
Waktu terus berlalu tak terasa kandungan Mita sudah makin membesar sementara Via sudah melahirkan anak perempuan dari huah cinta nya bersama Akmal,Mita sendiri saat ini sudah kesulitan untuk berjalan karena perutnya sudah membesar.
Gio selalu siaga,dia sudah jarang ke kantor karena takut sewaktu waktu Mita melahirkan,Mama Gio juga selalu di rumah karena takut sang menantu melahirkan sendiri.
Jihan dan Farel benar-benar bercerai,Farel sudah tidak mau bersama Jihan lagi,dia berpikir ingin menduda saja dulu untuk beberapa waktu ini, sedangkan Jihan kini pulang ke kampung halaman nya karena memang tidak ada penghasilan yang bisa di peroleh di Jakarta untuk kehidupan dirinya dan anak nya akhirnya Jihan memutuskan untuk menjual rumah pembelian Farel dan membawa anak nya pindah, mungkin dia bisa melanjutkan hidup yang baru tanpa bayang-bayang Farel di kampung.
****
"Io....perut ku mules"ucap Mita membuat Gio sedikit khawatir
"Mungkin kamu mau melahirkan sayang"
"Aku juga tidak tau, katakan pada mbok Minah untuk membawa semua keperluan ku dan baby kita,aku sudah tidak tahan",Ujar Mita sedikit meringis sambil mengusap perut nya lembut.
Gio segera memanggil pembantu mereka dan memanggil mama nya untuk menemani Mita sedangkan dia segera mengeluarkan mobil dari garasi.
Seisi rumah heboh karena akan menunggu kehadiran sosok orang baru di tengah-tengah mereka,Bunda Mita saat ini sedang berada di rumah Via,sejak melahirkan Via dan Akmal memiliki rumah baru dan membawa bunda Mita ikut serta tinggal di Jakarta agar lebih mudah bertemu cucu.
"Telpon bunda Io"pinta Mita pelan
"Iya sayang, sesampainya di rumah sakit nanti aku akan segera hubungi bunda dan Via" jawab Gio panik
__ADS_1
Gio mengemudikan mobil nya dengan kecepatan tinggi karena kasihan melihat Mita yang kesakitan,Mama Gio terus mengusap perut menantu nya ini agar Mita sedikit tenang.
****
Semua anggota keluarga mondar-mandir menunggu kabar dari kamar bersalin,hanya Gio yang boleh masuk selebihnya menunggu di luar,Bunda Mita tak henti-hentinya berdo'a karena riwayat Mita yang sulit hamil membuat mereka semua ketakutan.
hampir dua jam sudah mereka di luar tidak ada tanda-tanda Mita selesai melahirkan.
"Kenapa lama sekali" gumam Mama Gio pelan,dia juga memiliki kekhawatiran yang sama dengan bunda Mita.
Tak berselang lama Gio keluar dari kamar bersalin membuat semua nya lega.
"Alhamdulillah ma,,sehat,anak ku laki-laki"jawab Gio
"Alhamdulillah"
Terlihat jelas wajah bahagia Gio menyambut kehadiran anak lelakinya.
****
"Mirip mas Gio ya bun" ucap Via yang ikut menjenguk keponakan nya ini
__ADS_1
"Iya lah sayang memang anak nya Gio" jawab Akmal membuat semua tersenyum.
Sosok anak yang di dambakan oleh Mita selama ini hadir menjadi penyempurna diri nya sebagai seorang istri.
"siapa nama nya io?" tanya mama Gio
"Andra putra Alexander" jawab Gio
"Panggil saja baby An ma"lanjut Gio
Papa Gio segera menggendong cucu pertama nya ini, semua kekayaan di serahkan pada Andra saat ini.
Tak ada lagi yang lebih bahagia di bandingkan hadiah besar ini menurut Gio dan Mita.
*****
Tamat
Terimakasih untuk para pembaca sekalian yang sudah setia dengan bacaan saya,do'a kan saya selalu sehat agar bisa berkarya lebih banyak lagiππ
Terimakasih ππ
__ADS_1