Sahabat Ku Musuhku

Sahabat Ku Musuhku
menikah


__ADS_3

Seminggu berlalu tiba saat nya hari pernikahan Akmal dan Via di laksanakan, jantung Via berdegup kencang dia takut pernikahan ini hanya pelarian semata apalagi kakak nya Mita sampai saat ini belum menikah..


"Kamu cantik Vi" puji Mita tulus,dia melihat raut wajah sedih pada adik perempuan nya ini


"Kamu tidak bahagia?" tanya Mita dan di jawab gelengan oleh Via


"Lalu???"


"Kak,aku takut" aku Via pelan


"Vi.... Akmal lelaki baik dan bertanggung jawab"


"Tapi kak,Mas Akmal mencintai kakak bukan. aku"


"Vi... apa-apa an kamu,jangan ngaco, Akmal melamar mu karena dia mencintai mu, jangan berpikiran aneh-aneh Vi"


"Kak,mas Akmal melamar ku karena desakan mama nya bukan cinta,cinta nya hanya untuk kakak dan mas Akmal mengakui itu" jawab Via menitikkan air mata nya


"Vi.....kakak yakin setelah menikah semua nya akan berubah, jangan menangis nanti riasannya rusak" ujar Mita memberikan tisu dan merapikan dandanan Via


"Aku juga berharap seperti itu kak"ucap Via memeluk tubuh kakak perempuan nya ini


Mita juga bingung saat ini, ingin dia mengakhiri masa janda nya karena memikirkan nasib Via tapi siapa lelaki yang mau menikahi nya,Farel??? dia tidak ingin kembali lagi pada Farel lelaki brengsek itu.


****

__ADS_1


"Sah......"


"Sah...."


"Alhamdulillah"


Tepuk tangan riuh para saksi dan keluarga membuat Akmal sedikit lega,kini dia sudah menjadi suami dari perempuan bawel yang dulu dia anggap sebagai adik perempuan.


Via perempuan unik, meskipun menikah tanpa cinta Akmal merasa pernikahan mereka akan langgeng karena Via perempuan baik,sabar dan humoris jauh berbeda dengan dirinya yang sedikit pendiam.


Ucapan selamat dari para kolega bisnis nya dan juga keluarga membuat Akmal dan Via sedikit kelelahan.


Akmal memang sengaja menggelar resepsi besar karena permintaan ibu nya yang ingin mengenalkan Via pada para tamu sosialita nya,bahkan ada bu Ratih di sana.


"Ibu dengan siapa?" tanya Mita ramah


"Iya Bu, kebetulan Akmal teman saya satu sekolah dan mama nya juga sudah kenal baik dengan keluarga kami bu"


"Ibu berharap Gio juga mendapat kan perempuan baik seperti Via ya"


"Amiinnn...." jawab Mita tersenyum kecil


"Bu Hani selamat ya atas pernikahan Via, saya kangen sama bu Hani,kangen berkebun lagi...!! kapan-kapan saya masih boleh ke sana kan bu?"


"Boleh Bu Ratih, dengan senang hati" jawab Ibu Mita

__ADS_1


Ponsel Mita dari tadi berbunyi tapi Mita tak mengangkat nya karena Gio yang menghubungi,sejak ibu nya melarang Mita menjaga jarak dari Gio,dia tau kalau Gio memang akan menikah dengan Angel.


"Siapa Mit?" tanya Bu Hani


"Teman bu,, tidak penting"


"Di jawab dulu Mit,mana tau ada sesuatu"


Mita mengangguk patuh dan pamit pada ibu serta Bu Ratih, perempuan cantik ini berjalan ke arah toilet.


Dua kali dia melihat Gio,dan dua kali pula Mita menghindar,dia takut ibu nya malah melihat dan terjadi salah paham kembali, hubungan nya dan Gio juga belum terlalu jauh hanya sebatas saling kenal.


"Mit.... kenapa menghindar" ujar Gio memegang lengan Mita saat Mita berjalan ke belakang


"Ti-dak.... tidak ada yang menghindar io..." jawab Mita sambil melepaskan tangan Gio


"Apa aku ada salah Mit,jika ia katakan?"


"Tidak...aku... a-ku,,, seperti nya aku harus masuk lagi io"Mita segera melangkah tapi di tahan Gio


"Kamu aneh"


"Tidak ada yang aneh hanya saja aku sedang sibuk io,masih banyak yang harus di kerjakan di dalam"alasan Mita


"Apa ada yang mengancam mu Mit?" tanya Gio,dia takut kalau Angel yang melakukan nya

__ADS_1


"Tidak...lepas io tidak enak dengan yang lain, status ku janda jadi serba salah"


"Kalau begitu aku yang merubah status mu, menikah dengan ku Mit"tegas Gio membuat Mita terdiam menatap wajah lelaki tampan itu


__ADS_2