Sahabat Ku Musuhku

Sahabat Ku Musuhku
bertengkar


__ADS_3

Dua hari sudah mereka menginap di hotel,Mita sendiri sudah tidak mau lagi menambah nya karena merasa sangat lelah,dia ingin kembali dan beristirahat.


"Hari ini kita pulang io" ajak Mita


"Tidak nambah satu hari lagi" goda Gio dan dijawab dengan pelototan mata oleh Mita


"Iya....iya...." jawab Gio sedikit terkekeh


"Sayang,kalau kita tinggal di rumah mama kamu keberatan?" tanya Gio,Mita menggeleng cepat di mana pun mereka tinggal tidak masalah untuk Mita karena memutuskan untuk menikah berarti Mita menerima semua yang ada pada diri Gio termasuk mama nya.


"Kemana pun kamu membawa ku aku akan terima tapi aku hanya minta satu hal jangan larang aku untuk bekerja karena itu hobby ku,aku percaya kamu bisa memberikan apapun yang aku mau tapi memiliki uang sendiri sesuatu yang membuat ku bangga dengan kerja keras ku" pinta Mita


"Aku tidak akan melarang apapun tapi masih dalam tahap wajar, karena aku ingin kamu yang mengurus semua keperluan ku"


"Sebisa mungkin aku prioritas kan kamu baru pekerjaan ku,dan aku tidak akan mengambil pekerjaan banyak" jelas Mita dan di anggukki Gio setuju


Gio menggenggam tangan Mita dan mencium nya beberapa kali.


"Aku suka dengan sifat mu,hanya lelaki bodoh yang menyia-nyiakan perempuan cantik seperti mu ini"

__ADS_1


"Aku hanya perempuan biasa io, punya kekurangan dan punya kesalahan"ujar Mita


"Aku pernah mengatakan pada mu bukan kalau kekurangan mu bukan masalah untuk ku,jika itu masih bisa di obati kenapa tidak! zaman sudah canggih Mit tidak perlu takut" ujar Gio memeluk tubuh Mita erat membuat Mita sedikit lega mendapatkan suami seperti Gio.


***


Farel melangkah kan kaki nya masuk kedalam rumah,di lihat nya Jihan yang sedang sibuk mengurus bayi mereka yang baru lahir,bukan Farel tidak tau Jihan melahirkan tapi setiap mendengar kata anak membuat Farel merasa geram,itu penyebab dia bercerai dengan Mita dulu.


Bagaimana pun juga di masih mengharapkan Mita kembali,Farel ingin menceraikan Jihan dan memohon pada Mita tapi sampai saat ini Mita sulit di temui,lagi pula perceraian mereka sudah cukup lama.


"Mas,, akhirnya kamu pulang" ketus Jihan


"Ji..aku lelah"


"Mas,cukup sudah kamu menyiksaku begini mas,aku cukup sabar selama ini"pekik Jihan marah membuat mama Farel yang sedang di dapur mendengar kemarahan Jihan hingga dia berlari ke arah kamar.


"Aku sudah berapa kali meminta maaf pada mu,dan semua juga bukan kesalahan ku sepenuhnya mas,kamu juga terlibat dalam perselingkuhan ini bukan!"


"Tapi ini semua karena kamu" tunjuk Farel kesal

__ADS_1


"Jadi kamu berselingkuh lagi sekarang?" tanya Jihan


"Kamu bicara apa Ji"


"Aku tau mas,aku tau semua nya"


"Omongan mu tidak jelas" marah Farel lalu segera pergi lagi


"Mas"pekik Jihan hendak mengejar Farel tapi di tahan oleh sang mertua


"Ma, biarkan aku mengejar mas Farel"


"Ji...kalau Farel pulang kamu marah-marah begini Farel akan pergi,rumah tangga kalian akan berantakan Ji, cobalah untuk sabar sebentar lagi Farel sedang mencoba untuk menyesuaikan diri dengan situasi baru ini"jelas mama Farel


"Tapi sampai kapan ma! sampai kapan aku harus bersabar menunggu Farel menerima ku lagi"


"Kalian mempunyai anak,Farel menunggu lama untuk itu jadi mama rasa tidak akan lama Ji,jika kamu mau bersabar"


Jihan menghela nafas panjang,ntah sampai kapan kesabaran nya ini bisa bertahan.

__ADS_1


__ADS_2