
"Arggg.........." kesal Farel melempar semua benda di hadapan nya, akhirnya putusan pengadilan menyatakan dia bercerai dari Mita.
Hampir sebulan ini dia tak bertemu Mita,ntah di mana Mita saat ini,Farel sudah mencari Mita ke rumah keluarga nya tapi tetap tak menemukan mantan istri nya itu.
Jihan sendiri saat ini juga ikut stress menghadapi kelakuan Farel yang tiap hari terus mengamuk, mereka hanya nikah Siri itu pun karena desakan mama Farel yang malu karena gunjingan tetangga.
Sudah berapa banyak barang di rumah Jihan yang di pecahkan oleh Farel.
***
Mita melangkah kan kaki nya perlahan,dia menatap istana yang dulu dia bangun bersama Farel dan kini rumah ini menjadi harta gono-gini saat di pengadilan,memang benar rumah ini hasil dari keringat Farel tapi Mita juga banyak berjuang untuk rumah ini tapi karena memang mereka tak memiliki anak.Farel menginginkan semua nya agar Mita berpikir ulang untuk bercerai tapi hal itu tidak menggoyahkan niat Mita untuk berpisah dari Farel.
"Jangan bawa apa pun dari rumah ini!"ujar mama Farel saat melihat Mita yang keluar dari rumah anaknya.
Memang bik Ani sudah di berikan kepercayaan menunggu rumah oleh Farel dan mengabarkan jika Mita pulang.
__ADS_1
"Aku hanya membawa baju ku ma,tidak yang lain" jawab Mita
“Tapi, ini dibeli menggunakan uang Farel,anak ku. Aku tidak rela, kamu membawa barang yang dibeli oleh uang putraku! bukan nya perceraian ini kamu yang minta nya"
"Ma, memang aku yang menginginkan perceraian ini tapi ini semua juga karena mas Farel ma"
"Tak ada satu pun barang yang boleh kau bawa"
"Apa mama lupa kalau aku juga bekerja, baju-baju ini juga hasil keringat ku" lawan Mita, awalnya dia tak ingin bertengkar dengan mantan mertua nya ini tapi karena Jihan ikut keluar dari rumah nya membuat Mita melawan,dia merasa Jihan sudah menghasut sang mantan mertua.
"Aku hanya mengambil pakaian ku,tidak dengan barang-barang yang ada di dalam rumah ini, meski pun aku ikut membeli nya aku rasa kalian lebih membutuhkan nya,dan aku anggap ini sedekah ku" ketus Mita menarik koper nya membuat mama Farel geram,Mita sudah berani melawan nya.Pikir Mita untuk apa lagi dia menghormati perempuan tua ini toh dia dan Farel sudah bercerai.
Mita harus kalah oleh wanita ular yang dia anggap seperti saudara, wanita yang dia tampung saat susah.
"Tidak, aku tidak kalah. Namun, aku mengalah untuk bisa terbebas dari lingkungan yang tidak sehat untuk jiwaku. Berada di sini, kewarasanku benar-benar dipertaruhkan" batin Mita.
__ADS_1
"Mita...."
Mita mengangkat kepala, melihat pada suara yang sangat dia rindukan. Seorang pria turun dari mobil dengan menebar senyuman.
“Iya,” jawab Mita singkat.
"Kami pulang Mit,aku merindukan mu" ujar Farel memeluk tubuh Mita tapi segera di tepis oleh Mita
"Mas kita bukan suami istri lagi mas"
"Mit,kita bisa rujuk kembali,aku akan Adil pada mu dan Jihan, Jihan juga tak akan keberatan Mit jika dia menjadi yang kedua" bujuk Farel
Wajah Jihan seketika berubah dia sudah bahagia mendengar keputusan dari pengadilan jika Farel dan Mita resmi bercerai tapi sang suami belum juga bisa menerima nya.
"Maaf mas aku tidak bisa,biar aku yang mengalah dan keputusan pengadilan juga sudah keluar jadi tidak ada lagi yang harus di pertahankan,rumah ini aku berikan pada mu dan aku hanya mengambil sebagian pakaian ku" jelas Mita
__ADS_1
Mita berjalan meninggalkan Farel tapi Farel terus berusaha membujuk nya.
"Tidak ada lagi yang harus di pertahankan Rel, biarkan perempuan itu pergi,kita lihat saja apakah ada lelaki yang mau menerima perempuan mandul itu" ujar Mama Farel membuat detak jantung Mita berdegup kencang, ingin melawan tapi Mita mencoba sabar, seperti nya saat ini bukan waktu yang tepat untuk berdebat.