
Hari ini adalah hari resepsi Nomura dan Yuki.
Aula perusahaan sudah d hias sedemikian rupa, Satu persatu tamu undangan sudah mulai berdatangan. Tentu saja dengan pemeriksaan yg sangat ketat.
Bahkan tak ada yg boleh membawa ponsel atau camera ke dalam.
Nomura hari ini sangat tampan dengan setelan jas bewarna putih tulang. Warna yg tak ada d dalam lemari pakaian nya. Di leher nya tersemat dasi cantik bermotif bunga bunga. Dasi yg d berikan oleh Haruka waktu itu. Ia menggunakan pakaian ini sangat sangat terpaksa, karena Yuki yg memilih.
Sedangkan Yuki sangat cantik dengan gaun pengantin putih ball gown tanpa lengan yg ternyata sudah dsiapkan oleh Ayumi.. Ayumi sudah lama menyiapkan Gaun pengantin ini untuk Yuki. Gaun yg menampakkan tatto d punggung kiri nya...
Dan ada satu lagi gaun yg ia siapkan untuk Haruka.. Tapi sayang,, karena gaun itu sekarang hanya menjadi pajangan d boutique Ayumi...
Semua tamu undangan terpukau melihat raja ratu yg sedang bergandengan tangan memasuki aula..
"Bagaimana perasaan mu baby??? "
"Entah lah, semua perasaan ku bercampur aduk. Bahagia sekaligus sedih"
"Kau sedih menikah dengan ku??? "
Nomura tak senang dengan kata kata Yuki. Sedangkan Yuki memutar bola mata nya malas..
Mereka berbisik bisik sepanjang perjalanan menuju panggung yg sudah d siap kan..
Di belakang mereka para bridesmaid dan groomsmen. berjalan mengikuti langkah mereka.
Okada dan Lani berjalan d barisan sesudah Yuki dan Nomura. Mereka berjalan dengan menggandeng tangan Keano yg berada d tengah.
"Bukan itu.. Tapi aku sedih karena orang tua kita tidak melihat kebahagiaan kita ini"
__ADS_1
Nomura menghela nafas panjang...
"Kau benar baby, tapi percaya lah.. Mereka pasti juga bahagia melihat kita"
Yuki tersenyum dan mengangguk..
Senyuman Yuki membuat Nomura mengecup mulut sang istri yg menurutnya sangat ****...
Bahkan mereka belum sampai d atas panggung.
Tepukan tangan dari para tamu menggema..
Ada yg bersiul menyaksikan adegan romantis pasangan pengantin yg sedang d mabuk asmara ini...
Adegan mereka membuat para pengiring otomatis berhenti berjalan..
Ucapan Okada membuat Lani menoleh..
"Menurut ku ini tidak lebay.. Ini sangat romantis, Aku jadi ingin cepat cepat menikah karena melihat mereka"
"Memang nya kau sudah mempunyai calon suami???"
Lani mengangguk..
"Lalu kenapa kau mengajak ku jadi pasangan mu hari ini??? "
Lani tersenyum.
"Karena calon suami ku adalah kau tuan Okada"
__ADS_1
Deg Deg Deg Deg...
Jawaban Lani membuat jantung Okada berdetak kencang, seakan ingin keluar dari dadanya...
Melihat Okada yg terdiam dengan wajah memerah membuat Lani tersenyum dan berbisik...
"Aku hanya bercanda tuan,, kau bukan tipe ku"
Tentu saja Okada merasa tak Terima.
"Memang seperti apa tipe mu??? "
"Laki laki yg tangguh dan ROMANTIS.. tidak seperti anda yg sangat kaku dan dingin seperti es"
Okada yg tadi nya D terbangkan ke langit ketujuh kini malah d jatuh kan sampai kedasar bumi mendengar ucapan Lani..
Entah kenapa kata kata Lani membuat hati nya sakit..
SAKIT TAPI TAK BERDARAH....
"Jika aku seperti tipemu, apa kau mau memikirkan kembali untuk menerima ku??? "
"Hmmmm,, seperti nya tidak.. Karena butuh waktu menunggu es anda mencair. Sedangkan aku ingin secepatnya mempunyai suami dan anak"
Lani segera menggendong Keano dan berjalan meninggal kan Okada menuju tempat duduk yg sudah d siapkan untuk nya.
Okada terdiam d tempat mencerna kata kata yg Lani ucapkan.
...****************...
__ADS_1