Sahabat Ku Musuhku

Sahabat Ku Musuhku
Hamil


__ADS_3

"Hamil" pekik Bu Ratih bahagia membuat seisi rumah heboh


Bu Ratih sengaja memanggil dokter pribadi mereka untuk datang kerumahnya karena dia melihat gelagat berbeda dari Mita,dia curiga jika Mita saat ini tengah berbadan dua ternyata kecurigaan nya itu tepat..


"Seperti nya iya bu,tapi untuk membuktikan nya langsung datang ke rumah sakit saja" jawab sang dokter


"Pa.....papa,kita jadi oma dan opa" ucap Bu Ratih tersenyum manis,dia tidak bisa lagi menyembunyikan kebahagiaannya.


"Kamu telat sayang?" tanya Gio dan di anggukki Mita pelan, memang Mita sudah telat datang bulan beberapa hari ini tapi untuk bulan ini dia sengaja tidak menggunakan tespek karena takut hasilnya negatif seperti sebelum-sebelumnya dan membuat nya kecewa.


"Alhamdulillah"


"Tapi masih belum pasti,aku takut membuat kamu kecewa" aku Mita pelan


"Apapun hasilnya aku terima,sore ini kita langsung periksa ke klinik ya" ajak Gio dan diangguki Mita patuh.

__ADS_1


Bu Ratih tersenyum kecil melihat kebahagiaan anak dan menantunya ini semoga Mita benar-benar hamil agar bisa melengkapi hari-hari keluarga mereka,ibu paruh baya ini sangat menginginkan kehadiran seorang cucu di rumah besar nya ini.


"***


"Jangan gila rel, kamu mau di pecat dan menjadi pengangguran" ujar Diana


"Tapi perasaan ku beda Di,aku ingin melihat keadaan Mita meskipun sebentar saja"


"Rel..itu hanya perasaan bersalah mu saja karena dulu sudah menyia-nyiakan Mita dan sekarang dia di miliki orang lain kamu malah tidak terima"


"Di..aku hanya ingin memastikan saja tidak lebih"


Farel terdiam kaku,benar yang di katakan Diana kalau Mita adalah istri dari bos nya, perempuan yang sudah dia sia-sia kan dulu.


***

__ADS_1


"Selamat pak..buk...janin nya berkembang dengan baik" ujar Sang dokter membuat Mita terdiam dan menitikkan air mata,dia hamil!!"


Perempuan yang di hina habis-habisan ini hamil, perempuan yang di katakan mandul dan di tinggal kan suami pertama nya ini tengah hamil saat ini.


"Sayang" panggil Gio membuat lamunan Mita buyar


"Saya benar-benar hamil dok?" tanya Mita menyakinkan


"Ya bu... usianya sudah enam Minggu dan harus di jaga dengan baik ya"jawab sang dokter tersenyum kecil


"Makanan nya harus bergizi bu,susu ibu hamilnya jangan lupa agar ada nutrisi pada janin ibu,jika ada keluhan bisa kembali lagi kemari" jelas sang dokter sambil meresepkan beberapa vitamin untuk Mita.


Setelah keluar dari ruangan dokter kandungan tersebut Gio menuntun Mita pelan,Gio juga ikut bahagia karena istri nya ini hamil, mukjizat yang mereka tunggu selama ini, ternyata Tuhan tidak tidur dia selalu mendengar do'a umat nya yang teraniaya pikir Mita.


"Kamu sedih?" tanya Gio saat mereka sudah di dalam mobil

__ADS_1


"Aku bahagia io... Terimakasih sudah membuat ku menjadi wanita seutuhnya dan kamu sayang terimakasih sudah hadir di rahim mama dan membuat mama menjadi wanita sempurna" ujar Mita tersenyum manis sambil mengelus perut nya yang masih datar.


Tak ada lagi yang lebih bahagia selain kabar ini bagi Mita.


__ADS_2