
"Kalau aku tu sukanya masak Cumi pedas Ji,mas Farel bisa nambah 3 kali makan nya....kalau suami suka kita kan jadi bahagia,terus masak nya semangat,uang belanja nambah deh"cerita Mita sambil terkekeh kecil.
Mita sengaja hari ini pulang cepat karena ingin memasak makanan kesukaan suaminya sebagai ungkapan rasa terima kasih karena memberikan nya hadiah semalam dan ingin meminta maaf karena terlalu posesif akhir-akhir ini.
"Selain Cumi pedas apalagi masakan kesukaan mas Farel Mit?" tanya Jihan sambil membantu Mita memasak
"Ya itu sayur capcay tapi di campur toge,kata mas Farel biar subur, tenaga nya kuat bisa terus" jawab Mita terkekeh kecil tapi membuat Jihan cemburu.
"Kenapa Mita bercerita begitu semangat apa mas Farel sebelum ke tempat ku main dulu dengan Mita hingga sering lemah dan aku yang terus bergerak aktif" batin Jihan kesal.
Jingga menatap sosok cincin di jari manis Mita, sebelum nya dia tak pernah melihat nya.
"Cincin baru Mit?" tanya Jihan penuh selidik
__ADS_1
"Ini" tunjuk Mita pada jari nya yang sedikit dia lentik kan
"Hmmmm"jawab Jihan mengangguk
"Ini cincin dari Mas Farel, semalam dia memberikan nya saat pulang dari kantor,bagus ya Ji?" tanya Mita dan lagi-lagi di anggukki Jihan kesal.
"Jadi benar mereka main semalam dan mas Farel memberikan cincin,awas kamu mas" batin Jihan bertambah kesal hingga meremas sayuran di hadapan nya.
"Ya jelas saja dia tak melarang mu bekerja Mit, orang kamu masih harus membiayai keluargamu bukan? apalagi ada Via yang menumpang hidup dengan kalian"Ketus Jihan yang terlihat cemburu dengan cincin pemberian Farel pada Mita
"Awas kamu mas,malam ini tidak akan aku beri jatah,kamu memberikan Mita cincin sedangkan aku tidak" gumam Jihan dalam hati,dia juga ingin cincin seperti Mita,mata berlian.
"Betul dan mas Farel tidak keberatan sama sekali Ji, bahkan dia tak pernah menanyakan pendapat ku, meskipun tak seberapa dia tak pernah menuntut ku Ji"
__ADS_1
"Apa kamu tidak takut jika Mas Farel berpaling Mit, secara kalian tidak punya anak" pancing Jihan membuat Mita terdiam
"Maaf jika ucapan ku menyakiti mu Mit,kamu tau sendiri kan pemicu keretakan rumah tangga ku dan Mas Ilham juga karena anak"
"Ya,tapi sejauh ini Mas Farel terlihat nyaman-nyaman saja Ji,tidak pernah membahas itu,hanya terkadang mertua ku yang selalu mendesaknya" jelas Mita sedikit lemah
" Lelaki memang suka begitu Mit, terkadang tak mengatakan tapi mereka pendam sendiri demi menjaga hati istri"
"Bukan bagus itu Ji, berarti mas Farel menjaga perasaan ku,dia memang Lelaki baik Ji tak akan ada ganti nya"
Jihan semakin muak mendengar ucapan Mita,andai saja Mita tau kalau Farel bukan lelaki sebaik yang dia pikirkan mungkin Mita sudah pingsan,ingin rasanya mulut Jihan mengatakan kalau Farel dan dia sering tidur bersama,apa reaksi Mita tapi sekarang bukan saat nya untuk membongkar itu karena dia ingin Mita merasakan sakit hati perlahan.
Jihan memiliki dendam pada Mita, karena di kampung dulu Mita banyak di sukai lelaki sedangkan dia tidak padahal mereka selalu bersama, bahkan ada lelaki incaran Jihan yang menyukai Mita dan mengatakan nya pada Jihan terang-terangan membuat Jihan memiliki niat untuk membuat Mita menderita suatu saat nanti dan kini lah saat yang tepat membalas rasa sakit hati nya.
__ADS_1