Sahabat Ku Musuhku

Sahabat Ku Musuhku
hilang


__ADS_3

"Ma...-"Gio terdiam sejenak melihat ada seorang perempuan yang dia kenal bahkan dia sempat melirik nya sejenak


"Mita" ujar Gio saat melihat Mita menyuapi mama nya sepotong buah


"Kamu kenal Mita io?" tanya Bu Ratih


"Iya ma,aku kenal Mita"


Mita menatap bu Ratih dan mengangguk kan kepala pelan


"Mita lah desainer yang menjahit baju pengantin mu io"jelas Bu Ratih


"Oh ya, kenapa dunia ini begitu sempit ma,aku beberapa hari lalu bertemu Mita di sini"


"Jadi bagaimana ma baju nya sudah selesai?"


"Sudah io,sudah bisa di jemput di butik ku" sahut Mita


"Baik lah,nanti kirim lokasi nya Mit,biar aku yang jemput"

__ADS_1


"Biar saja dulu io,mama belum sembuh,nanti mama yang akan jemput ke tempat Mita karena masih ada beberapa hal yang harus di benahi" alasan Bu Ratih,tapi Mita menatap ke arah perempuan tua itu karena tidak ada lagi yang harus di benahi


"Baik lah ma,papa di mana?" tanya Gio tak melihat papa nya


"Tadi keluar,ada yang harus di kerjakan karena ada Mita papa menitipkan mama pada Mita"


"Terimakasih Mit,jadi merepotkan mu"


"Tidak masalah Io,aku dan Bu Ratih sudah terbiasa mengobrol bersama,jadi menjaga perempuan cantik ini tidak masalah bagi ku" jawab Mita lembut tersenyum menggenggam tangan bu Ratih,ada perasaan haru di hati Gio karena Angel tak pernah bersikap demikian dengan mama nya kenapa perempuan ini bisa sangat ramah dan akrab dengan mama nya,apa memang dia salah pilih calon istri?


"Mama dan Mita sudah kenal lama?" tanya Gio


"Ibu terlalu berlebihan, itu juga tidak sengaja bu karena hari itu saya akan mengunjungi mer-" Mita tak jadi melanjutkan ucapannya,hari itu Bu Ratih tidak sengaja datang ke butik saat Mita hendak mengunjungi sang Mertua,dan Mita memberikan satu kotak lauk yang dia masak karena memang terlalu banyak.


"Maaf bu seperti nya saya harus pulang ke Butik karena sudah siang" lanjut Mita,Gio tau kalau Mita pasti sedih jika bercerita tentang mantan mertua nya


"Ibu belum selesai bercerita Mit, baru juga dua jam kamu di sini" jawab Bu Ratih kecewa,dia bahagia jika Mita di sini ada teman berbagi cerita


"Lain kali saya datang lagi bu,tapi tidak di sini,di rumah Ibu,jadi cepat sembuh dan kita bisa mengobrol bersama lagi" pamit Mita mengambil tangan bu Ratih dan mencium nya, pandangan itu tidak luput dari mata Gio,Mita benar-benar perempuan sempurna, cantik,ramah dan sopan tapi kenapa suaminya meninggal nya berselingkuh dengan lelaki lain,apa memang hanya karena anak pikir Gio

__ADS_1


Gio mengantarkan Mita sampai di parkiran


"Terimakasih Mit sudah membuat mama bahagia"


"Mama mu seorang perempuan kuat io,dia berhak bahagia" jawab Mita membuat Gio terdiam, karena selama ini memang mama nya tidak setuju dengan Angel bahkan tak pernah memperlihatkan wajah suka nya hanya karena tidak enak pada dirinya saja


"Aku pamit dulu lain kali kita ngobrol lagi" ucap Mita lalu masuk kedalam mobil dan melesat pergi


Gio menatap kepergian Mita,hati nya sedikit gelisah, apakah dia sudah menyiksa mama nya sendiri.


Gio segera kembali untuk melihat mama nya tapi saat Gio kembali dia tak menemukan mama nya padahal dia tadi hanya pamit sebentar untuk mengantarkan Mita pulang.


Gio menanyakan keberadaan mama nya pada sang perawat tapi tidak ada yang tau.


"Bagaimana kalian bisa menghilangkan mama ku" kesal Gio marah


"CCTV " gumam Gio pelan


Gio mengambil ponsel untuk menghubungi papa nya agar segera kerumah sakit.

__ADS_1


__ADS_2