
"Ji..... Jihan kita sudah sampai" bisik Farel
"Mas,,,kita di mana?" tanya Jihan sambil mengucek mata nya melihat sekeliling, pemandangan yang cukup indah.
Farel sengaja membawa Jihan ke Villa untuk menenangkan selingkuh nya ini.
"Kenapa kemari?"tanya Jihan
"Bulan madu" jawab Farel
"Jangan membujuk ku mas, Aku masih butuh kejelasan tentang wanita itu"
"Dia rekan kerja ku sayang,tidak ada yang istimewa seperti kamu"rayu Farel
Farel mengajak Jihan turun,dia sengaja menyewa Villa untuk membujuk kekasih gelap nya ini agar Jihan tak marah-marah lagi pada nya.
****
"Sore bisa bertemu dengan pak Farel?" tanya Mita ramah
"Pak Farel tunggu sebentar ya bu" ujar Sang resepsionis tak kalah ramah
__ADS_1
Mita mengangguk dan duduk di kursi tunggu tak lama kemudian sang resepsionis berdiri dan menghampiri Mita.
"Maaf bu pak Farel tidak masuk hari ini, beliau bilang sedang sakit"
"Sakit??"tanya Mita heran sakit apa suami nya,kenapa Farel tidak mengatakan padanya kalau dia sakit,jadi di mana suaminya saat ini
Mita merogoh tas nya mencari ponsel dan mengetik nama suami nya tapi tidak tersambung hanya nada operator wanita yang terdengar membuat Mita kesal kemana pergi suaminya ini.
"Kemana kamu mas"
Mita memutuskan untuk pulang,dia harus mencari tau kemana Suaminya pergi tapi saat dia membalikkan badan justru menabrak seseorang.
"Aww....."ringis Mita
"Aku yang seharusnya minta maaf -"
"Kamu!!" ujar Mita melihat lelaki yang pernah di tabrak nya dulu saat acara ulang tahun mama Akmal
"Masih dengan keadaan yang sama"ucap Gio sedikit kesal karena dua kali Sudah Mita menabrak nya,
"Maaf kan saya pak, saya buru-buru " pamit Mita segera pergi
__ADS_1
Gio menatap kepergian Mita,kenapa perempuan itu datang ke kantor nya,ada urusan apa? setau nya Mita bukan pegawai di kantor nya.
Gio menghela nafas panjang lalu segera keruang nya.
****
"Argghh...." ******* itu membuat Farel makin kalap, nafsu itu berada di ubun-ubun memecah keheningan, membuat Suara bergemah di ruangan ini, keringat bercucuran membuat keduanya saling bertukar sensasi, membuat keduanya melupakan dunia ini sementara, hal yang menyenangkan dan sangat nikmat itu yang sedang di pikiran anak adam dan hawa saat ini, keduanya benar-benar menikmatinya, menikmati hubungan gelap ini.
Setelah pelepasan itu terjadi, keheningan lagi-lagi memecah.kedua pasangan yang tengah di selimuti nafsu ini tersenyum puas dengan permainan mereka.
Ntah apa yang ada dalam pikiran Farel bisa-bisa nya di berselingkuh dengan sahabat baik istri nya sendiri,jika Mita tau sudah pasti Mita tak akan terima, berselingkuh saja Farel sudah sangat salah apalagi dengan sahabat istrinya.
"Kamu benar-benar membuat ku candu" ujar Farel tersenyum manis menatap Jihan
"Mas,apa kamu tak berniat menikahi ku?" tanya Jihan membuat Farel terdiam,tak pernah ada pembicaraan kearah sana sebelum nya.
"Bukan nya kita sudah sepakat kalau hubungan ini hanya sebatas saling menguntungkan saja,aku mencintai Mita" aku Farel bangkit dari ranjang dan menarik handuk untuk menutupi tubuh polos nya.
Jihan mengepalkan tangannya,dia sudah memberikan kenikmatan pada Farel tetapi lelaki itu tidak bisa menggeser Mita dari hati nya.
"Jangan pernah menuntut apapun dari ku" ucap Farel segera pergi ke kamar mandi
__ADS_1
Jihan terdiam di atas ranjang dengan tubuh yang masih polos sejenak dia berpikir akan kah dia terus menjadi simpanan yang tak bisa di pamerkan pada orang lain,dia juga butuh status, pengakuan.