Sahabat Ku Musuhku

Sahabat Ku Musuhku
Bertemu


__ADS_3

"Selamat ma,,mama makin cantik saja" puji Mita memberi kan ucapan selamat pada mama Akmal, perempuan yang sudah dia anggap seperti orang tua nya sendiri.


"Kamu juga makin cantik sayang,mama sampai pangling" puji Bu Rani mama Akmal pada Mita


"Selamat ulang tahun Mama, semoga panjang umur dan di berikan Kesehatan serta umur panjang ma" ujar Via sambil tersenyum manis mengecup pipi kanan kiri Bu Rani.


"Oh iya ini Kado untuk mama dari calon mantu" goda Via membuat perempuan setengah abad ini terkekeh kecil


Via dan Mita memang seringkali bertemu bu Rani karena beliau langganan tetap butik Mita meskipun selalu datang bersama Akmal dan hal itu paling di sukai Via.


"Terimakasih sayang,kenapa repot-repot begitu,kalian datang saja mama sudah berterima kasih,nggak perlu bawa kado segala,mama yang jadi malu"


"Nggak papa ma, hitung-hitung ngambil hati calon mertua" jawab Via setengah berbisik membuat mereka tertawa kecil


"Mas Akmal mana ma?" tanya Via tak melihat Akmal di sebelah mama nya


"Tadi ada, mungkin lagi sibuk menyalami tamu yang baru datang, karena banyak orang penting Vi,rekan bisnis nya"


"Wah... Via harus terlihat cantik ini ma,biar bisa di kenalin mas Akmal sebagai calon istri"ujar Via sambil merapikan rambut nya


"Ngarep!"potong Mita tersenyum mengejek pada adik perempuan nya ini


"Ya siapa tau mas Akmal khilaf kak,iya kan ma?" tanya Via meminta pembelaan dari perempuan yang dia sebut calon mertua nya ini

__ADS_1


"Iya...." jawab Bu Rani mengangguk setuju, karena dia memang menyukai Via jika menjadi menantu nya,Via terkenal gadis yang periang,bisa berbaur dengan siapa saja hanya saja Akmal yang sampai saat ini tidak bisa membuka diri untuk wanita mana pun kecuali Mita.


"Nah kan....sudah ada dukungan dari mama tinggal maju selangkah aja lagi kak,pantang mundur sebelum berperang" ujar Via tersenyum bangga membuat Mita mencebik


"Sudah sayang,ayo di makan dulu hidangan nya,banyak yang enak-enak lo,mama mau nyapa teman arisan dulu ya sebentar di ujung sana,nggak papa kan mama tinggal"


"Iya ma,, nggak papa" jawab Mita sopan


Mita melihat kiri-kanan memang banyak sekali tamu bahkan Akmal terlihat sibuk saat ini,dia tak ingin mengganggu Akmal.


Mita memutuskan mengajak Via ketempat makanan tapi saat hendak berbalik badan Mita malah menabrak seseorang dan menumpahkan minuman yang di bawa lelaki itu ke jas nya.


"Maaf.....aku tidak sengaja"ucap Mita membantu lelaki itu membersihkan jas nya.


"Sudah,tidak masalah...!! lagi pula dia tidak sengaja"


"Aku sudah minta maaf" jawab Mita pelan


"Kamu kira cukup dengan cara minta maaf saja, perempuan bodoh"


"Angel cukup...!!!" bentak Gio membuat semua mata tertuju pada mereka bahkan Akmal pun datang menghampiri.


"Kenapa Mit?" tanya Akmal yang melihat Mita sedikit pucat

__ADS_1


"Kakak saya sudah minta maaf seharusnya kamu tidak perlu memperpanjang urusan nya,kamu bilang beli di Inggris jas seperti ini 100 juga bisa kakak saya buat bahkan jahitan nya lebih rapi dari ini" bentak Via


"Sudah....jangan bertengkar di sini,aku tak ingin ada keributan,maaf pak Akmal aku mengacaukan pesta mama mu" ujar Gio menarik tangan Angel


"Perempuan gila" ketus Via


"Sudah Vi,kakak yang salah"


"Maaf jadi mengacaukan acara mu,lebih baik kami pulang saja" ucap Mita tak enak hati


"Jangan Mit, acara nya belum selesai,lagi pula Gio sudah membawa tunangan nya keluar"


"Iya kak,,kenapa harus pulang bukan kita yang salah kak, perempuan itu yang terlalu sombong"kesal Via


"Vi.... sudah ayo pulang "paksa Mita membuat Via mau tak mau harus ikut.


"Mit,aku antar" tawar Akmal


"Tidak usah,mama membutuhkan mu di sini, lagi pula aku memang tidak bisa lama-lama mas Farel akan pulang" jawab Mita membuat Akmal tak bisa berbuat banyak jika menyangkut Farel suami perempuan yang dia sukai ini


"Bukan nya kakak sudah izin dengan mas Farel kak,kenapa jadi harus cepat pulang" protes Via


"Sudah lah Vi,jangan membantah"tegas Mita,dia tak enak hati pada Akmal karena menggangu acara mama nya.

__ADS_1


__ADS_2