Sang Mafia

Sang Mafia
bab 10


__ADS_3

D rt drt..


Haruka calling... (panggilan video)


"Hallo "


"Terima kasih kakak ku sayang... Aku suka apartemen nya... "


"Itu tidak gratis adikku sayang"


"A kakak sangat perhitungan.. Jangan pelit kak,, karena teori mengatakan jika kita pelit maka kita akan susah mendapatkan jodoh"


"Huh, teori macam apa itu??? " Menyenderkan punggung nya d kepala ranjang..


Saat ini Nomura sedang berada d kamar nya.


Setelah bertempur kemarin, badan nya lelah dan membutuhkan istirahat.


"Itu lah aku selalu menyuruh kakak sesekali bergabung dengan dunia percintaan.. Agar tidak kaku.. "


"Sok tahu sekali kamu masalah percintaan,, apa kamu pernah mengalami nya??? "


Haruka menggeleng..


Jika mengangguk berarti..


CARI MATI... 😭😭


"Apa ada lagi??? "


"Kakak gak kangen aku??? "


Hembusan nafas kasar terdengar..


"Jika kakak katakan ya, kamu mau pulang??? "


Menggeleng lagi...


"Ya sudah, kakak ingin beristirahat "


"Baiklah kak, jangan lupa pakai dasi yg ku berikan kak"...


" Love you kak"


Panggilan terputus..


Tersenyum dan meletakkan ponsel d atas nakas.


"Kakak juga menyayangimu"


Kata sakral yg tak akan pernah d katakan langsung d depan Haruka..

__ADS_1


.


.


.


.


Pagi berganti siang , siang berganti malam...


Rutinitas yg d lakukan semua pekerja selalu terfokus pada itu itu saja...


Lalu lalang pejalan kaki dan pesepeda menjadi pemandangan setiap hari.


Kesibukan d kota yg mendapat julukan MATAHARI TERBIT bak kaset yg d ulang secara terus menerus..


Berdiri d balkon, menikmati sebatang rokok dan melihat pemandangan sekitar perusahaan menjadi suatu kewajiban bagi Nomura...


"Bos... "


Siapa lagi yg memanggil kalau bukan Leo...


Karena tak ada karyawan yg lain berani masuk masuk ke dalam ruangan selain dia...


Titik merah samar terlihat dari arah seberang, sebuah bangunan yg masih dalam proses pembangunan.


"Ooo sh. it" membuang rokok ke sembarang arah...


Leo segera menunduk mencari tempat berlindung..


DOR...


PRANG....


Satu tembakan tak bersuara Menembus kaca d pintu balkon menghancurkan vas bunga yg berada tepat d atas kepala Leo..


Saat ini Leo berada d bawah meja.


Nomura mengintip, dan tak lagi melihat tanda tanda ada tembakan susulan...


Ia dengan hati hati bangkit dan menuju ruangan nya yg telah porak poranda akibat pecahan kaca yg bertebaran.


Nomura tak mungkin bisa membalas serangan, ia sedang dalam keadaan tak siap.


Karena senjata nya masih berada d dalam ruangan, ada satu yg terselip d pinggang .


Tapi hanya pistol biasa yg tak mungkin mencapai bangunan d seberang..


Nomura dan Leo akhirnya bisa mencapai kamar khusus dalam ruangan nya..


"Anda tidak apa apa bos??? "

__ADS_1


Nomura mengangguk..


Lengan nya kembali berdarah akibat benturan saat menunduk tadi..


Luka yg sangat dalam saat pertarungan nya dengan zack.


Membuka perban yg menempel. Membersihkan dan mengganti perban baru...


"Bagaimana bisa bos??? "


Leo merasa heran karena keamanan untuk ruangan Nomura sudah sangat Maximal..


Semua kaca adalah kaca anti peluru....


"Folding door"


Nomura mengangguk.


"Segera cari tau semua nya" titah nomura..


.


.


.


Dalam sekejap semua telah bersih dan seperti sedia kala...


Beberapa berkas berserakan d atas meja nomura.


Meneliti satu persatu dengan serius..


"Kevin akio??? " tanya Nomura..


"Ya bos"


"Siapa dia??? "


" Dia adalah penanggung jawab penjualan senjata yg berhasil kita gagalkan 2 bulan lalu"


Dua bulan lalu nomura berhasil mengambil alih penjualan senjata kelompok Kevin Akiio..


Kelompok yg terbilang baru d dunia hitam..


Kelompok Nomura melangkahi kelompok Kevin yg sudah melakukan transaksi...


"Habisi dia " titah Nomura dingin..


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2