
"Kenapa Vi" tanya Mita sedikit curiga karena tiba-tiba ekspresi adik perempuan nya berbeda,Via seperti mencemaskan sesuatu.
"Tidak apa-apa kak,kakak bisa temani aku ke rumah sakit?" tanya Via
"Ada apa?"
"Aku belum sempat cek kehamilan ku kak,mas Akmal sedang sibuk, katanya ada proyek penting untuk beberapa hari ini, kalau kakak tidak keberatan temani aku"
"Kok bisa samaan gitu ya Vi,Mas Gio juga sibuk sekali karena akan ada acara ulang tahun kantor nya,Vi.... Minggu depan temani kakak ya ke acara kantor Mas Gio, soalnya kamu tau sendiri kan ada Mas Farel di sana, apalagi dia belum tau kalau kakak sudah menikah dengan Mas Gio,kakak bingung kalau sendirian"
"Boleh kak, sekalian aku ingin lihat reaksi Farel saat tau kalau kakak menikah dengan Mas Gio, mungkin saja dia syock berat" jawab Via terkekeh kecil,Via memang sudah lama tak menyukai Farel sejak dia melihat Farel berselingkuh dengan Jihan
"Nggak boleh ngomong gitu Vi, bagaimana pun juga dia mantan kakak ipar mu dulu"
"Itu dulu kak, sekarang sudah beda,aku juga ingin melihat Jihan kak, dia pasti berpikir kalau kakak saat ini tengah bersedih menangisi suami nya itu"
Mita menggeleng pelan melihat Via yang sangat bersemangat bercerita tentang Farel dan Jihan.
__ADS_1
Via meninggalkan Mita sejenak untuk mengganti pakaian.
****
"Alhamdulillah semua nya baik-baik saja,bulan depan bisa kemari lagi bun melihat perkembangan nya, Jika ada gejala mual muntah itu biasa untuk ibu hamil di trimester pertama" jelas Sang dokter
"Apa ada pantangan dok?" tanya Mita
"Tidak, selagi itu membuat ibu nya nyaman tidak ada pantangan,makan saja selagi bunda nya berselera.Nanti akan saya resep kan vitamin nya ya, selamat untuk kehamilan nya bun, semoga sehat sampai hari H ya"
"Terimakasih dok " jawab Via tersenyum. manis sambil mengusap lembut perut nya
"Brugk"tiba-tiba Mita menabrak seseorang saat menuntun Via keluar ruangan
"Ibu" panggil Mita pelan
"Kamu....!!! apa kamu tidak punya mata sampai menabrak sembarang" ujar Ibu Farel sinis
__ADS_1
"Maaf bu,saya tidak sengaja"
"Tidak sengaja kata mu, memang nya tubuh ku tidak kelihatan sampai kamu menabrak nya,jangan alasan kamu! saya tau kamu masih dendam kan dengan saya karena mengizinkan Farel menikah dengan Jihan, seharusnya kamu sadar diri Mit,kamu itu perempuan mandul jadi tidak mungkin Farel bertahan hidup dengan mu"
"Stop....ibu tidak ada hak untuk mengatakan kakak saya mandul, hati-hati kalau bicara bu,jangan sampai ucapan ibu ini membunuh ibu sendiri" jawab Via emosi menunjuk Mama Farel dengan telunjuk nya,Via terlalu geram dengan tingkah mantan mertua kakak nya ini,dulu dia tak bisa membantah karena masih menghormati kakak nya tapi Kini Via tak ingin kakak nya di tindas lagi.
"Vi....jangan emosi,ingat dengan janin mu" bisik Mita
"Cih....tau apa kamu dengan ucapan saya,anak baru kemarin sore saja sudah belagu kamu"
Jihan keluar dari ruangan anak dengan menggendong bayi nya,Jihan baru selesai imunisasi anak nya melihat Sang mertua bertengkar dengan Mita membuat nya sedikit menyunggingkan senyuman,ntah kenapa dia sangat tidak menyukai Mita, mungkin karena Farel sampai saat ini belum bisa Move on dari mantan istri nya ini.
"Ma..."panggil Jihan mendekat
"Kamu sudah selesai Ji?" tanya mama Farel dan diangguki Jihan
"Kamu lihat ini,baru saja menikah mereka sudah memiliki anak,jika Farel bertahan dengan mu hingga saat ini pasti aku belum bisa menimang cucu" ketus nya
__ADS_1
"Anak hasil Zina saja bangga,ayo kak nggak usah di ladeni lagi, berlama-lama di sini membuat ku gerah melihat pelakor ini" ujar Via menarik tangan Mita lalu mengajak pergi
"Brengsek kamu" pekik Jihan yang tidak terima dengan ucapan Via tapi dia tak bisa mengejar Via karena sedang menggendong anak nya.