
"Anak dari pemilik perusahaan Alexander menghamili kekasih nya lalu di tinggal kan"
"Habis manis sempah di buang"
"Tanpa belas kasihan Anak dari perusahaan besar Alexander mencampakkan kekasih nya setelah hamil"
Masih banyak lagi berita lain yang membuat Papa Gio geram.
"Papa ingin selesai kan semua ini io,sudahi hubungan mu dengan mereka "
"Pa,jangan marah-marah begitu ingat penyakit Asma papa, nanti kumat " ujar Bu Ratih memeringati suaminya
"Bagaimana jika ibu Mita yang melihat ini, sudah pasti dia akan salah sangka ma" ucap Pak Alex
"Papa yakin Akmal sudah melihat ini,jika dia memberitahu pada Via dan Via justru menyampaikan pada Mita,papa tidak ingin rumah tangga Gio berantakan ma" kesal papa Gio
Saat ini mereka tengah berada di perusahaan untuk membahas berita yang di luncurkan pagi ini.
Gio menghubungi ponsel Mita dia takut Mita justru ikut membaca majalah bisnis, meskipun kecil kemungkinannya Mita juga seorang pebisnis.
"Sebelum mama kemari,apa Mita masih di rumah ma?" tanya Gio
"Mita pagi-pagi sekali pergi setelah mendapat kan telpon io"jawab Bu Ratih membuat Gio cemas, tidak biasanya Mita pergi setelah dia berangkat bekerja,Kini ponsel Mita malah mati tidak bisa di hubungi.
__ADS_1
"Papa takut justru Piter mencari tau tentang Mita"
"Dia belum mengetahui tentang itu pa"
"Lalu bagaimana langkah mu selanjutnya?"
"Aku akan mengadakan konferensi pers pa,dan mengundang langsung Piter dan Angel"
"Apa mereka mau?" tanya Bu Ratih
"Papa dan mama jangan khawatir aku punya semua bukti kalau itu bukan anak ku pa,dan aku juga punya rekaman kalau mereka hanya ingin menguasai harta kita,jika harus berbuat kejam mau tak mau aku akan memenjarakan mereka " geram Gio dan di anggukki Papa nya setuju karena memang merasa sudah meresahkan keluarga mereka.
Gio juga berpikir dengan rumah tangga nya yang masih seumur jagung,jika sudah di terpa masalah akan sulit bagi Mita untuk mempercayai Gio.
"Kak, kenapa langsung kemari? tanya Via
"Kakak bahagia dek, akhirnya kamu di berikan kepercayaan ya, selamat ya!"
Mita mendatangi rumah Via dan Akmal setelah Via menghubungi nya mengatakan kalau dia tengah hamil anak Akmal.
Meskipun sedikit sedih karena Via lebih cepat mendapatkan keturunan tapi Mita ikut merasakan kebahagiaan adiknya ini.
"Kak,maaf jika kabar ini membuat kakak bersedih"
__ADS_1
"Tidak... insyaallah kakak bahagia dek,anak kamu juga anak kakak, jika kakak merindukan nya bisa langsung kemari" jelas Mita tersenyum manis sambil memeluk tubuh Via
Via mengusap lembut lengan kakak nya ini,Mita perempuan yang baik hanya saja nasibnya belum beruntung saat menikah dengan Farel tempo hari.
Saat asik mengobrol tiba-tiba ponsel Via berbunyi dan dia angkat oleh Via.
"Kenapa mas?"
"Sayang ada berita tidak enak dari Gio"
"Berita apa?" tanya Via kaget sambil melirik ke arah kakak nya
"Angel hamil anak Gio"
"Yang benar kamu mas! jangan bercanda" ujar Via yang ikut kaget
"Iya, berita pagi ini mengatakan kalau Angel hamil anak Gio,kamu pasti kan kalau Mita tidak melihat berita ini sayang,mas takut trauma Mita tentang pernikahan kembali bangkit"
"Iya mas, akan aku pasti kan" jawab Via,lalu menutup ponselnya
Apa benar berita itu,jika benar bagaimana nasib kakak nya, mereka baru menikah sejenak tapi sudah di rundung perkara.
Via mencoba mengatur detak jantung nya agar sedikit tenang.
__ADS_1