
Pesawat landing dengan sempurna d bandar udara Internasional Haneda, Tokyo Jepang🇯🇵..
Nomura tengah menggendong Keano dengan satu tangan, sedangkan tangan yg satu lagi menggenggam tangan Yuki.
Jangan tanya bagaimana bisa mereka sampai di Tokyo. Tentu nya dengan berbagai drama yg melelahkan.
Dimana Yuki memberi sejuta alasan agar tak meninggal kan Paris.. Tapi titah Nomura adalah kewajiban yg harus d turuti...
Bahkan untuk berpamitan dengan semua pegawai d boutique, Yuki d kawal langsung oleh ketua mafia tersebut.
Dengan menatap tajam, Nomura mencegah Yuki yg akan berpelukan dengan teman teman pria nya D boutique.
"Kau harus menghargai aku sebagai calon suami mu, tak boleh sembarangan memeluk para pria"
"Tapi mereka teman teman ku sayang"
Yuki sekarang d wajibkan memanggil sayang. Jika tidak, Nomura mengancam akan mencium nya d depan umum..
MODUS..
"Tetap tidak boleh, Kau menentang ku baby??? "
"Mereka bukan pria tulen, mereka setengah matang sayang" bisik Yuki sambil pura pura memberbaiki krah kemeja Nomura.
"Apa itu setengah matang??? " tanya Nomura lantang.
Yuki menepuk kening nya sendiri.
"Tak bisa kah kau berbicara sedikit pelan tuan??? "
"Kau tak menjawab ku baby??? "
"Kalau tuan tak boleh kami memeluk nona Mika, maka biarkan kami memeluk tuan sebagai ganti nya" Ucap salah seorang teman pria yuki yg setengah jadi.
Nomura melotot tajam.
"Sudah lah, tak usah kita bahas. Aku tak jadi memeluk mereka"
Yuki langsung membawa Nomura keluar boutique.
Setelah mengurus dokumen penting, mereka langsung terbang dari Paris ke Jepang..
Ada yg bertanya tentang pengasuh???
Eliz tak bisa ikut karena orang tua nya masih membutuhkan nya d Paris.
Sedangkan Lani yg sudah lama bekerja di bawa serta oleh Nomura, tentu nya dengan diimingi gaji yg sangat besar..
Lagipula Keano sudah sangat dekat dengan Lani, ditambah Lani hanya sebatang kara. Karena selama ini hidup d panti asuhan..
"Jika kau ikut dengan kami ke Jepang, aku akan memberikan mu gaji 10.000 USD perbulan. (Rp.144.360.506)"
"Baiklah tuan, saya ikut ke Jepang"
"Persiapkan semua kebutuhan mu, sore ini kita berangkat"
__ADS_1
Lani mengangguk dan segera berkemas.
"Apa tidak berlebihan memberikan gaji sebanyak itu??? " Tanya Yuki kala itu.
"Tidak, dia sangat kompeten mengasuh Keano. Aku percaya dia"
Yuki mengangguk.
Bagaimana Okada???
Hahaha... Tentu saja Okada tetap tinggal untuk mengurus perusahaan yg sempat terbengkalai karena KeBUCINan Nomura..
"Apa saya ikut pulang ke Jepang bos?? "
"Tidak, karena tugas mu d sini belum selesai. Kau harus mengurus perusahaan d sini dalam waktu yg tidak d tentukan. Dan kunjungan kita ke anak cabang d negara lain, sementara batalkan dulu. Sampai aku resmi menikah dengan Yuki"
Okada mengangguk.
"Yah... beginilah nasib bawahan. Saat atasan berbuat, maka bawahan lah yg akan menanggung akibat. Bersenang-senang lah bos, doaku menyertai mu😭😭"
(Okada)
.
.
.
Para pengawal membuka kan pintu mobil.
Nomura turun lebih dulu, Yuki menyambut tangan yg d sodorkan Nomura. Mereka turun dari mobil. Sejenak Yuki terpana melihat mansion ini tak berubah sama sekali.
Sama saat pertama kali dia bekerja. Terawat dan Asri. Mengingat nyonya Ayumi yg sangat suka menanam bunga dan buah.
Satu persatu kenangan saat bekerja drumah ini menari nari d otak Yuki.
Berawal dari tergoda gaji yg banyak membiat Yuki mencoba melamar sebagai pelayan d mansion ini. Waktu itu Leo yg mewawancarai nya..
Betapa senang nya hati Yuki saat itu bisa d Terima. Dia sudah merencanakan masa depan indah dengan calon suami nya kelak.
Tapi rencana tinggal rencana. Yuki terpaksa pergi sebelum rencana indah nya itu terwujud. Tentu saja karena perlakuan dan mulut tajam Nomura membuat nya sangat terhina..
Sebulan bekerja ia baru melihat Nomura. Dan perlahan tapi pasti benih cinta itu tumbuh dalam hati nya.
"Kenapa??? " pertanyaan Nomura membuyarkan lamunan Yuki.
Yuki menggeleng dan tersenyum.
Bukan kah hidup nya bak cerita Cinderella???
Dari babu menjadi ratu???
__ADS_1
"Apa kamu tak nyaman tinggal d sini baby??? Apa kita harus mencari mansion baru untuk keluarga kecil kita??? "
Lagi lagi Nomura bertanya.
Yuki menggeleng, Nomura menuntun Yuki melangkah menuju pintu utama..
Dulu para pelayan tidak boleh masuk melalui pintu ini.
Sekarang boleh kah dia mengganggap ini mimpi???
Dicintai pangeran tampan yg mempesona????
Pintu terbuka lebar setelah Nomura memencet remot tombol buka otomatis..
Pemandangan yg pertama ia lihat adalah figura besar menampilkan Keluarga kecil Aiden.. Dilanjug dengan foto foto kecil yg berjejer d lemari hias..
Nyonya Ayumi...
Setelah beberapa kali bertemu, membuat Yuki juga merasa kehilangan.
Yuki mengambil salah satu foto nyonya Ayumi..
"Sudah lebih setahun mommy pergi"
Perkataan Nomura membuat Yuki menoleh.
"Aku merindukan nyonya,, "
"Bukan hanya kamu saja, aku juga sangat merindukan nya. Sekarang dia bukan nyonya mu, tapi mommy. "
Nomura memeluk Yuki dari samping, sedangkan Keano sudah lebih dulu d bawa oleh Lani dan dituntun pengawal kedalam kamar yg sudah d persiapkan Nomura..
"Besok aku akan ke kuil, aku ingin mengunjungi mommy sebelum aku menikah dengan mu"
Yuki tersenyum.
"Aku akan ikut dengan mu sayang"
Nomura mengangguk setuju.
...****************...
Pasti banyak yg bertanya tanya siapa nona Mika???
Kalau baca dari awal pasti tau jawabannya.
Biar aku jelaskan sedikit..
Agar tak salah paham.
Yuki mengubah identitas nya menjadi 'Mikako' selama d Paris.
Itu sebab nya orang orang memanggilnya Mika..
Kenapa dia mengubah identitas nya???.
__ADS_1
yuuuk baca dari awal..