
"Sayang...pipi kamu kenapa?" tanya Bu Ratih saat melihat pipi Mita memerah
"Apa Gio bertindak kasar pada mu?" tanya papa Gio
Mereka khawatir jika Gio malah bersikap kasar pada Mita.
"Tidak pa..ma,tadi-"
"Mita di tampar oleh istri mantan suaminya" jawab Gio membuat Mita menatap suaminya ini dengan pelototan tajam.
"Siapa yang berani menamparmu"marah pak Alexander
"Pa...jangan teriak-teriak" ingat Bu Ratih
"Ada kesalahpahaman kecil saja ma,pa... tidak apa-apa,lagi pula semua sudah di selesaikan" jawab Mita lembut
"Benar?" tanya bu Ratih dan di jawab anggukan kepala oleh Mita
"Io...bawa Mita ke kamar,kompres pipi nya,mama takut malah tambah bengkak"
"Iya ma" sahut Gio menuntun Mita masuk ke dalam kamar
__ADS_1
****
"Tenang sayang, aku justru ngeri melihat kamu marah-marah begitu" aku Akmal saat mereka sudah sampai di rumah
"Mas,aku itu sudah lama tidak suka pada Jihan, apalagi aku sempat memergoki mereka berselingkuh saat itu serasa aku ingin menarik kak Mita untuk keluar dari rumah tapi aku takut mas,Takut kak Mita frustasi karena dia tidak bisa hamil" jelas Via
"Aku ingin kakak ku bahagia mas, setelah mereka bercerai aku orang yang paling bahagia mas, karena Kak Mita terlepas dari lelaki itu, apalagi setelah bertemu mas Gio aku yakin kak Mita akan bahagia mas"lanjut Via
"Tapi sayang ka mm u tidak boleh terlalu membenci mereka,kamu tengah hamil.Kalau kata orang dulu terlalu benci bisa saja membuat orang itu mirip dengan anak kita"
"Itu mitos mas,mana mungkin yang buat nya kamu yang keluar mirip Farel" ketus Via membuat Akmal tertawa kecil
"Meskipun mitos tetap kamu tidak boleh benci pada orang sayang,aku takut mempengaruhi kehamilan mu" aku Akmal jujur membuat Via memeluk tubuh suaminya ini erat.
****
"Awwwww pelan io" ujar Mita saat Gio mengompres pipi nya
"Sakit!!"
"Lumayan"
__ADS_1
"Untung saja aku masih bisa mengontrol emosi ku tadi sayang, kalau tidak sudah aku tampar perempuan itu"
"Tapi kan sudah di balas oleh Via, bahkan sampai berdarah lo" jawab Mita lembut
"Tetap saja aku tidak puas" ketus Gio
"Jangan terlalu mendendam, tidak baik.semua kejadian harus di ambil hikmahnya io, dengan begini dia bisa tau aku adalah istri kamu dan Jihan sudah merasa kalah sendiri tanpa aku harus berkoar-koar di luar sana" ucap Mita
"Tapi aku tetap kesal sayang,kenapa dia harus menampar mu"
"Io.....andai waktu bisa di putar kembali aku ingin kamu jadi yang pertama untuk ku bukan Farel tapi semua nya sudah terjadi,itu masa lalu ku dan akan aku jadikan pelajaran berharga jadi tidak perlu lagi membahas hal yang memang tidak perlu di bahas"tegas Mita
"Aku juga begitu,andai kamu yang pertama aku temui mungkin tidak ada Angel"
"Semua ada proses dan perjalanan nya io,Angel juga perempuan baik tapi mungkin kalian tidak berjodoh dan kamu malah berjodoh dengan janda" ucap Mita terkekeh kecil
"Lebih baik kamu janda yang jelas statusnya, bagaimana Angel yang perawan tapi rasa janda"
"Hey...... bagaimana anda bisa tau tuan,apa anda pernah memakai nya" potong Mita sambil melotot kan matanya
"Aku tau dia sayang,aku bahkan tau kalau dia pernah menyelingkuhi ku dulu saat masih di luar negeri tapi karena kebodohan ku yang mencintai nya aku terima dia kembali tapi saat aku mulai curiga pada nya atas penculikan mama itu yang membuat ku kecewa lalu aku bertemu dengan perempuan berhati malaikat ini membuat ku jatuh cinta, untung nya dia janda " goda Gio sambil tersenyum manis
__ADS_1
Mita memukul dada Gio pelan membuat Gio menarik tubuh Mita ke dalam pelukan nya,Mita malu saat ini hingga menyembunyikan wajahnya di dada Gio.