Sahabat Ku Musuhku

Sahabat Ku Musuhku
penyelesaian


__ADS_3

"Maaf pak saya sama sekali tidak mengetahui kalau Mita adalah istri bapak"aku Farel tertunduk takut sedangkan Jihan memasang wajah jutek nya.


"Ibu Mita!" tegas Gio dia tak ingin istri nya di panggil nama oleh bawahan nya


"Iya ibu Mita" ucap Farel lagi


"Apa maksud kedatangan istri mu hingga bisa menampar istri saya?" tanya Gio menatap tajam wajah Jihan yang seperti orang tak berdosa


"Ji...minta maaf pada ibu Mita" bisik Farel tapi Jihan masih sok cuek


"Saya sayangkan sekali kamu sebagai pegawai yang cukup kompeten tapi harus saya pecat karena bertindak kurang ajar pada istri atasan"


Jihan terdiam sejenak, bagaimana mungkin suaminya bisa di pecat hanya karena salah paham begini.


"Pak,saya mohon kebijakan bapak,ini semua salah paham pak, karena dulu saya dan ibu Mita pernah -"


"Stop mas,itu dulu sekarang saya sudah menjadi istri dari atasan kamu,dan kamu harus menghargai saya" jawab Mita membuat Jihan mengepalkan tangannya,dia geram kenapa Mita selalu maju selangkah dari nya,dia berpikir kalau saat ini Mita tengah meratapi nasib nya karena di tinggal Farel tetapi ternyata Jihan salah justru Mita tengah bahagia menikmati hidup nya menikah dengan konglomerat.


Farel hanya terdiam,kenapa Mita berubah sekarang,apa karena dia menikah dengan Gio? dulu Mita sama sekali tidak pernah mempermasalahkan harga diri.


"Kamu tau mas Farel mantan kakak ipar saya yang terhormat, sekarang hidup kak Mita jauh lebih baik dari pada hidup bersama mu dan untuk saat ini jangan pernah sesekali mama kamu dan istri kamu yang merasa cantik ini mengganggu kakak saya lagi" tegas Via dan di anggukki Mita setuju


Gio hanya terdiam mendengar ucapan adik ipar nya ini,dia tak pernah tau siapa mantan suami dari Mita dan Mita juga tidak pernah bercerita apa pun dengan perlakuan mantan mertua nya,Mita memang selalu memendam sendiri apa yang dia rasakan.


"Saya tidak tau untuk urusan itu Via,mama tak pernah bercerita kalau dia pernah bertemu Mita" jawab Farel

__ADS_1


"Ini untuk yang terakhir kali nya kamu mengatakan kakak saya mandul,kamu sudah dengar bukan alasan nya kenapa kakak saya tidak hamil karena dia memang tak menginginkan anak dari suami kamu" Tunjuk Via pada Jihan,Mita hanya bisa menunduk kan kepala mendengar ucapan Via dia sedikit pun tak membantah karena dia dan Farel juga sudah bercerai dan memiliki kehidupan masing-masing.


"Kalian sudah lama kenal? atau jangan-jangan-"


"Berselingkuh?? kamu menuduh kakak ku berselingkuh...!!! kak Mita bukan kamu, lelaki yang tak setia " potong Via membuat Farel mengepalkan tangannya,Via memang dari dulu ketus pada dirinya,dia terlalu berani pada siapa saja apalagi saat ini dia menikah dengan pengusaha kaya raya membuat Via semakin berkuasa,Akmal juga tak pernah melarang apapun yang ingin Via kata kan karena dia tau siapa Farel ,dulu Farel pernah menuduh nya berselingkuh dengan Mita kini Via membungkam semua ucapan Farel.


Farel tak sedikit pun berbunyi karena pekerjaan nya jadi taruhan saat ini.


