Sang Mafia

Sang Mafia
bab 34


__ADS_3

Setelah pesawat Nomura terbang, Leo segera menuju mansion Nomura.


Ia akan menemui Haruka yg kata nya sedang sakit dan juga ingin memberi tahu amplop peninggalan Kevin.


Tadi pagi ia menanyakan secara pasti tentang surat yg d tinggalkan Kevin kepada Clara.


Jawaban Clara sama dengan pikiran nya.


Kevin meninggalkan surat itu d villa Pulau pribadi milik keluarga nya. Kevin sudah memprediksi jika umur nya tak akan lama.


Karena lawan yg ia hadapi Nomura.. Mafia kejam yg terkenal sampai seluruh dunia.


Kevin berpesan pada Clara, jika dia mati d tangan Nomura tolong berikan surat ini pada Haruka.


Kevin juga membalik nama kan pulau itu atas nama Haruka.


Katanya itu adalah bukti cinta nya pada Haruka.


Mobil Leo berhenti d halaman mansion Nomura.


"Selamat pagi Nyonya bos"


Sapa Leo saat melihat Ayumi sedang duduk d teras.


"Sudah berapa kali ku bilang Leo, Panggil aku seperti Nomura memanggilku"


Leo hanya cengengesan dan menggaruk tengkuk nya yg gatal.


Leo mau mau saja memanggil mommy.


Tapi dia juga takut dengan tanggapan Nomura nanti nya.


"Maaf nyonya, saya tak bisa"


"Kenapa?? kau takut Nomura akan memecat mu?? "


Leo mengangguk..


"CIH,, segitu takutnya kau dengan Nomura. Aku akan memotong aset nya suka celup sana sini jika dia memecat mu"


Jawaban Ayumi membuat Leo melongo..


Memang benar, Ayumi terlalu bar bar sebagai orang tua.


"Ah sudah lah Leo,, ada urusan apa kamu kesini?? "


Pertanyaan Ayumi menyadarkan Leo jika ia sebenarnya kesini ingin menemui Haruka.


"Saya sampai lupa nyonya, saya kesini ingin bertemu nona Haruka. Kata nya nona Haruka sedang sakit"

__ADS_1


"Oo,, yasudah kau langsung saja ke kamar nya Leo"


Leo mengangguk dan segera beranjak menuju kamar Haruka.


Sesampainya d kamar .


Leo melihat wanita yg d cinta i nya terbaring lemah.


Leo mendekat dan duduk d tepi ranjang.


Merasa ranjang nya bergerak, Haruka membuka mata.


Ia tersenyum melihat Leo..


"Kakak ngapain kesini??"


Haruka langsung duduk dari posisi berbaring nya.


"Aku ingin melihat mu yg kata nya sedang sakit"


Haruka tertawa..


"Mana??? "


Tanya Haruka membuat Leo bingung.


"Hehe maafkan kakak karena tak membawa semua itu"


Haruka memanyunkan bibir nya, membuat jiwa jomblo liar Leo meronta ingin mencium.


Leo langsung menggeleng.


"Tapi kakak membawa berita yg akan mengejutkan mu"


"Apa itu kak?? "


Tanya Haruka penasaran.


"Bersiap lah, kakak akan membawa mu kesana"


"Kemana kak?? "


Haruka mengernyit kan dahinya bingung.


"Sepuluh menit, atau kakak batal kan. Kakak tunggu d bawah"


"Oke oke."


Haruka dengan cepat bangkit dari tidur nya menuju kamar mandi.

__ADS_1


Sedangkan Leo langsung menuju keluar mansion menemui Ayumi yg masih duduk d teras.


"Nyonya, saya akan membawa nona Haruka keluar sebentar. Kata nya nona ingin jalan jalan d taman "


"Hmmm"


Ayumi mengangguk karena ia percaya Leo bisa menjaga Haruka seperti Nomura menjaga adik nya.


Tak lama Haruka siap dengan dress selutut bercorak bunga yg membuat nya sangat cantik.


Leo tertegun sejenak.


"Haruka cantik kan Leo"


Ayumi berbisik kepada Leo yg langsung d jawab Leo dengan anggukan kepala.


"Sangat cantik"


Ucapan Leo membuat Ayumi tertawa .


Leo yg baru sadar dengan ucapan nya langsung menutup mulut nya dengan tangan..


"Maafkan saya nyonya"


Ucap Leo pelan.


"Sudah lah Leo, kau bawalah Haruka sekarang. Ingat, jangan macam macam, karena aku akan membunuhmu"


Ayumi menatap tajam ke arah Leo.


Leo mengangguk dan segera membuka pintu untuk Haruka.


Haruka mencium pipi sang mommy.


"Aku pergi dulu mom,, "


Teriak Haruka saat sudah berada d dalam Leo melambaikan tangan.


Ayumi tersenyum dan membalas lambaian tangan Haruka..


"Hati hati sayang"..


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2