Sahabat Ku Musuhku

Sahabat Ku Musuhku
Rujuk


__ADS_3

Kabar kehamilan Mita sudah di ketahui oleh Farel karena beberapa hari ini Gio di sibukkan dengan permintaan ngidam Mita membuat Gio tidak fokus dalam bekerja.


Via juga bahagia karena akhirnya kakak kesayangan nya itu bisa menyusul dirinya untuk hamil.


"Ternyata benar yang dikatakan oleh Via,Mita tidak mandul tapi dia yang tidak ingin mengandung anak dari ku ma"gumam Farel pelan


"Rel..kamu juga sudah memiliki anak dari Jihan kenapa harus memikirkan Mita terus" ujar Mama Farel


"Tapi ma aku masih mencintai Mita, tidak semudah itu untuk melupakan nya"


"Tidak ada gunanya juga meratapi semua ini Rel, fokus pada Jihan dan anak mu, kembali rujuk agar anak mu tidak kehilangan kasih sayang"


"Tidak!!! cukup aku hancur di tangan jihan ma, tidak untuk kedua kalinya,aku tidak ingin rujuk pada nya"


"Tapi anak mu butuh ayah rel"


"Aku tetap bertanggung jawab ma,tapi tidak sepenuhnya karena aku sudah memberikan tempat tinggal yang layak untuk mereka untuk saat ini jangan mengganggu diriku"


"Rel-"


"Stop ma aku tidak ingin berdebat" potong Farel Lalu segera pergi

__ADS_1


Kepalanya serasa ingin pecah saat ini karena Mita bisa mengandung anak Gio, sementara menikah dengan nya tidak bisa, andai saja dia bisa bersabar dan fokus pada pernikahan nya tidak mungkin Mita saat ini di miliki orang lain.


****


"Kenapa harus repot-repot bu,nanti aku dan mas Gio yang akan pulang setelah kandungan ku kuat" ucap Mita pada ibu nya, mendengar kabar kehamilan Mita ibunya langsung datang ke Jakarta


"Ibu terlalu bahagia Mit, Alhamdulillah ya nak do'a ibu di dengar oleh yang mahakuasa,ibu senang sekali mendengar kamu hamil"


"Iya bu,aku juga tidak menyangka hanya beberapa bulan menikah bisa hamil sedangkan ibu tau sendirikan kalau dulu aku-"


"Tuhan percaya pada kamu dan Gio,Mit"potong ibu Mita dan di anggukki Ita setuju


"Via bagaimana kabar nya?"


"Kamu dan Via beruntung bisa memiliki suami-suami yang siaga, ibu juga suka pada Akmal dia sopan,baik, Alhamdulillah kalian bisa menemukan pasangan masing-masing,ibu sudah tua hanya bisa berdo'a untuk keluarga kalian"


"Iya bu.... Alhamdulillah ya"


"Sayang" panggil Gio yang baru datang membawa pesanan Mita


"Ibu....kapan datang?" tanya Gio sedikit terkejut melihat ada sang mertua di ruang keluarga

__ADS_1


Gio segera menyalami punggung tangan sang mertua dan di sambut baik oleh ibu Mita.


"Ibu kenapa tidak bilang mau datang,kalau tau aku bisa jemput ibu"


"Ibu mau beri kejutan buat kalian"


"Sayang kenapa tidak bilang kalau ibu datang?"


"Aku juga tidak tau kalau ibu bakalan datang, kemarin aku menghubungi ibu, beliau bilang belum bisa kemarin, tau-tau nya sudah nongol di rumah"jelas Mita


"Mertua mu mana Mit?"


"Mama dan papa pergi ke luar kota bu, ada acara"jawab Gio


"Via tau ibu datang?"


"Tidak... ibu tidak mengabari apapun pada Via, ibu sengaja ingin menemani kalian lama di sini"


"Aku senang keadaan ibu sehat,dan bisa menemani kami di Jakarta,kalau bisa sampai aku dan Via melahirkan bu" pinta Mita


"Semoga ibu terus di berikan kesehatan ya nak agar bisa melihat cucu-cucu ibu"

__ADS_1


"Amiin......" sahut Mita dan Gio serentak


__ADS_2