
Setelah mengantar keluarga KAI dengan selamat ke mansion mereka, Leo bergegas pergi ke markas dimana Clara akan d sidang..
Tadi saat d jalan dia d telfon oleh bawahan nya, jika Clara ingin bertemu dan berbicara 4 mata dengan Leo.
Dan ini menyangkut Haruka.
Leo sangat penasaran dengan apa yg akan d kata kan oleh Clara, Apalagi jika menyangkut wanita yg d cintai nya.
Setelah sampai, semua bawahan menunduk kan kepala hormat..
Leo bergegas memasuki ruangan Clara.
"Apa yg ingin kau katakan??? Ada apa dengan Haruka???"
Clara menoleh dan menyeringai..
"Ternyata benar dugaan Kevin,, kau menyukai Haruka."
"Heh,, sok tau sekali adik mu dengan perasaan seseorang. Katakan saja selamat tinggal pada dunia ini, karena sebentar lagi kau akan menemui ajal mu.. "
Leo tersenyum miring membuat Clara tertegun.
"Apa Nomura yg menyuruh mu?? "
"Hahaha, kenapa??? Apa kau kecewa?? mendengar orang yg mencintaimu malah ingin melenyapkan mu?? "
Clara menoleh lemah dan memberi sebuah amplop kepada Leo.
"Kau bisa melenyapkan ku sekarang, aku juga sudah tak bisa lagi hidup jika orang yg ku cinta malah ingin melenyapkan ku.. "
"Apa ini?? "
__ADS_1
Tanya Leo
"Tolong kau berikan kepada Haruka, dan jika anak Kevin lahir nanti tolong katakan jika Ayah dan Bibi nya sangat mencintai nya"
"Apa maksud mu?? "
"Kau mencintai Haruka tapi tak tau apa yg terjadi dengan nya?? Bodoh sekali kau Leo"
Dengan cepat Leo mengambil amplop yg berada d tangan Clara dan segera berlalu keluar.
Ia menutup dan kembali mengunci pintu ruangan.
"Jika Bos bertanya, bilang jika aku melenyapkan nya"
Para bawahan Leo saling melirik.
"Aku masih ada urusan yg penting terkait Haruka dan ingin mengetahui dari mulut Clara. Sekarang kalian pindah kan dia d ruang bawah tanah. Ingat, jangan menyentuh nya dan perlakukan dia dengan layak"
Leo adalah Bos ke dua mereka. Jadi titah nya juga wajib untuk d dengarkan..
.
.
.
Sesampainya d dalam mobil, Leo membuka amplop yg d berikan Clara..
Isi nya terdapat beberapa kartu ATM dan sebuah surat.
Dear Haruka ku tersayang..
__ADS_1
Baru kalimat ini saja yg ia baca, membuat hati bagai d iris silet..
SAKIT..
Leo merasa tak ingin melanjutkan membaca, tapi rasa penasaran membuat nya kembali membaca surat itu..
Maaf kan aku karena melibatkan mu dalam masalah ku. Awal nya aku memang ingin balas dendam kepada kakak mu. Tapi pertemuan kita yg tak sengaja membuat ku jatuh hati dan mulai mencintai mu. Kau orang yg tulus. Walau pun kau tau jika aku adalah musuh keluarga mu..
Aku mencintaimu Haruka. Sangat.. Tapi waktu dan keadaan tak membiarkan kita bersatu.. Aku sangat berharap Kevin kecil tumbuh d rahim mu.. SEMOGA.. Tolong jaga dia. Katakan padanya jika aku mencintai kalian berdua. Pakailah semua kartu yg ku berikan untuk masa depan mu dan anak kita.. Entah kenapa aku yakin jika ia akan hadir dan menggantikan ku menjaga mu..
Tetaplah tersenyum. Karena aku tak ingin melihat mu menangis.
Dari ku yg selalu mencintai mu KEVIN AKIO..
Ingin rasa nya Leo merobek kertas yg berada d tangan nya..
Tapi ia harus membuktikan dulu jika ini benar benar surat yg d buat oleh Kevin.
Karena setau nya, Kevin langsung d sekap saat ia berada d perjalanan pulang setelah liburan.
Hanya satu kemungkinan, Kevin membuat surat ini jauh jauh hari sebelum ia dan Haruka liburan ke pulau itu..
Leo menyugar rambut nya..
Kenapa Hati nya sangat sakit???
Sakit yg tak berdarah..
.
.
__ADS_1
.