Sahabat Ku Musuhku

Sahabat Ku Musuhku
pengganti


__ADS_3

"Ibu Minta maaf ya nak Mita belum bisa ke sana" ujar Bu Ratih menghubungi Mita setelah Gio pergi


"Tidak masalah bu, semua nya juga sudah selesai.Yang terpenting saat ini kesehatan ibu,tidak lucu kan saat anak nya menikah malah ibu yang drop" sahut Mita ramah


"Kemarin saya hanya mengabarkan saja bu,biar bisa di pas kan lagi,mana tau ada yang kurang dan masih bisa di benahi karena masih ada waktu "lanjut Mita


"Ibu percaya dengan nak Mita, apalagi teman-teman ibu sering memakai jasa nak Mita,bukan satu atau dua orang tapi sudah puluhan, seperti nya tak ada lagi yang di ragukan"


"Ibu terlalu berlebihan,saya masih harus banyak belajar bu dari para senior lain nya,tapi terimakasih untuk support ibu dan kepercayaan ibu pada Butik saya "jawab Mita sopan,Mita memang selalu ramah terhadap klien nya membuat siapa saja nyaman berbicara dengan nya,ntah kenapa Farel bisa menyia-nyiakan perempuan berhati lembut ini.


"Ibu percaya dengan kamu nak, terimakasih atas pengertiannya ya, insya Allah setelah sembuh ibu akan langsung kesana, untuk pembayaran akan di di transfer nanti ya Mit"


"Iya bu,santai saja jangan terburu-buru,saya juga mengerti kondisi ibu saat ini" ujar Mita


Bu Ratih menutup ponselnya dan menghela nafas berat,berat sekali dirinya mengambil gaun pengantin tersebut karena dia tidak ingin Gio menikahi Angel, wanita licik itu.


***


"Pa, jangan bawel....!! secepat nya akan aku urus pa,jika papa begini terus aku tidak bisa fokus di sini pa,bukan nya sudah aku katakan untuk bersabar semua butuh proses tidak semudah membalikkan telapak tangan pa" keluh Angel


"Iya,aku tau tapi saat ini Mama Gio sedang sakit pa, bagaimana mungkin aku memaksa Gio menikahi ku sekarang, sudah pasti Anggota keluarga mereka menolak bahkan curiga,papa lupa kalau papa Gio itu pebisnis hebat pa,dia bisa mencari tahu kehidupan papa di sana dan jika dia tau kalau perusahaan papa akan bangkrut apa mereka mau terima kita,belum tentu pa,ini juga karena memang Gio bodoh itu mencintai ku"

__ADS_1


"Apa?? papa gila,mana mungkin aku bisa membunuhnya sekarang,sudah pasti semua akan curiga pa,sabar..... semua nya pasti akan berhasil"ujar Angel


Gio yang sedang mencari Angel mendengar ucapan calon istri nya ini, dengan siapa Angel berbicara membuat Gio semakin penasaran dan mendekat.


"Membunuh??? siapa yang akan di bunuh?"batin Gio


Angel menutup ponselnya dan berbalik arah, alangkah terkejutnya Angel karena Gio sudah berdiri di hadapan nya


"Sa-yang....ka-mu kenapa di sini?" tanya Angel gugup


"Mencari mu, kamu berbicara dengan siapa?" tanya Gio balik


"Baru,,ayo aku antar pulang" ajak Gio dan di anggukki Angel patuh,dia menyandarkan kepalanya di lengan Gio sambil sesekali menarik nafas panjang.


***


"Kak aku rasa mas Akmal pantas untuk kakak sebagai pengganti mas Farel" ujar Via saat melihat Mita menangis di dalam kamar,sejak bercerai dari Farel, Via beberapa kali memergoki kakak nya menangis.


"Jangan gila dek,Mas Akmal sudah seperti saudara untuk kita,tak ada cinta di antara kami, untuk saat ini Kakak juga tidak terpikir untuk menikah,kamu tau sendiri kak trauma yang kakak alami"sanggah Mita cepat


"Kak,mas Akmal mencintai kakak,lagi pula karena terbiasa akan membuat kalian saling cinta nanti nya, percaya pada ku kak,mas Akmal bisa membahagiakan kakak dari pada mas Farel, terima saja aku yakin semua akan baik-baik saja" ucap Via memeluk tubuh Mita,hanya Mita satu-satunya saudara yang Via punya,dari kecil mereka selalu bersama,Mita selalu memberikan apa yang Via mau kini saat nya Via harus merelakan Akmal untuk kebahagiaan Mita.

__ADS_1


"Kamu tau apa soal cinta Dek,kamu belum mengerti apa-apa,kakak yang merasakan nya,jangan aneh-aneh kakak ingin sendiri dulu saat ini"tolak Mita


"Aku sudah cukup dewasa kak,sudah mengerti mana yang tulus dengan yang hanya modus, Jika sudah menikah pastinya saat ini aku punya anak kak" cerocos Via tertawa kecil mencoba menghibur dirinya tapi tanpa dia sadari ucapan nya justru menyakiti kakak nya.


"Semoga kamu tidak seperti kakak ya Vi,mandul! bahkan suami di rebut oleh sahabat sendiri" ucap Mita tersenyum kecut menertawakan diri nya sendiri dengan nada sedih


"Kak,bukan kakak yang mandul,tapi hanya belum di berikan kepercayaan saja,aku yakin kakak normal kak,bisa hamil dan melahirkan seperti wanita umumnya, terkadang memang ada orang yang harus bertukar pasangan dulu baru bisa hamil kak, mungkin saja kakak salah satu orang nya"


"Huu sok tau Kamu" ucap Mita mengusap tangan nya di wajah Via membuat perempuan cantik ini cemberut


"Gini-gini aku sering baca artikel kak, bahkan aku sudah mempelajari cara menjadi istri yang baik" jawab Via bangga


"Mau nikah kamu dek?" tanya Mita penasaran


"Kalau ada jodoh yang baik kenapa tidak kak,lagi pula usia ku hampir genap 20 tahun, sudah bisa menikah bukan? tidak ada larangan remaja 20 tahun untuk menikah"


"Iya,tapi untuk saat ini jangan dulu dek,kamu masih terlalu muda,kamu bisa belajar dari pengalaman kakak yang sudah-sudah,menikah di usia matang saja bisa bercerai apalagi di usia muda yang ada hanya keributan melulu"protes Mita,dia memang belum mengizinkan Via menikah jika bukan dengan lelaki yang memang dia kenal seperti Akmal contoh nya.


"Kak, tidak semua lelaki seperti mas Farel,mata keranjang,dan tidak semua mertua itu jahat seperti mantan mertua mu" jawab Via sedikit terkekeh dan di anggukki Mita setuju


Jika berdekatan dengan adik perempuan nya ini ada saja pembahasan yang membuat dia lupa akan kesedihan nya,tapi Mita juga tak bisa mengambil keputusan sepihak untuk kesenangan dirinya,dia tau kalau Akmal mencintai nya bahkan melamar nya terus menerus tapi Mita juga tau kalau Via menyimpan rasa yang besar untuk Akmal,jika Bukan Via yang menjadi istri Akmal biarlah wanita lain dari pada dia harus menyakiti hati adik satu-satunya ini.

__ADS_1


__ADS_2