
Beberapa bulan pun berlalu..
Nomura menjadi semakin dingin. Jangan kan tersenyum, berbicara pun ia sangat enggan.
Dia lebih banyak melakukan aksi dari pada perintah. Semua yg berkaitan dengan dunia mafia, dia akan melakukan sendiri.
Sudah banyak musuh yg melambaikan bendera putih tanda menyerah.
Ya, bisa d katakan Nomura telah berhasil menguasai hampir semua dunia mafia.
Jangan tanya tentang janji nya yg akan keluar dari dunia itu. Karena dia sudah ingkar.. Apa yg dia harap kan sekarang??
Nomura sekarang benar benar berbeda..
"Mereka sudah menunggu d ruang rapat bos"
Suara Okada, asisten pengganti Leo membuat Nomura menoleh dan mengangguk.
Nomura menutup dokumen yg tadi ia baca dengan serius.
Ia segera bangkit dan menuju ruang rapat.
Rapat berlangsung cepat.
Dengan anggukan Nomura yang menjadi keputusan final.
Sesampainya d ruangan.
Okada memberi tahu jika hari ini Nomura sudah tak ada jadwal lagi.
Okada menganggukkan kepala nya saat diminta keluar dari ruangan Nomura.
__ADS_1
Nomura memasuki kamar yg ada d ruang kerja perusahaan. Mengganti pakaian nya dan merebahkan diri.
Semenjak kematian Ayumi dan Haruka, Nomura memutuskan untuk tinggal d perusahaan.
Pulang kerumah akan membuat nya kembali mengingat Ayumi dan Haruka.
Bukan tak mampu membeli rumah lagi atau apartemen. Tapi ia merasa jika perusahaan paling aman dari jangkauan para musuh.
Fasilitas nya juga sangat lengkap.
Sarapan, makan siang dan makan malam akan d antar ke perusahaan.
Pengawal dan pelayan d mansion tetap d pekerjakan Nomura .
Pernah terlintas d benak nya menjual mansion itu.
Tapi ia tak ingin sang Daddy kecewa.
Karena Aiden pernah berkata
Biarlah dia mengeluarkan uang yg banyak untuk menggaji para pekerja memastikan mereka menjaga mansion itu dengan baik.
Nomura juga sudah tak ingin mencari keberadaan Leo..
Biarlah dia menjaga Fuji dengan baik, karena dia yakin Leo pasti bisa.
Dan juga karena surat yg ditinggalkan Haruka, Haruka berkata jika dia lebih mempercayai Leo dari pada diri nya.
Ck.
Enak sekali mulut Haruka mengatakan itu.
__ADS_1
Apa Haruka tidak tau jika ia juga menyanyangi Fuji??
Biar lah..
Permintaan d akhir hayat Haruka akan ia turuti.
Tapi jika suatu saat ia mendengar kabar jika Fuji dalam masalah.
Maka ia akan segera membawa Fuji kembali ke pangkuan nya.
Setitik air mata mengalir d sudut mata Nomura.
"Kak, jangan rindu ya,, kata Dilan rindu itu berat"
Kata kata Haruka terngiang jelas d telinga nya.. Dan benar, rindu itu sangat berat. Salahkah jikA sekarang Nomura merindukan keluarga nya???
Rindu saat Aiden menggendong dan memberikan semangat saat ia terjatuh dari sepeda sewaktu kecil dulu.
Rindu merasakan kejahilan dan mendengar omelan Ayumi ketika dia telat bangun dan meminta nya segera menikah.
Rindu saat saat kebersamaan nya dengan Haruka, rengekan, permintaan manja nya yg tak akan pernah kembali lagi.
Jika tak ingat dengan semua pegawai yg menggantungkan kan hidup dengan perusahaan dan kelompok nya, mungkin Nomura ingin menyusul keluarga nya saja.
Hah..
Nomura menghela nafas berat nya, dia memejam kan mata berharap semua ini hanya mimpi dan saat ia terbangun nanti semua keadaan kembali seperti semula.
...****************...
...Rindu yg paling berat adalah saat kita merindukan seseorang yg telah tiada.....
__ADS_1
...Kepada Senja ku titipkan salam. Sampaikan pada Rembulan malam bahwa aku dsini sangat memendam rindu yang teramat dalam.....
...Rindu oh rindu.....