Sahabat Ku Musuhku

Sahabat Ku Musuhku
Sakit


__ADS_3

"Hoek.....hoek..."Angel memuntahkan isi mulut nya,pagi ini dia kelihatan pucat sekali ntah apa yang terjadi pada nya.


Angel dan Piter beberapa kali memikirkan cara untuk bisa kembali pada Gio tapi Gio sulit di temui.


"Kamu kenapa?" tanya Piter


"Ntah lah pa,perut ku mual sekali beberapa hari ini" ujar Angel


Di raihnya air hangat dan langsung meminum nya, perasaan Angel tak seperti biasanya tubuh nya sedikit melemah.


"Kamu sakit Ngel,ayo berobat" ajak Piter, bagaimana pun dia masih butuh Angel untuk meraih lelaki kaya lain nya, meskipun bukan Gio setidaknya akan ada kanidat lelaki lain yang juga kaya sebagai pengganti nya.


"Tidak, mungkin hanya masuk angin biasa pa karena semalam aku menunggu Gio di depan rumah nya tapi mobil Gio tidak tampak hanya ada mobil bu Ratih yang masuk,apa Bu Ratih sudah kembali pa" ujar Angel


"Papa juga tidak tau, penjaga di rumah mereka begitu ketat hingga sulit untuk terpantau,bahkan memasukan orang baru pun ke dalamnya sangat sulit" ucap Piter


"seperti nya besok kamu harus datang ke kantor nya dan mohon pada Gio"

__ADS_1


"Percuma pa, satpam di kantor tak mengizinkan ku masuk"


"Apa yang harus aku perbuat pa?" tanya Angel putus asa


"Coba saja kamu hamil anak Gio, pasti tidak kan seperti ini ngel,kita bisa leluasa meminta pertanggungjawaban Gio"


"Tapi aku malah di tiduri lelaki lain pa,ntah siapa lelaki itu"jawab Angel pelan, dia sendiri tidak bisa mengingat lagi wajah lelaki itu


****


"Yang ini bagaimana?" tanya Mita saat memperlihatkan gaun pengantin yang dia jahit sendiri.


"Terlalu terbuka Mit,aku tidak suka milik ku di lihat orang lain" jawab Gio membuat wajah Mita tertunduk malu


Mita berjalan lagi untuk mengganti dengan yang lain, memang banyak gaun bermodal terbuka karena permintaan pelanggan,tapi Mita juga ada menjahit beberapa gaun tertutup karena ada yang tidak nyaman dengan model terbuka.


"Kalau yang ini?" tanya Mita lagi,kebaya berwarna putih, simpel tapi elegan memberikan kesan suci saat acara sakral mereka.

__ADS_1


"Aku suka yang ini ,tapi nanti bawahannya jangan yang terbuka ya" ujar Gio dan di anggukki Mita setuju


Mita membuka kembali gaun nya dan membawa satu pakaian pengantin untuk Gio untuk di coba.


"Kenapa tidak pakai yang di pesan bu Ratih saja?"tanya Mita


"Tidak...aku tidak ingin mengingat apapun lagi"


"kamu lucu" ujar Mita tersenyum kecil membuat Gio bingung


"Lucu apanya,aku tidak sedang melawak Mit"


"Ya....kenapa juga pakai baju yang di pesan bu Ratih jadi mengingat masa lalu! baju itu belum sama sekali kamu lihat dan Angel pun juga belum ada fitting"jelas Mita


"Tapi itu pakaian untuk pernikahan ku dan Angel,apa kamu tidak cemburu Mit?" tanya Gio serius


"Cemburu!!! hanya karena baju,rendah sekali level ku, suamiku di ambil orang lain saja aku serahkan apalagi perkara baju,io...kita sudah dewasa cemburu boleh tanda nya seseorang itu sayang dan cinta tapi cemburu buta itu hal yang sia-sia membuat diri tertekan sendiri"

__ADS_1


"Aku suka prinsip mu, kalau suatu saat datang perkara dalam rumah tangga kita aku minta kamu jangan langsung percaya,aku janji tidak akan menyakiti mu"


Mita mengangguk kecil sambil membantu Gio memakai pakaian pengantin mereka.


__ADS_2