Sahabat Ku Musuhku

Sahabat Ku Musuhku
pulang


__ADS_3

"Kak,jangan selalu mengalah dengan mereka,ingin rasa nya aku mencabik mulut mantan mertua mu itu" cerocos Via kesal


"Vi....tak ada gunanya melawan mereka Vi,jika kamu emosi sama saja kamu seperti mereka"


"Kak,ada kala nya kita mengalah tapi jika setiap bertemu selalu di hina siapa yang tidak marah, aku setiap melihat Jihan ingin rasanya melempar kan saos cabai ke wajah nya agar dia kepanasan"


"Vi... sabar, ingat ada janin di rahim mu, tidak baik terlalu emosi"


"Astaghfirullah kak,aku gemes melihat mereka"ucap Via sambil mengelus lembut perut nya


****


"Aku hanya ingin pertanggungjawaban mu, tidak yang lain"ucap Piter menggebu-gebu.


"Apa yang harus saya pertanggung jawabkan pak Piter, selama saya bersama anak anda sekalipun saya tidak pernah tidur dengan nya" tegas Gio


"Mana ada maling mau mengaku, sekarang anak saya hamil dan ini jelas-jelas anak anda"


"Anda punya bukti kalau itu anak saya!" tantang Gio dan Piter diam sejenak


"Setidaknya anda nikahi Angel sampai anak itu lahir dan kita tes DNA setelah itu "


"Tidak segampang itu pak,saya sudah memiliki istri yang sangat saya cintai'Jawab Gio membuat Angel tertunduk,dia masih sangat mencintai Gio tapi kenapa Gio malah menikah dengan perempuan lain.

__ADS_1


"Lalu bagaimana nasib anak saya, publik dan semua nya tau kalau kamu kekasih Angel selama ini, hanya kamu satu-satunya lelaki yang bersama Angel"


Gio menarik nafas panjang sebenarnya dia tak ingin menunjukkan ini pada publik karena bagaimanapun juga Angel memang pernah hadir di hidup nya tapi hanya ini yang mampu membungkam mulut Piter agar tak menuntut nya lagi.


Gio menghidupkan layar monitor di hadapan nya dan menampilkan Angel saat masuk kedalam kamar hotel lalu tak berselang lama masuk lelaki lain kedalam kamar yang Angel masuki.


"Stop,,jangan memfitnah anak saya kamu,Angel perempuan baik-baik"


"Apa perlu saya lanjutkan rekaman ini,dan melihat adegan berikutnya, tanggal dan waktu nya tertera dengan baik di sana" ancam Gio membuat Piter menggebrak meja kesal


"Bahkan lelaki yang menghamili Angel pun saya ketahui,saya bisa hadirkan dia di sini jika anda mau,tapi jika untuk pertanggungjawaban saya tidak bisa memaksa nya" jawab Gio tenang membuat Piter geram,kenapa dia yang ingin menjebak Gio malah dia yang terjebak dengan situasi memalukan ini.


Piter segera menarik Angel keluar dan Gio menjelaskan pada semua rekan wartawan kalau dia sama sekali tak pernah menghamili Angel,dia sudah memiliki seorang istri yang dia cintai.


"Pada saatnya nanti akan saya kenalkan pada kalian semua" jelas Gio lalu pamit


****


"Kakak mau kemana setelah ini?" tanya Via


"Butik dek,ada pakaian yang harus di selesaikan"jawab Mita pelan,Via tau saat ini kakak nya ini tengah bersedih karena ucapan Mantan mertua nya tadi,Via ingin menghibur kakak nya tapi Mita kekeh ingin pergi.


Tiba-tiba ponsel Mita berbunyi

__ADS_1


"Hallo,,iya io"


"Kamu di mana sayang,aku mencari mu di rumah tapi kamu tidak ada"


Mita melirik ke arah jam tangan nya,masih pukul sebelas pagi kenapa suaminya sudah pulang.


"Kami sakit? kenapa pulang cepat?" tanya Mita khawatir


"Tidak....aku merindukan mu" jawab Gio tersenyum manis di sebrang sana membuat Mita tersipu malu


"Aku segera pulang " jawab Mita lalu menutup ponselnya


"Vi...kakak pulang ya"


"Nggak jadi ke butik?"


"Mas mu di rumah,dia meminta kakak pulang sekarang"


"Ada masalah kak?" tanya Via yang ikut khawatir


"Tidak,hanya ingin pulang saja,kangen katanya" bisik Mita sambil tersenyum kecil membuat Via mencibir


"Yang pengantin baru"goda Via membuat Mita mengusap lembut perut adiknya ini

__ADS_1


"Do'a kan kakak semoga cepat menyusul ya"


"Amiinnn....."


__ADS_2