
"Maaf kamu jadi ikut terlibat dalam urusan ku" ucap Mita tidak enak hati pada Gio,saat ini mereka tengah duduk di kafe depan rumah sakit,Mau tak mau Mita menceritakan siapa perempuan yang berada di rumah sakit tadi.
"Tidak masalah,apa kau butuh pekerjaan?" tawar Gio dan di jawab gelengan oleh Mita
"Lalu?? maaf jika aku bertanya lancang, bagaimana kau menghidupi diri mu sedangkan status mu Jan-da" ucap Gio pelan,dia merasa simpati dengan kehidupan Mita saat ini.
"Aku punya penghasilan sendiri" jawab Mita cepat
Gio mengerutkan keningnya
"Butik,aku punya butik io, meskipun tak sebesar butik Internasional tapi cukup lah untuk menghidupi ku bersama Via adik perempuan ku"
"Kamu punya adik?"
"Hmmm"
Gio semakin kagum melihat Mita, berjuang menghidupi dirinya dan adiknya sementara suaminya berselingkuh dengan perempuan lain hanya karena alasan anak,andai saja tidak ada Angel di sisinya mungkin saja dia akan mengejar janda cantik ini, tidak perduli Mita janda yang jelas Mita memiliki hati yang tulus.
"Wah... sayang sekali kita baru bertemu sekarang ya" ujar Gio
"Maksud mu?" tanya Mita tak mengerti
__ADS_1
"Ya,andai saja bertemu sebelumnya,aku pasti kan akan memesan pakaian pengantin ku pada mu" jawab Gio
"Kau akan menikah? wah selamat io"Ujar Mita antusias,dia menyukai cara Gio menyambut nya,Gio bukan lelaki angkuh menurut Mita, berbeda sekali dengan kekasih yang di bawa nya saat ulang tahun mama Akmal.
"Jangan bilang dengan-"
"Hmmm,,dia kekasih ku,kami menjalin hubungan sudah lama sekali dari aku kuliah dulu" jawab Gio
"Cantik,,tapi sedikit galak" ujar Mita tersenyum kecil tapi menurut Gio sangat manis hingga dia tak berhenti menatap Mita
"Oh,ya kamu kenapa bisa di rumah sakit?" tanya Mita
"Astaga mama " ucap Gio,dia baru mengingat jika tadi harus menebus obat untuk mama nya
"Aku harus menebus obat untuk mama ku Mit, beliau sedang di rawat di sini" jawab Gio bergegas berdiri
"Kamu mau ikut atau pulang?"
Mita melirik jam di tangan nya,dia harus kembali ke Butik karena Via pasti cemas saat ini.
"Seperti nya aku tidak bisa menemani mu,lain waktu kita ngobrol kembali,salam untuk mama dan calon mu io,jangan lupa undangan nya jika kau menikah" ucap Mita tersenyum
__ADS_1
Mita ikut beranjak dari kursi nya dan mereka berpisah,Gio bergegas kembali ke rumah sakit.
***
"Ma....mana Angel?" tanya Gio tak melihat Angel
"Tadi permisi keluar ada telpon"jawab Bu Ratih
"Kenapa lama sekali io?"
"Aku bertemu teman ku ma,dia sedang butuh bantuan" jawab Gio segera membuka beberapa pil obat dan memberikan nya pada Bu Ratih
"Mama istirahat dulu ya,jangan terlalu banyak pikiran,aku antar Angel pulang dulu, kasihan dia lama-lama di sini,mama tau sendiri kan Angel alergi bau obat, apalagi dia tidak akan nyaman di sini" ucap Gio
"Jangan lama-lama io"
"Iya,aku tadi sudah berbicara dengan salah satu dokter di sini, meminta satu perawat untuk menjaga mama jika aku pergi,papa juga sudah aku hubungi dan akan segera datang,mama tenang saja semua akan baik-baik saja dan aku akan segera menikah " jelas Gio,tapi bukan wajah bahagia di perlihatkan oleh Bu Ratih melainkan wajah sedih nya
"Ma,ada apa? "tanya Gio
"Tidak,mama hanya mengingat papa kenapa pergi terlalu lama" alasan Bu Ratih,papa Gio sudah tiga hari pergi keluar kota untuk perjalanan bisnis nya dan kembali hari ini karena mendapat kan kabar kalau istri nya du rawat.
__ADS_1
Gio mencium kening mama nya lalu segera pergi untuk mencari Angel.