
"Jadi bagaimana kabar bu Ratih sekarang?" tanya Mita sambil menyuapkan makanan ke mulutnya
"Alhamdulillah mama sehat,dia merindukan mu, seperti nya beberapa pekan bersama mu membuat mama belajar banyak ya!"
"Hmmm...aku juga,kamu tau kami tiap hari bersama saat di kampung ku,Bu Ratih pintar berkebun,masak...."cerita Mita
"Berkebun?" tanya Gio sedikit mengerutkan keningnya
"Upzzz.....aku lupa kalau beliau tidak boleh kamu tau, karena kamu selalu melarang hobi nya"
"Aku bukan melarang Mit,hanya saja takut mama kelelahan"
"Justru dengan berkebun membuat nya happy io...bu Ratih bahkan tak ingin pulang ke mari hanya rasa rindu nya pada mu membuat nya mau pulang"ujar Mita
Gio terdiam sejenak memang dia dan mama nya sangat dekat membuat mereka tak bisa berjauhan tapi Gio merasa bersalah sudah memasukkan Angel dalam kehidupan nya hingga membuat mama nya hampir meregang nyawa.
"Kamu baik" aku Gio sambil menatap Mita serius
"Habis kan makanan mu io,aku masih ada janji"elak Mita sambil melihat jam tangannya
"Janji!!"
"Ya,ada yang mau mengambil gaun pesta nya di butik,Via sedang pergi,ibu tidak tau jadi mau tak mau harus aku" jawab Mita sambil menyesap minuman nya
__ADS_1
Gio segera memanggil pelayan untuk menghitung makanan mereka.
"Tapi makanan mu belum habis io"
"Melihat mu makan saja sudah membuat ku kenyang" jawab Gio tersenyum manis membuat Mita salah tingkah
Gio segera mengantarkan Mita pulang kembali ke Butik.
"Makasih io untuk traktiran makan siang nya"
"Lain kali kamu harus bayar" canda Gio membuat Mita menatap lelaki tampan itu
"Iya,,gantian traktir nya" lanjut Gio membuat Mita menghembuskan nafas lega
"Hmmm....nanti aku sampai kan pada mama" jawab Gio pelan
Mita melambaikan tangan pada Gio saat mobil nya melesat pergi.
Mita melangkah kan kaki masuk kedalam butik tapi tiba-tiba dia terkejut karena ibu dan Via sudah berdiri menunggu nya.
"Astaghfirullah bu,, kaget aku" ujar Mita mengusap dada nya
"Siapa lelaki itu Mit?"
__ADS_1
"Gio bu,anak Bu Ratih"jawab Mita pelan
"Bukan nya dia mau menikah dan baju pengantin nya kamu yang jahit?"
"Iya"
"lalu kenapa kamu jalan dengan nya?" cecar bu Hani lagi
"Mit, meskipun ibu dan Bu Ratih saling kenal dan bu Ratih orang baik ibu tidak setuju jika kamu bersama Gio" lanjut Bu Hani membuat Mita terkejut
"Maksud ibu?"
"Jangan jadi pelakor nak,kamu sudah pernah mengalami nya bukan,sakit Mit jika suami di rebut orang lain"
"Bu....mas Gio belum menikah, tidak ada kata pelakor bu" sahut Via
"Tapi mereka akan menikah, pakaian pengantin nya saja sudah selesai itu berarti mereka saling cinta,kamu Jangan jadi perusak nak"
"Mas Gio dan Perempuan itu-"
"Vi..... apapun alasannya ibu tidak setuju" tegas Bu Hani membuat Via terdiam dan Mita sendiri langsung naik kelantai atas karena kamar mereka terletak di atas.
"Bu,ini tidak seperti yang ibu pikir kan "Bela Via lalu ikut pergi menyusul Mita
__ADS_1
Bu Hani menghela nafas panjang dia takut,takut jika anak nya justru merusak hubungan orang lain, karena dia sudah tahu kalau Jihan sahabat Mita yang merebut Farel dari Mita.