
"Io... Minggu depan ulang tahun perusahaan kita,papa rasa itu waktu yang tepat untuk mengenalkan Mita pada karyawan mu,agar mereka tau kalau kamu sudah menikah" usul pak Alexander
"Tapi Mita seperti nya belum siap pa"
"Mit, tidak ada yang perlu kamu takut kan sayang,ada mama dan papa di sana,kamu saat ini sudah menjadi menantu Alexander dan semua karyawan harus menghormati mu" ujar Bu Ratih
Awalnya Mita ingin menyembunyikan status nya sebagai istri Gio karena ada Farel di sana tapi dia juga tidak boleh egois,Gio butuh pengakuan dan butuh pendamping.
"Bagaimana Mit?" tanya Papa Gio
"Insya Allah siap pa" jawab Mita dan di iringi senyum bu Ratih,dia percaya Mita bisa mendampingi Gio sebagai istri yang baik.
****
Gio memeluk tubuh Mita dari belakang dan mencium pipi istri nya ini beberapa kali
"Seperti nya beberapa hari ini aku akan pulang telat,jika kamu mengantuk bisa duluan tidur karena aku harus menyelesaikan pekerjaan sebelum acara ulang tahun perusahaan"jelas Gio
"Hmmm......"
"Jika ingin ke butik kabari aku terlebih dahulu sayang"
"Kenapa?" tanya Mita heran, sebelum nya Farel tidak pernah meminta Mita mengabarinya seperti Gio
"Agar aku tau keberadaan mu,jika ada waktu senggang aku yang akan menghampiri mu ke butik" jawab Gio,Mita lagi-lagi tersenyum dengan perlakuan suami nya ini
"Jangan terlalu lelah bekerja,kita coba dulu bulan ini,jika memang tak ada hasil bulan depan setelah acara kita ke Singapura untuk bertemu dokter kandungan terbaik"ucap Gio lalu mencium pipi Mita lagi
Mita sedang merapikan pakaian mereka kedalam lemari,kamar Gio lebih besar di bandingkan kamar Mita dan Farel dulu karena rumah Gio juga jauh lebih besar tapi semua pekerjaan rumah di kerjakan oleh para pembantu,Mita hanya mengurusi keperluan Gio karena Gio ingin semua yang di kenakan di pilih oleh Mita.
"Hari ini kamu ke kantor?" tanya Mita dan di anggukki Gio
__ADS_1
"Tapi siang ini aku akan pulang,hanya menandatangani berkas untuk meeting besok,kamu mau ikut?" tanya Gio dan di jawab gelengan cepat dari Mita,dia belum siap untuk hari ini.
"Jika butuh sesuatu katakan pada mama,pada bik Lasih juga bisa"
"Kasian beliau sudah terlalu tua" jawab Mita
"Beliau pengasuh ku dulu,mama sudah meminta jangan bekerja lagi tapi Beliau tidak mau mendengar kan nya"
"Pantas saja beliau sangat perhatian pada mu ya"
"Bu Lasih sebatang kara sayang,dulu pernah menikah tapi tidak memiliki anak dan bercerai hingga dia memutuskan menghabiskan waktu nya di sini" jelas Gio membuat Mita terdiam sejenak, apakah mungkin hidup nya akan sama dengan bu Lasih nanti nya
"Jangan berpikir aneh-aneh sayang, tidak akan terjadi apa-apa " ujar Gio membuyarkan lamunan Mita,Gio seolah tau isi kepala Mita saat ini.
"Aku berangkat dulu,jangan ada yang menjadi beban di hati mu,mama akan menemani mu du rumah jika tidak pergi ke butik " ucap Gio dan di anggukki Mita patuh
Mita mengantarkan Gio sampai ke depan pintu rumah lalu menyalami punggung tangan suaminya ini,Gio mencium kening Mita dan melambaikan tangan nya saat hendak masuk kedalam mobil.
****
Angel menunggu kedatangan Gio di parkiran kantor, sudah dua hari ini dia menunggu tapi Gio tidak kunjung datang.
Angel mendekat ke arah mobil Gio dan menggedor nya.
"Io....buka pintu nya sayang,ini aku" ucap Angel
Gio membuka pintu mobilnya dan menatap tajam wajah Angel,masih berani perempuan ini mengusik nya pikir Gio
"Io...aku ingin bicara"
"Ada apalagi Ngel, hubungan kita sudah berakhir"tegas Gio sambil meraih tas nya dan hendak berjalan
__ADS_1
"Io...aku ingin kita bicara dengan tenang,jangan begini io,aku hanya ingin mengatakan sesuatu yang akan membuat mu berpikir mengakhiri hubungan kita"
"Apapun itu aku tidak peduli" jawab Gio sinis sambil terus berjalan tanpa memperdulikan Angel
"Io....aku hamil...aku hamil anak mu io" ucap Angel membuat Gio mengehentikan langkah kaki nya dan Angel tersenyum kecil,Angel tau Gio pasti berubah pikiran
Gio berjalan mendekati Angel
"Jangan membuat berita yang membuat mu terseret ke bui"
"Aku jujur io,ini anak mu"isak Angel, meskipun Angel tau kalau dirinya sudah di tiduri lelaki lain tapi dia tetap mengatakan kalau anak ini milik Gio
"Apa kau lupa atau memang pura-pura lupa kau sudah tidur dengan siapa?"
"Tapi sebelum nya aku tidur dengan mu io"
"Jangan Gila Ngel,aku sudah memiliki istri" tegas Gio
Angel menggeleng kan kepala tidak percaya dengan ucapan Gio.
"Hahaha.....jangan ngarang io,kamu hanya mencintai ku, tidak akan ada perempuan lain,aku bisa buktikan ini anak mu io,beri aku kesempatan"
"Apa aku harus minta Satpam untuk mengusir mu lagi"
"Io,aku akan buktikan ini anak mu tapi setidaknya beri aku waktu untuk menjadi istri mu sampai anak ini lahir" mohon Angel
"Perempuan Gila"
"Ya...aku gila Io,gila karena kamu,kamu mencampakkan ku io,apa kamu lupa kalau aku yang selama ini menemani mu,aku yang selama ini ada untuk mu,ini anak mu io" pekik Angel tidak terima, hingga banyak karyawan yang melihat perdebatan mereka
Gio memanggil Satpam untuk membawa Angel pergi,dia tidak ingin reputasi nya hancur di sini karena Angel.
__ADS_1