
"Argghh...." ******* yang lolos dari bibir Mita membuat Gio makin kalap, nafsu itu berada di ubun-ubun memecah keheningan, membuat Suara bergemah di kamar mereka,keringat bercucuran membuat keduanya saling bertukar sensasi, Mita yang saat ini memimpin permainan membuat Gio merasa kan surga dunia.
"Kamu hebat" Puji Gio setelah pelepasan yang ntah keberapa kali nya,Mita bermain kali ini penuh emosi karena pikiran nya masih di penuhi oleh hinaan dari mantan mertua yang mengatakan nya mandul.
"Maaf jika ada yang tidak kamu sukai" ucap Mita pelan
Gio mendekat pada Mita dan mengecup kening nya sekilas lalu memeluk tubuh istrinya ini.
"Ada beberapa masalah tadi di kantor sayang" ucap Gio mulai bercerita
"Masalah?? apa masalah besar?"
"Bukan mengenai perusahaan tapi mengenai ku" jawab Gio mulai serius
Mita memiringkan tubuhnya menghadap Gio hingga saat ini suami istri itu saling tatap.
"Apa masalah nya?" tanya Mita sambil mengeratkan genggaman selimut nya
"Angel hamil!"
"Angel hamil???"gumam Mita terkejut dan saat ini pikiran negatif mulai bersarang di kepala nya, apakah kejadian masa lalu nya dan Farel terulang lagi
"Tapi bukan anak ku sayang,aku berani bersumpah kalau tidak pernah menyentuh Angel sekali pun,dia anak lelaki lain yang aku tau siapa lelaki itu" jelas Gio cepat
"Lalu?"tanya Mita penasaran
__ADS_1
"Dia datang untuk meminta pertanggungjawaban ku,aku sudah katakan kalau aku sudah menikah dan mencintai istriku,tapi dia justru makin gencar ingin menjebak ku tapi aku punya semua bukti nya" terang Gio
"Aku takut justru kamu mendengar berita ini dari orang lain dam berpikir aku brengsek,aku sudah berjanji pada ibu akan menjaga mu sampai aku menutup mata nanti" lanjut Gio mendekat kan kepala nya di kening Mita,Ntah sejak kapan Gio merasa tak bisa jauh dari Mita.
"Jadi masalah nya sudah selesai?"
"Ntah lah,kalau Angel dan papa nya belum puas bisa saja mereka kembali lagi,tapi untuk saat ini aku rasa Angel sedang pusing memikirkan siapa ayah dari anak nya"
"Kenapa tidak kamu beritahukan saja io, kasihan Angel"
"Perempuan seperti dia tidak perlu di kasihani sayang,biar saja dia berpikir sendiri" ucap Gio,dia memang benar-benar kesal dengan mantan kekasih nya itu.
****
"Jangan bodoh Ngel,kamu sedang hamil saat ini"
"Justru karena aku hamil aku ingin ke luar negeri pa,di sini hanya hinaan yang aku dapati hamil tanpa suami"
"Ngel kamu harus cari lelaki itu, minta dia bertanggung jawab atas anak itu,minta dia memberikan kamu kompensasi atas kehamilan mu"
"Kompensasi??? apa hanya uang yang ada dalam pikiran papa saat ini, keselamatan dan harga diri mu pa yang lebih penting saat ini" bentak Angel merasa papa nya hanya memanfaatkan nya untuk uang
"Tapi kamu tidak bisa memungkiri Ngel kalau kita butuh uang, semua nya perlu uang"
"Terserah papa,aku capek pa! lelah dengan semua ini" kesal Angel berjalan meninggalkan papa nya sendiri.
__ADS_1
***
Tak terasa waktu pun berlalu hari ini adalah hari di mana ulang tahun perusahaan di laksanakan.
Gio sudah bersiap sedangkan Mita masih sibuk merapikan penampilan suaminya ini.
"Nanti pukul sepuluh sopir kantor akan menjemput mu sayang,aku berangkat dengan papa duluan" ucap Gio
Mita hanya tersenyum manis sambil merapikan dasi Gio
Cup....Gio mencium kening Mita sekilas
"Biarkan aku merapikan pakaian mu dulu" ucap Mita
"Oke....oke....."
"Sayang,nanti dandan nya jangan terlalu cantik,aku takut banyak yang memperhatikan mu" goda Gio
Mita hanya menggeleng kecil, sebagai orang kantor Gio banyak yang mengenali Mita apalagi yang satu ruangan dengan Farel sudah pasti kenal karena Mita pernah beberapa kali mencari Farel ke kantor.
"Jangan aneh-aneh" ucap Mita
"Pakaian nya jangan terlalu terbuka,hanya aku yang boleh melihat isi tubuh mu" bisik Gio dan di anggukki Mita
Gio mencium kening,pipi dan bibir Mita sekilas lalu Mita menyalami punggung tangan suaminya ini sebelum pergi.
__ADS_1