
Gio segera membereskan berkas di atas meja kerja nya dia tau kalau malam ini Angel punya rencana untuk menjebak dirinya,tapi Gio berusaha tetap tenang dia tidak mau gegabah saat ini karena dia ingin mengikuti alur cerita yang di buat oleh Angel agar dia bisa membongkar satu persatu kejahatan Angel dan bisa menjemput mama nya pulang.
Ting.....
Satu pesan masuk di ponsel Gio
"Angel dan papa nya sedang berada di hotel XX bertemu dengan dua orang pelayan hotel dan dua orang lelaki lain" lapor orang suruhan Gio
"Apa lagi rencana mu Ngel, semakin kesini aku semakin tidak yakin dengan pernikahan ini" gumam Gio lirih sambil menghela nafas panjang,apa ini pertanda mereka tidak berjodoh karena ada saja penghalang untuk mereka segera menikah bahkan sifat Angel semakin menjadi-jadi.
****
"Bu aku izin ingin menikah?" tanya Via pada bu Hani
"Vi,apa kamu tidak salah bicara?usia mu masih muda Vi"
"Apa tidak boleh menikah muda bu?" tanya balik Via
"Boleh nak tapi ibu rasa belum waktunya kamu menikah,lagi pula selama ini kamu tidak pernah dekat dengan lelaki,kenapa sekarang tiba-tiba ingin menikah?"
"Aku.... lelaki ini cukup dewasa dan baik bu,kak Mita kenal"
"Ibu bicarakan dulu dengan kakak mu,dalam Minggu ini Ibu akan ikut kak Mita ke Jakarta" ujar Bu Hani
Bu Hani menutup ponselnya dan menghela nafas berat,apa mungkin Via menikah di usia yang masih sangat muda,Mita saja di usia matang bisa gagal apalagi Via di usia muda,bu Hani menggeleng kepala nya pelan,apa jadi nya jika pernikahan Via gagal du tengah jalan,dia tidak sanggup melihat anak perempuan nya menjadi janda,cukup Mita yang mengalami kegagalan jangan Via,hati ny belum sanggup melihat dua buah hati tercinta nya sama-sama menjanda.
"Ada apa bu?" tanya Mita yang baru pulang dari pasar dengan bu Ratih
"Via akan menikah"
__ADS_1
"Via!!! menikah,jangan bercanda bu, dia tidak memiliki kekasih selama ini" ucap Mita terkejut
"Itu lah Mit yang ibu takut kan,ada apa? atau jangan-jangan Via di jebak"
"Tidak mungkin bu, nanti aku yang bicara pada Via,jika memang lelaki yang akan menikahi nya baik dan bertanggung jawab kenapa tidak"
"Dia bilang baik tapi ibu takut Mit,takut!" aku bu Hani menitikkan air mata,dia trauma akan Mita
"Bu,maaf jika saya ikut campur tapi saya tau ketakutan ibu, setiap anak berbeda rezeki bu, berbeda takdir dan berbeda nasib, mungkin ibu takut apa yang terjadi pada Mita akan terjadi pada Via tapi itu semua atas dasar keinginan tuhan bu,jangan terlalu cemas insya Allah mereka di lindungi oleh Tuhan, apalagi Mita dan Via anak-anak yang kuat, bertahan hidup di Jakarta tidak mudah bu tapi Mita bisa membuktikan kalau dia mampu,dia tumbuh menjadi pribadi yang hebat hanya nasib saja belum berpihak pada nya, tapi saya yakin ada pelangi setelah hujan, Allah hanya ingin menguji dirinya saja"Jelas Bu Ratih panjang lebar membuat Bu Hani terdiam,dia juga berharap seperti itu kedua anak nya bahagia di rantau orang.
"Terimakasih bu,saya titip Mita dan Via ya bu, saya takut tidak bisa menjaga mereka lagi, tidak ada yang mengarah mereka"
"Tidak boleh begitu bu, rezeki, jodoh,maut semua di tangan tuhan kita hanya menjalani nya saja,saya yakin Mita dan Via akan mendapatkan jodoh terbiasa dalam hidup mereka"lanjut Bu Ratih dan dia Amin kan olah Mita dan Bu Hani.
****
"Awalnya iya sayang tapi papa tiba-tiba datang dan menginap dan sini, beliau ingin bertemu dengan mu"
"Papa! kenapa tidak mengabarkan ku?"
"Papa tidak ingin kamu repot-repot menjemput nya"
"Di mana beliau?" tanya Gio
"Sebentar lagi juga datang tadi masih di kamar nya"
Tak berselang berapa lama Piter turun dengan satu asisten nya,Gio yang memang sopan segera menyalami sang calon mertua.
Tak lupa Gio mengirimkan pesan pada pengawal nya untuk selalu berjaga-jaga di belakang Gio tanpa di curigai Angel dan papa nya, bagaimana pun juga Gio tak percaya pada calon mertua nya ini sejak mamanya menyebutkan nama Piter.
__ADS_1
"Kenapa tidak mengabarkan ku om kalau akan ke Indonesia?" tanya Gio
"Hanya kejutan kecil untuk putri cantik ku itu"
"Bagaimana dengan rencana pernikahan kalian?kenapa belum juga terealisasi?"
"Mama hilang om"
"Hilang??? kenapa Angel tidak memberikan saya kabar"
"Papa terlalu sibuk,jadi aku tidak berani menyampaikan nya" potong Angel yang tak ingin di salah kan
"Tidak masalah om,do'a kan saja semoga cepat di temukan dan kami bisa segera menikah" jawab Gio
"Om juga berharap demikian Io, karena Om tidak bisa berlama-lama di sini,banyak yang harus om urus di sana,kalau bisa kalian menikah secepatnya"
"Saya belum bisa menikah jika Mama belum di temukan om" jawab Gio tegas membuat Angel kecewa,kenapa papa nya harus memiliki ide menculik calon mertua nya,hanya menghambat pernikahan nya dan Gio terjadi.
"Om mengerti io tapi kasian Angel jika-"
"Om...saya tidak bisa" potong Gio membuat Piter mengepalkan tangannya kesal,kenapa Bu Ratih harus kabur, andai saja bu Ratih masih dalam genggaman tangan nya sudah pasti dia bisa meraup uang Gio dan setelah itu membunuh nya dan Gio hanya menemukan mayat nenek tua itu dan anak nya bisa segera menikah.
"Oke.... sebaiknya kita tenangkan pikiran terlebih dahulu,Om sudah memesan beberapa menu favorit di sini dan juga minuman,malam ini om ingin kamu melepaskan semua beban mu,besok om akan bantu kamu mencari mama mu" Bujuk Piter mencair kan suasana
Beberapa pelayan datang membawa kan makanan lezat dan menghidangkan nya di atas meja,Gio menatap makanan tanpa ekspresi, dia takut jika Piter memasukan sesuatu di makanan nya ini.
"Ayo silakan di makan,ini semua favorit Angel,biar nanti setelah menikah kamu mengetahui kesukaan nya" ujar Piter tersenyum kecil menatap Gio dan Angel bergantian
Gio hanya mengangguk patuh.
__ADS_1