
Happy Reading! and always to smile!🙂
Saat Nadya tenggelam ada seorang gadis yang menolongnya. Gadis itu berhasil membawa Nadya kedaratan dengan dibantu oleh sang Tante(Bertha Katya Andriana). Dari percakapan singkat antara gadis itu dengan Bertha kita dapat mengetahui bahwa gadis itu adalah Selma, pengirim paket Nadya selama ini. Kini gadis itu tengah berusaha membangunkan Nadya yang tak sadarkan diri. Mereka langsung membawa Nadya ke dalam mobil dan membawanya ke rumah sakit.
***
Akhirnya Nadya sudah berada di ruang rawat rumah sakit. Saat Selma akan menghampirinya tak sengaja ia mendengar pembicaraan perawat disana yang mengatakan bahwa keadaan Nadya kritis. Seketika kakinya lemas dan terduduk dilantai, melihat itu Bertha membantunya bangkit dan menenangkannya.
***
Sementara itu keesokan harinya ada kehebohan di SMA SEMESTA yaitu ditemukan mayat yang diyakini adalah mayat Nadya namun tubuh mayat itu sudah hancur karena kecelakaan tabrakan semalam dan tidak bisa diidentifikasi tapi semua siswa-siswi yakin itu adalah mayat Nadya yang membuat seluruh siswa-siswi berkerumunan.
Dan di saat yang bersamaan ada seorang gadis cantik dengan 2 gadis cantik lagi disampingnya. Ya gadis itu adalah Selma dan kedua sahabatnya yaitu Sendra Zerlina Faira dan Scarlet Laika Nayra.
Karena tertarik dengan kerumunan itu Selma dengan teman-temannya mendekati kerumunan itu. Selma masih bingung apa yang sebenarnya terjadi. Sampai ada seorang siswi yang menjerit dan membuat hening suasana.
Saat suasana sudah hening ia maju dan…
"Ini semua karena ulah Angelyna dengan teman-temannya dan juga kak Floretta dengan teman-temannya"ucapnya dengan penuh penekanan
"Maksudmu apa hah?"ucap Angelyna yang tak terima dengan tuduhan itu.
"Iya, maksudmu apa mengaitkanku dengan hal ini?"marah Floretta
"Maksudku adalah jika bukan karena kalian yang selalu membully Nadya dan membuatnya dikeluarkan dari sekolah ini maka mungkin sekarang Nadya masih hidup"ucapnya yang mulai sedih mengingat semua yang dialami Nadya.
"Sandrina! Jaga ucapanmu! ingat Nadya dikeluarkan dari sekolah ini karena dia terbukti mencuri jadi itu bukan kesalahanku"
"Mencuri? Benarkah Nadya mencuri? Atau ada yang menjebaknya?"ucapnya dengan penuh penekanan
Sementara Aidyn yang semenjak tadi terduduk menatap tidak percaya pada mayat itu yang diyakini adalah mayat Nadya, pacarnya. perlahan bangkit dan…
"Ini semua salah kalian!"kata Aidyn dengan telunjuknya yang menunjuk pada Angelyna cs(ANGELERD) dan Floretta cs(FLORETTY)
Setelah selesai mengatakan itu Aidyn pergi dengan teman-temannya (REDFY)
Seketika itu Selma mulai mengerti alasan kenapa Stesia berniat bunuh diri. Dan Selma bertekad akan menghukum mereka karena telah membuat Stesia seperti sekarang.
Sejak kecil hanya Selma yang memanggil Nadya dengan nama Stesia.
"Jadi ini alasan kenapa kamu ingin bunuh diri Stesia. Aku akan membalasnya untukmu Stesia!"sumpah Selma dalam hati
Dan hanya Selma yang tahu bahwa mayat itu bukanlah mayat Nadya karena Nadya masih hidup dan bersama dengannya.
Beberapa menit kemudian pelajaran dimulai di kelas 10 IPA 2, yang merupakan kelas Nadya.
"Anak-anak hari ini kita kedatangan 3 siswi baru"beritahu Bu Belinda, selaku wali kelas 10 IPA 2
__ADS_1
"Masuklah!"perintah Bu Belinda pada 3 siswi disampingnya.
"Perkenalkan namaku Selma Priscilla Marynka, biasa dipanggil Selma"
"Hai, perkenalkan namaku Sendra Zerlina Faira, bisa dipanggil Sendra"
"Halo, perkenalkan namaku Scarlet Laika Nayra, kalian panggil Scarlet aja"
"Baiklah, kalian boleh duduk di kursi yang masih kosong!"perintah Bu Belinda
"Baik, hari ini kita akan membahas mengenai…"ucapan Bu Belinda terhentikan oleh ketukan pintu
"Permisi,Bu Belinda. Hari ini kita juga kedatangan guru baru. Jadi bisakah dia memperkenalkan diri dikelas anda?"jelas Edward,selaku kepala sekolah
"Oh tentu, tentunya dengan senang hati. Silahkan!"
