Sahabat Ku Musuhku

Sahabat Ku Musuhku
Rujuk


__ADS_3

"Bodoh......bodoh kalian,kenapa dia bisa kabur,kerja kalian tidak ada yang becus" marah Piter pada anak buah nya melalui sambungan telepon.


"Maaf bos kami lengah"


"Cari dia sampai ketemu jangan sampai dia pulang kerumahnya,pantau terus di depan rumah nya jika melihat perempuan tua itu pulang langsung culik kembali,kali ini jangan di beri ampun bius dia agar tak bisa lari lagi" perintah Piter lalu menutup ponselnya dan membanting nya ke sofa.


"Bodoh..... semua bodoh,tidak ada yang becus bekerja, selalu tidak menyenangkan aku" ujar Piter semakin marah


"Angel segera bujuk Gio untuk mengirimkan uang secepat nya kalau tidak papa akan bunuh mama nya saat ini juga" ancam Piter segera menghubungi Angel


****


"Kenapa kamu belum juga mengirimkan uang nya sayang,apa kamu tidak sayang dengan nyawa mama mu" ujar Angel


"Bukan masalah uang nya sayang,aku mau mendengar dulu kondisi mama saat ini"


"Itu sama saja kamu mengulur waktu "


"Tenang saja Ngel,semua akan baik-baik saja" jawab Gio terlihat lebih santai membuat Angel curiga


"Terserah pada mu aku ikut saja yang jelas aku ingin secepatnya kita menikah "


"Iya setelah mama kembali kita bicara kan lagi"

__ADS_1


"Bagaimana jika tidak kembali?" tanya Angel


"Pasti kembali,apa kamu tidak ingin mama ku kembali?" tanya Gio sambil mengerutkan keningnya


"Jelas ingin lah,tapi sampai saat ini kamu sendiri tak menjelaskan apapun pada penculik itu, bagaimana bisa memastikan keadaan mama baik-baik saja,bisa saja saat ini penculik itu sedang menyiksa mama" sahut Angel sedikit menakuti Gio tapi Gio tau Mita perempuan baik,jika memang dia yang menculik mama nya untuk apa Mita menghubungi nya dan mengatakan kalau mama nya dalam keadaan aman.


"Aku akan segera menyelesaikan nya sayang,kamu tenang saja "


"Aku takut sayang,takut kalau penculik itu malah mengincar kamu setelah ini,jadi lebih baik di berikan segera uang nya agar semua nya selesai"bujuk Angel membuat Gio sedikit curiga kenapa Angel sangat mendesak nya,apa memang mengkhawatirkan mama nya atau ada maksud lain.


"Tidak akan sayang,aku bisa jaga diri"


****


"Ini juga sudah terimakasih bu,Mita anak yang baik dia bersedia membantu saya tanpa pikir panjang kalau nyawanya juga terancam"


"Memang nya ada apa Mit?" tanya Bi Hani menatap anak perempuan nya ini


"Bu Ratih di culik bu,tapi jangan mengatakan pada siapapun kalau bu Ratih ada di rumah ini bu"


"Kenapa bisa di culik?" tanya Ibu Mita penasaran


"Cerita nya panjang bu,dan susah di jelaskan karena memang belum ada bukti, takut nya malah jadi su'uzon,lebih baik bu Ratih beristirahat di sini dulu bu" jawab Mita

__ADS_1


"Tapi-"


"Tidak apa-apa,aku juga akan berada di sini untuk beberapa hari ini bu, menemani bu Ratih.Oh ya,semalam ibu menghubungi ku ada apa?" tanya Mita sambil menyuap makanan di mulut nya


"Farel...Farel mendatangi ibu"


Mita menghela nafas panjang dia tau maksud kedatangan mantan suami nya itu pasti meminta balikan.


"Bu,aku dan Mas Farel sudah resmi bercerai dan tidak akan kembali lagi bu" jelas Mita


"Nak Farel mau memaafkan mu Mit,dia memaafkan semua kelakuan mu yang dulu-dulu, tinggal kan selingkuh mu dan kembali rujuk pada nya"


"Selingkuh! apa ibu sudah termakan oleh ucapan nya bu?"


"Ibu memang tidak percaya Mit,ibu tau kamu. tapi ibu juga tidak ingin rumah tangga anak ibu berantakan,jika memang bisa di perbaiki apa salah nya nak"


"Hmmm....maaf saya memotong pembicaraan kalian,tapi saya yakin pada Mita bu,jika Mita Sudah mengambil keputusan berarti Mita sudah siap dengan konsekuensinya,Sudah siap dengan apa yang akan di hadapi nya,saya belum lama mengenal Mita bu,tapi dalam pandangan saya Mita perempuan baik,kuat dan juga pintar" bela Bu Ratih dan membuat Mita tertunduk


"Bu, percaya pada ku, semua yang aku lakukan itu lah yang terbaik bu,tidak ada yang lebih baik dari keputusan ini" ujar Mita menggenggam tangan ibu nya


Bu Ratih menatap Mita,dia kagum pada sosok perempuan tangguh seperti Mita,bisa bangkit dalam keterpurukan meskipun badai menghantam nya,dan Mita tipe perempuan berhati mulia, meskipun suaminya sudah melakukan kesalahan dia tak pernah mengungkapkan nya,dia bisa memendam sendiri dengan cara mencari kegiatan positif tanpa memikirkan masalah yang ada.


Bu Hani mengusap lembut tangan Mita,dia percaya pada anak nya ini,Mita memang dari dulu pintar menyelesaikan masalah sendiri tapi dia juga sedikit kasihan kenapa Mita yang baik bisa berpisah,apa kurang nya Mita pikir Bu Hani.

__ADS_1


__ADS_2