
Nomura sampai d mansion dini hari..
Ia segera masuk kedalam kamar dan mendapati Yuki tengah terlelap menggunakan piyama seexi yg menampilkan segitiga bermuda milik nya..
Nomura duduk d tepian ranjang dan mengelus kepala Yuki dengan lembut.
Perlakuan Nomura membuat Yuki terbangun..
"hah, bahkan dalam mimpi pun kau sangat nyata tuan"
Ucapan Yuki membuat Nomura tersenyum..
"Ini aku baby, kau tidak sedang bermimpi"
Yuki terbelalak kaget dan mengucek kedua matanya.
"Benarkah??? "
Nomura menganggukkan kepala nya.
Yuki menyentuh wajah Nomura dan sesekali mencium pipi dan bibir Nomura.
Merasakan jika orang yg hadapan nya adalah nyata.
"Bagaimana??? kamu tidak bermimpi bukan??? "
Yuki tersenyum malu dan segera memeluk Nomura...
Pelukan yg berganti dengan isak tangis Yuki membuat Nomura merasa heran.
"Kamu kenapa baby??? "
"Boleh kah aku meminta sesuatu sayang??? "
__ADS_1
Nomura melerai pelukan, menatap Yuki dan mengangguk.
"Aku ingin kita bercerai"
DUAAAAARR....
"Apa maksud mu Yuki???? "
"Aku tak sanggup lagi berhadapan dengan para wanita d masa lalu mu"
"Omong kosong macam apa itu??? Aku tidak mau"
"Kau mencintai ku sayang???! "
Yuki menatap kedua bola mata Nomura yg menatap nya sendu...
"Sangat... Aku sangat mencintaimu"
"Tidak... tidak akan,,, "
Nomura bangkit dari posisinya dan berdiri membelakangi Yuki. Menyugar rambut dan memijat kening nya. Sedangkan Yuki menampilkan senyum aneh nya.
"Aku minta maaf karena semua masa lalu burukku baby, setelah bertemu dengan mu. Aku tak lagi bermain main dengan para wanita. Kau tau??? Aku mencintaimu setelah malam itu. Setahun aku mencari mu dan setelah kita bersama kau ingin berpisah??? jangan harap"
"Baiklah jika kau tak mau, aku punya 2 pilihan. Tinggalkan aku atau tinggalkan semua dunia mu"
Nomura membalikkan tubuh nya kembali menatap Yuki.
"Maksud mu??? "
"Kau bilang kau sangat kaya walaupun perusahaan Kai bangkrut bukan??? "
Nomura mengangguk..
__ADS_1
"Aku ingin kita tinggal d sebuah desa yg sangat jauh dari sini. Dimana orang orang tidak mengenal kita, hanya ada kau, aku dan anak anak kita. Kita mulai kehidupan baru dengan tenang"
Nomura terdiam. Banyak halangan dan tentangan yg terjadi jika Yuki menginginkan seperti itu.
Okelah jika dia meninggalkan Yakuza dia pasti sanggup. Tapi perusahaan Kai??? itu adalah perusahaan yg d bangun susah payah oleh Aiden Kai...
"Kau tak mau tuan Nomura??? Berarti kau memilih kita berpisah"
"Tunggu, aku akan memikirkan semua nya"
"Aku tunggu waktu mu 1 bulan, jika kau tidak juga mendapat jawaban. Maka surat cerai akan terletak indah d meja kerja mu"
Yuki membaring kan tubuh nya , memakai selimut dam membelakangi Nomura...
Nomura hanya bisa menghela nafas nya kasar. Ia sengaja dengan cepat kembali ke sini karena Okada bilang jika Yuki sedang dalam bahaya, tapi pengorbanan nya seakan tak ada harga nya saat Yuki meminta untuk berpisah.
Apakah dia harus meninggalkan semua dunia nya???
Atau dia harus meninggalkan Yuki dan Keano???
Pilihan yg sangat sulit...
...****************...
Novel ini udah mau tamat ya reader...
Berhubung sebulan lagi mulai puasa ramadhan, jadi aku sudah mulai sibuk d dunia nyata..
Hehe,, maklum lah reader aku hanya author remahan yg membutuhkan cuan...
Jadi maaf kan aku jika alur nya d percepat.
dan Terima kasih sudah mau mampir d cerita aku ini 🙏🙏
__ADS_1