"Pak,saya mohon jangan pecat saya pak,saya masih butuh pekerjaan ini" mohon Farel


"Semua keputusan ada pada istri saya,dia berhak penuh dengan perusahaan ini karena dia nyonya nya" jawab Gio membuat Jihan semakin kesal,kenapa Mita bernasib baik, lagi-lagi dia kalah.


"Mit....maaf Bu Mita,bisa kah tetap memberikan saya pekerjaan ini?" tanya Farel,tapi Mita hanya diam saja,dia sendiri bingung ingin menjawab apa.


Mita menatap Gio sedang kan Gio hanya mengangguk tersenyum manis memberi kan Mita kekuasan penuh untuk keputusan nya.


"Ji....ayo minta maaf" perintah Farel tapi Jihan seperti enggan meminta maaf


"Ji...ayo!! jangan sampai aku memilih keputusan yang salah untuk dirimu Ji" ancam Farel membuat Jihan terkejut,dia tau maksud dari ucapan suaminya ini..


Jihan menatap Mita penuh kecemburuan.


"Maaf kan aku Mit,maaf karena sudah salah paham pada mu" ucap Jihan dengan nada terpaksa


"Apa?? aku tak mendengar nya tulus,atau kau memang perempuan yang tidak punya ketulusan" Sindir Via sambil berdiri memegang kuping nya membuat Jihan geram,Via benar-benar ingin menjatuhkan harga diri nya kali ini.

__ADS_1


"Ulangi Ji" perintah Farel


Jihan menghela nafas panjang lalu mengulangi nya.


"Maaf kan aku Mit,aku mengaku salah dan tidak akan mengulangi nya lagi" ucap Jihan


Via tersenyum puas karena sudah berhasil menjatuhkan Jihan, perempuan pelakor ini.


"Sayang....duduk" ucap Akmal menarik tangan Via.


Via duduk kembali dan memegang tangan Akmal erat.


"Hanya lelaki yang tak bersyukur yang rela melepaskan berlian demi batu kerikil di luar sana"lanjut Via


Farel menunduk kan kepalanya,dia benar-benar malu saat ini, benar yang di katakan Via dia membuang berlian seperti Mita dan memungut Jihan yang sama sekali tidak ada baik nya tapi semua nya sudah terjadi,dia harus menerima resiko ini jika memang Mita meminta nya keluar dari perusahaan ini mau tak mau Farel ikuti demi menebus kesalahannya di masa lalu.


"Aku memaafkan kalian tapi jangan pernah lagi usik kehidupan ku,aku sudah memiliki kehidupan yang bahagia dengan suami ku, untuk urusan pekerjaan itu bukan renah ku karena aku tidak sama sekali tau tentang kemampuan Mas Farel dalam bekerja" jawab Mita


Farel menatap wajah mantan istri ini,Mita begitu baik meskipun di hina dan di sakiti dia masih mampu memaafkan Jihan padahal bisa saja dia mengusir Farel dan Jihan saat ini karena dia berhak untuk itu tapi tidak dia lakukan.


"Semua tergantung suami saya,jika dia masih membutuhkan tenaga Mas Farel bisa saja kamu bekerja di sini,jika tidak itu di luar kekuasaan saya" tegas Mita


Jihan muak melihat semua ini,dia terasa di tarik ulur oleh pasangan yang berkuasa ini.


"Saya minta kejadian ini tidak terulang lagi, kamu sebagai suami harus bisa mengajar istri mu Farel untuk lebih sopan, karena ini masalah pribadi saya masih bisa memaafkan nya tapi tidak untuk kesalahan lain nya lagi,besok kamu masih bisa bekerja dan bawa istri mu pulang" perintah Gio

__ADS_1


Farel mengangguk patuh dan berterima kasih pada Gio serta Mita,tapi Mita tak membalas jabatan tangan Farel dia tau saat ini dia harus menjaga perasaan suaminya.


Farel tak mempermasalahkan nya dia segera pamit membawa Jihan pulang.


__ADS_2