Edward dan guru baru itu masuk
"Halo semuanya, perkenalkan nama bapak Andry Bastian Davion. Kalian bisa memanggil bapak dengan nama Bastian."
***
Kini kondisi kantin begitu ramai dengan para siswa-siswi yang makan siang sambil berbincang dengan teman semejanya. Begitupun dengan Selma dan teman-temannya.
Sementara ditempat lain yaitu kantor guru
"Bu Belinda! bukankah disekolah ini ada siswi yang mendapatkan beasiswa?"
"Oh, tentang siswi itu. Dia sudah dikeluarkan dari sekolah ini"
"Dikeluarkan? kenapa?"
"Karena dia terbukti mencuri barang siswa lain"
"Mencuri?itu tidak mungkin"gumam Bastian yang masih bisa didengar Belinda
"Kenapa tidak mungkin?"tanya Belinda yang mendengar gumaman Bastian
"Ah, tidak"
Sekolah telah usai 30 menit yang lalu dan seluruh penghuni sekolah sudah kembali ke rumah masing-masing, tapi kini Bastian sedang duduk di sebuah cafe di dekat sekolahan. Bastian terlihat sedang bicara serius dengan seorang gadis yang lebih muda darinya yang duduk di depannya.
"Bagaimana?"tanya gadis itu
"Ternyata dia dikeluarkan dari sekolahan itu karena dituduh mencuri"
"Jadi begitu. Ini artinya tindakan kita tidak salah"
__ADS_1
"Benar. Lalu apa langkah selanjutnya sayang?"
"Langkah selanjutnya adalah kita harus bisa membuat mereka mengakui kesalahan mereka didepan sekolah"
Bastian mengangguk setuju.
***
Saat ini Bertha tengah menjaga Nadya yang masih tak sadarkan diri karena Selma sedang sekolah. Saat Bertha sedang mengelus lembut rambut Nadya ia tak sengaja melihat sebuah kalung yang melingkar di leher Nadya dan melihatnya dengan tajam. Seketika setetes air mata mengalir dari matanya dan saat itu juga Selma masuk ruangan itu dan melihat Bertha yang menangis. Selma bergegas mendekati Bertha.
"Ada apa Tante? kenapa Tante menangis?"
"…"Bertha masih belum menjawab lalu
"Selma sebenarnya siapa sahabatmu ini?"
"Maksud Tante?"tanya Selma tak mengerti.
Mata Selma kini tertuju pada tangan Bertha yang memegang sesuatu. Selma yang mulai mengerti pun berkata
"Oh, itu kalung Stesia sejak kecil Tante, memangnya kenapa dengan kalung itu?"
"Kalung ini adalah kalung yang Tante berikan pada Salsa, putri Tante pada saat ia masih bayi"
"Lalu apa yang terjadi dengan putri Tante yang masih bayi itu?"
"Saat usianya 2 tahun Tante mengajaknya ke mall, tapi beberapa menit kemudian mall itu kebakaran dan saat itu juga Tante menyadari bahwa Salsa tidak ada disamping Tante. Tante berusaha keras untuk mencari Salsa tapi Tante tidak bisa menemukannya di mana-mana hingga saat ini"cerita Bertha dengan air mata yang mengalir dari kedua belah mata
"Jadi maksud Tante, Stesia adalah Salsa?"
"Tante rasa begitu. Karena kalung itu Tante pesan khusus untuk Salsa dan satu-satunya di dunia"
"Lalu bagaimana cara kita tahu Stesia adalah Salsa atau bukan,Tante?"
"Caranya adalah dengan tes DNA. Meskipun ia masih belum sadar"
"Tes DNA? Tante yakin dengan cara itu?"
"Tante tidak tahu tapi itu satu-satunya cara agar Tante tahu apa benar sahabatmu ini benar Salsa, putri Tante atau hanya kebetulan kalung mereka yang sama"
"Baiklah jika itu keputusan Tante. Semoga yang terbaiklah yang terjadi"
***
Setelah menunggu beberapa hari, akhirnya hasil tes DNA keluar dan menyatakan bahwa Nadya adalah…
Silahkan komentar di kolom komentar! Dan jangan lupa untuk follow n' vote sebanyak-banyaknya!
__ADS_1