
"Hallo ini aku Mita"
"Mita!!"
"Ya...maaf mengganggu mu pagi-pagi begini io,ada hal penting yang harus aku bicara kan"ucap Mita di sebrang sana
"Ya ada apa Mit" jawab Gio pelan dan langsung berdiri,dia harus menjauh dari Angel karena kalau Angel tau Mita menghubungi nya bisa-bisa cemburu tanpa alasan.
"Io saat ini bu Ratih mama mu ada bersama ku"
"Apa?? kamu yang menculik nya Mit?" tuduh Gio tiba-tiba
"Jangan sembarang io,aku menemukan beliau tergeletak di jalan semalam saat aku ingin pulang ke rumah ibu ku"jawab Mita ketus
Gio menghela nafas panjang mencoba mengontrol emosi nya.
"Lalu bagaimana keadaan mama ku?"
"Saat ini beliau aman bersama ku io,jangan khawatir beliau hanya trauma saja,tadi aku mendengar beliau bercerita kalau dia di culik dari rumah sakit saat aku menjenguk nya, untuk saat ini kamu jangan mengatakan pada siapa pun kalau mama mu ada bersama ku, beliau aman"tegas Mita
"Kenapa bisa begitu, keluarga kami cemas Mit,Papa tak tidur semalaman karena memikirkan mama"
__ADS_1
"Io....kamu belum tau siapa penculik nya bukan? saat ini mungkin saja penculik nya sedang mencari mama mu,aku tidak mau nyawa ku ikut terancam io,kamu berpura-pura saja kalau tidak tau keberadaan nya, mungkin saja penculik nya orang terdekat kalian,selain papa mu jangan katakan apapun io,aku juga punya keluarga" jelas Mita dan di anggukki Gio setuju karena memang terkadang musuh datang dari orang terdekat.
"Baik lah, tolong jaga mama ku Mit, terimakasih sudah menyelamatkan nyawa nya"
"Iya,biar saja beberapa hari ini beliau bersama ku hingga kamu bisa mengungkap siapa penculik nya,nanti aku akan mencari tau dari Bu Ratih apa saja yang dia ketahui selama beliau di sekap, untuk saat ini beliau sedang istirahat karena ada beberapa luka di tangan nya"
"Mit,sekali lagi aku berterima kasih pada mu, titip mama ku" ujar Gio pelan,dia bisa sedikit lega karena Mama nya berada di tangan Mita perempuan yang sudah dia kenal bahkan mama nya pun mengenal baik siapa Mita.
Gio menghela nafas panjang Alhamdulillah mama nya dalam keadaan baik-baik saja,apa dia harus memberitahu kabar ini pada papa nya tapi ada Angel, Mita tak mengizinkan nya,lebih baik dia mencari tau siapa penculik mama nya pikir Gio.
"Mita siapa?" tanya Angel
"Rekan bisnis ku" jawab Gio cepat
"Iya pa,nanti aku Transfer" jawab Gio
***
"Kenapa ibu tidak mau pulang sekarang?" tanya Mita lembut
"Ibu tidak ingin Gio menikahi Angel Mit,dia perempuan jahat,Gio hanya di jadikan alat pencetak uang untuk nya"
__ADS_1
"Kenapa ibu bisa bicara seperti itu bu?"
"Ibu dengar sendiri kalau dia akan menyingkirkan ibu,dan ibu yakin penculikan ini ada kaitannya dengan Angel,kalau ibu pulang sekarang pasti pernikahan Gio dan dia akan terjadi, jadi biarkan Gio mengungkap terlebih dahulu siapa Angel"
"Kenapa tidak langsung ibu cerita kan saja bu?"tanya Mita penasaran
"Gio cinta mati pada perempuan ular itu Mit, tidak akan mau dia mendengar kan ibu kalau tidak ada bukti"
"Kalau begitu biarkan saja Gio mengetahui kebusukan nya bu, sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga,saat ini lebih baik ibu ikut aku pulang kerumah ibu ku bu,dia sana Ibu bisa tenang"ajak Mita
"Boleh "
"Tapi-"
"Kenapa Mit?"
"Rumah ku kecil bu tidak seperti rumah di Jakarta"
"Mit,kamu membantu ibu saja sudah bersyukur dan berterima kasih, apalagi kamu mau menampung ibu,tak masalah bagi ibu sebesar apapun rumah mu yang jelas ibu bisa berteduh dan nyaman Mit, terus terang ibu masih trauma,takut dengan penculik itu" aku Bu Ratih, Mita bisa melihat ketakutan ibu tua ini.
"Kalau memang ibu tidak keberatan aku akan bawa ibu ke sana"
__ADS_1
"Terimakasih Mit, terimakasih...kamu memang perempuan baik"