Sahabat Ku Musuhku

Sahabat Ku Musuhku
Pengantin baru


__ADS_3

Akmal dan Via saling lirik saat pengantin baru ini keluar untuk sarapan bersama.


"Kesiangan bro" goda Akmal membuat Mita menunduk malu sedangkan Gio memukul pelan lengan ipar nya ini.


"Ayo makan" ajak Bu Ratih menarik satu kursi untuk sang menantu


"Mau yang mana sayang?" tanya bu Ratih pada Mita membuat Ibu Mita yang melihat nya tersenyum kecil,Bu Ratih memang sangat menyayangi anak nya, beruntung Mita bisa menjadi bagian dari keluarga ini pikir nya


"Sayur saja bu" ujar Mita pelan


"Harus banyak makan kak,nanti tidak kuat" goda Via


"Seperti pengalaman saja kamu ya" sahut Bu Hani ikut menimpali candaan anak bungsu nya ini membuat Via menyeringai lebar


"Mit,sore ini seperti nya ibu harus pulang nak,jika ada sesuatu kamu bisa datang menemui ibu ya"


"Tapi bu-"


"Sayang,ibu tidak apa-apa nak, ibu akan selalu sehat jika kalian bahagia" potong bu Hani

__ADS_1


Mita menatap Gio,dia ingin ibu nya tinggal bersama mereka tapi memang belum ada obrolan dari Gio


"Bu,jika tidak keberatan ibu di sini saja dulu,Mita mungkin masih merindukan ibu"ucap Gio


"Nak Gio,ibu titip Mita,ibu bisa menjaga diri sendiri,dulu juga ibu tinggal sendiri bukan,jadi tidak ada yang perlu di khawatir kan,nanti ibu minta pada Hana untuk menemani ibu di rumah "Jelas bu Hani lagi,Hana adalah keponakan nya,Bu Hani sudah terbiasa di kampung karena keluarga nya masih banyak di sana.


"Kalau itu yang ibu mau kami bisa apa,nanti saya akan minta sopir untuk mengantarkan ibu pulang,dan saya akan berikan satu orang pembantu untuk ibu di sana,agar ibu tidak sendirian" ujar Gio


"Tidak perlu Nak-"


"Bu,benar kata Gio,ibu harus ada yang menemani di rumah,jika ibu perlu sesuatu hubungi kami" jawab Akmal dan diangguki Bu Hani.


****


"Seperti nya berlama-lama di sini membuat ku jenuh " ujar Mita yang seharian ini hanya menonton televisi di kamar pengantin mereka .


Setelah sarapan pagi tadi Mita dan Gio mengantarkan bu Hani di parkiran lalu masuk kembali ke kamar,bahkan makan siang di antar oleh pelayan ke kamar,Gio tak ingin keluar dia betah bercinta dan berpelukan saja di kamar dengan Mita.


Akmal dan Via sudah kembali ke rumah mereka, hanya tinggal pengantin baru ini yang masih betah berdua di hotel.

__ADS_1


"Besok kita pulang" jawab Gio santai,dia masih ingin bermalas-malasan, karena jika sudah di rumah pasti Mita akan di kuasai mama nya.


"Kenapa tidak malam ini saja?"


"Aku masih ingin di sini bersama mu,atau kita rencanakan bulan madu saja" usul Gio


"Tidak....di rumah juga bisa, pekerjaan ku masih banyak" tolak Mita,bukan dia tidak mau bersama Gio tapi percuma menurut Mita karena berbulan madu hanya di dalam kamar saja sama saja dengan bohong,bukan nya lebih baik melakukan di rumah saja lebih irit dan lebih menghemat tenaga menurut Mita, kalau di hotel ini lah yang terjadi,Gio tidak akan mau melepaskan nya.


Tiba-tiba Mita membayangkan jika Gio lelaki pertama yang mengambil keperawanan nya mungkin saja saat ini dia tidak bisa berdiri lagi karena kelelahan.


Mita menggeleng kan kepala nya sambil tersenyum kecil membuat Gio curiga


"Kenapa?"


"Tidak... tidak ada apa-apa,hanya saja sedang bahagia" elak Mita


"Benar kamu bahagia?"


"hmmm...aku harap ini pernikahan terakhir ku"

__ADS_1


Gio memeluk tubuh Mita erat dan mencium nya berkali-kali.


__ADS_2