusaha yang tiap hari nya mencari uang.


"Jika penculikan menghubungi mu berikan saja Io,papa tidak mau sampai terjadi apa-apa dengan mama, benar kata Angel uang bisa kit cari, apalagi kita akan segera melangsungkan pernikahan mu tidak mungkin tanpa mama,atau pun mama dalam keadaan sakit"

__ADS_1


Gio berpikir sejenak memang benar mama adalah segalanya bagi Gio,tapi uang 2 M bukan uang yang sedikit perlu kerja keras untuk mendapatkan nya, meskipun Gio kaya dia juga harus memperhitungkan setiap yang keluar.


Angel tersenyum licik, pasal nya papa nya sudah memberikan kabar kalau Mama Gio ada bersama anak buah nya, awalnya Angel marah karena dia tidak tau apa-apa,tapi setelah di jelaskan Angel mengerti papa nya butuh uang segera.


__ADS_2