
Saat ini Nomura sedang uring uringan dalam kamar hotel nya..
Semua barang yg ada d sekitar nya berhamburan..
Pecah dan tak berbentuk.
Bahkan tangan nya mengucurkan darah segar yg sangat banyak.
Karena Nomura memukul sebuah vas bunga kaca dengan tangan nya..
Kenapa ???
Bagaimana tidak,, anak buah nya gagal menemukan alamat Yuki..
Seperti nya saat berada d negara itu Yuki langsung menukar identitas.
Tak ada satupun yg bisa menemukan nya, bahkan Nomura juga menambah anak buah nya..
Namun hasil nya nihil..
AAAARRRRRGGGGHHHH..
Teriakan Nomura kembali terdengar,
Membuat para pengawal Nomura yg berada d depan pintu was was dan mencari cara agar Nomura menghentikan aksi gila nya..
Satu nama yg terfikir kan oleh mereka..
AYUMI...
Hanya nyonya bos nya ini yg d takuti oleh Nomura.
Dengan segera mereka menghubungi Ayumi..
Dan dengan respon cepat Ayumi langsung menghubungi anak sulung nya itu..
Ponsel Nomura berbunyi nyaring..
Membuat nya menghentikan aksi nya.
"Ya mom"
Nomura memulai pembicaraan saat panggilan nya tersambung.
__ADS_1
"Pulang sekarang juga"
Teriak Ayumi membuat telinga nya ber degung..
"Tapi mom, ada sesuatu yg harus ku selesai kan dulu"
"Sesuatu apa?? Mengejar wanita yg meninggal kan mu??? Dari dulu sudah mommy bilang, secepatnya kamu menikah. Tapi kamu malah sibuk dengan wanita wanita ja****g itu.. Bagaimana rasa nya D tinggal kan??? Sakit bukan??? Itu adalah KARMA yg sangat nyata untuk mu.. Jika kamu tak juga berangkat sekarang. Mommy akan menjemput mu kesana"
Nomura menjauh kan ponsel dari telinga nya..
Lagi lagi omelan Sang mommy membuat nya menghela nafas.
"Nomuuuura"
"Iya mom,, aku akan pulang sekarang juga"
Tut tut tut..
Nomura memutus sambung an telfon sepihak..
Dengan cepat dia mengemasi seluruh pakaian dan memasukkan ke dalam koper..
Saat membuka pintu,, para pengawal nya sudah berjejer menunggu Sang bos d depan pintu..
Nomura melirik pengawal nya dengan tatapan tajam seakan membunuh..
"Kalian selesai kan semua,, kita akan pulang sekarang"
Titah Nomura membuat semua pengawal nya menunduk dan bubar..
Mereka dengan cepat mengemasi semua pakaian mereka karena tak ingin membuat Sang bos lama menunggu..
Hanya hitungan menit,, mereka kembali berkumpul d depan pintu Nomura..
Mereka meninggal hotel menuju bandara..
Tak lupa salah satu pengawal memberi uang yg sangat besar kepada resepsionis karena kekacauan yg d buat Nomura..
.
.
.
__ADS_1
Sementara itu, setelah menelfon anak sulung nya.
Ayumi segera mencari tahu siapa Yuki..
Ia mulai menyisir kamar Nomura mencari amplop yg d bicarakan pelayan tempo hari.
Ketemu..
Ayumi membuka amplop tersebut dan melihat isi nya..
UANG dan SURAT..
Uang ia abaikan, sedangkan surat ia baca secara teliti..
Senyum terbit dari sudut bibir Ayumi..
Ia tak mempermasalahkan jika Nomura menyukai pelayan.
Karena selama ini ia tidak pernah membeda bedakan kasta seseorang..
Selagi anak nya bahagia, maka ia juga akan bahagia.
Tak peduli jika dia pelayan sekali pun..
Baiklah Nomura..
Mommy akan membantu mu mencari nya..
Jangan panggil aku anak kecil Paman jika aku tak menemukan mu..
Eh salah.. 😅
Jangan panggil aku Ayumi jika tak bisa menemukan mu Yuki..
Ayumi meletakkan kembali amplop itu ke tempat semula..
Ia memainkan ponsel mengutus beberapa kenalan nya untuk mencari calon menantu nya itu..
Kita lihat..
Siapa yg lebih dulu menemukan Yuki...
.
__ADS_1
.
.