
Malam hari nya,, Nomura pulang ke rumah..
Sudah beberapa minggu ini ia tidak pulang karena banyak nya masalah yg harus d selesai kan nya..
Belum lagi perjalanan luar negeri yg membutuhkan waktu lama.
Ia menyuruh seorang pelayan untuk memanggil Yuki untuk menemui nya..
Untuk apa??
Tentu saja untuk melayani nya malam ini..
Biarlah Clara mengkhianati nya,, setidaknya sekarang ia sudah memiliki pengganti nya..
Yuki..
Entah kenapa wajah wanita ini selalu hadir d ingatan nya beberapa hari ini..
TOK TOK TOK
"Masuk"
Nomura sedikit kaget saat yg masuk bukan Yuki,, melainkan pelayan paruh baya yg sudah lama bekerja dengan nya..
"Maaf tuan, ada yg bisa saya bantu???"
"Aku memanggil Yuki, mana dia??"
"Yuki sudah mengundurkan diri tuan. "
"Apa maksud mu?? "
"Yuki memberi kan surat pengunduran diri nya tuan beberapa minggu yg lalu"
"Kau tau alasan nya?? "
"Saya tidak tau tuan"
Pelayan tersebut memberikan sebuah amplop coklat yg berisi surat pengunduran diri Yuki.
Nomura menghembus kan nafas kasar nya.
"Hmm, ya sudah kau boleh kembali"
Pelayan tersebut keluar dari ruangan Nomura..
Nomura melirik sekilas amplop tersebut dan masuk ke dalam kamar mandi..
CIH...
Ini yg membuat ku tak percaya dengan wanita.. Kemarin Clara dan sekarang Yuki.. Setelah mendapat kan uang yg banyak,, mereka akan pergi.. Kau lihat saja Yuki.. Aku pasti bisa menemukan mu. Kau harus bertanggungjawab karena wajah mu selalu menghantui pikiran ku.
Tanpa ia sadari jika kata kata nya lah yg membuat Yuki meninggalkan nya..
Kata yg sangat menyakitkan bagi semua wanita..
Karena Yuki pergi dalam keadaan terluka lah yg membuat Nomura selalu mengingat Yuki..
Dan bukan karena Uang..
Karena Yuki meninggalkan uang yg d berikan Nomura.
__ADS_1
Ia meletakkan dalam amplop surat pengunduran diri nya..
.
.
Haruka menatap nanar test pack yg ada d tangan nya..
Hampir 1 bulan ia telat datang bulan.
POSITIF..
Bagaimana ini???
Apa yg akan dia lakukan???
Meminta pertanggung jawaban???
Pada siapa??
Sedangkan orang yg menghamili nya sudah tewas d tangan nya sendiri!!
Haruka menangis dalam diam...
Kepada siapa dia akan mengadu??
Tak ada teman yg benar benar dekat dengan nya..
Cepat atau lambat pasti semua akan ketahuan, karena perut nya pasti akan membesar..
Haruskah ia menggugurkan kandungan nya ini???
Tok tok tok..
Suara teriakan Ayumi membuyarkan semua lamunan nya..
"Kamu baik baik saja kan sayang??? "
Ayumi kembali berteriak..
"Ya mom,, sebentar"
Haruka dengan cepat menyembunyikan test pack ke dalam kantong piyama nya..
Tak mungkin kan ia membuang nya, karena itu akan membuat mommy nya tau.
Ia segera membasuh wajah nya agar tak begitu kelihatan ia menangis.
Ceklek..
Pintu kamar mandi terbuka..
Ayumi duduk d pinggir ranjang menunggu Haruka..
Haruka mendekat dan tersenyum kepada sang Mommy tercinta..
"Kamu baik baik saja nak??? "
"Ya mom,, aku baik baik saja "
Ayumi menghela nafas..
__ADS_1
"Kamu ada masalah nak?? "
Tanya Ayumi lembut seraya mengusap rambut Haruka..
Haruka menggeleng..
"Mommy tau kamu sedang ada masalah. Tapi jika kamu belum ingin bercerita sekarang, mommy akan menunggu mu siap dan mendengarkan cerita mu"
Haruka memeluk Ayumi..
Air mata yg tadi ia tahan mengalir dengan deras..
"Maaf kan aku mom"
"Maaf untuk apa nak?? "
"Untuk semua kesalahan ku.. "
"Apa kesalahan mu itu?? "
Ayumi melerai pelukan nya dan menatap Haruka tajam..
Haruka kembali menggeleng, ia belum siap bercerita dengan mommy nya..
"Apapun kesalahanmu itu mommy akan memaafkan nya nak"
"Mom,, boleh kah aku pindah ke Jepang?? "
Pernyataan Haruka membuat Ayumi mengernyitkan dahi bingung..
"Apa kamu bermasalah dengan orang orang kampus mu?? "
"Bukan kampus nya mom,, tapi Negara ini"
Jawab Haruka pelan..
"Apakah kamu sudah fikirkan matang matang nak?? kamu tak ingat bagaimana perjuangan mu sampai kesini?? Mommy tak ingin nanti kamu menyesal"
Ayumi kembali meyakinkan Haruka.
"Semua sudah aku fikir kan mom, aku tak akan menyesal"
Haruka mengangguk mantap
"Baiklah,, mommy akan segera menelfon kakakmu untuk mengurus semua nya"
Ucap Ayumi meninggalkan Haruka sendiri dalam kamar..
.
.
.
Seberapa besar dan berat masalah mu.
Menangis dan peluk lah Ibu mu jika masih ada.
Jika ibu mu sudah mendahului mu,, maka tumpahkan semua nya kepada orang yg kamu percaya.
Semua masalah mu akan terasa ringan.
__ADS_1
dan hati mu akan terasa Lega..