
"Aku tak habis pikir dengan mommy"
Menyandar kan punggung ke kursi singgasana nya.
"Maksud nya bos??? "
Tanya Leo heran..
"Bagaimana bisa mommy meninggalkan Haruka dengan pengawal.. aku takut terjadi apa apa padanya"
Leo terdiam..
Semua adalah rencana nya..
Kalau sampai Nomura tau,, tamat lah riwayat nya.
Bayangan hukuman yg akan dia Terima menghantui pikiran nya.
"Leo... "
Leo terperanjat dan seketika lamunan nya buyar..
"Kau kenapa??? "
"Ti tidak apa apa bos,, saya juga memikirkan hal yg sama. Tapi menurut saya, pengawal kita dsana sudah terlatih dan bisa d percaya bos"
"Ya, semoga saja kali ini kau benar"
Leo menganggukkan kepalanya..
"Bagaimana dengan kevin Akio??? "
Astaga...
Kalau Nomura tau jika Haruka sedang menghabiskan waktu bersama Kevin???
Oh TUHAN...
Bagaimana ini???
"Leo???? "
Bentak Nomura
"Ya.. ya bos"
Leo menjawab gugup
"Ck,, kenapa hari ini kau tak fokus Leo?? "
"Maafkan saya bos, bos bertanya apa tadi?? "
__ADS_1
"Sudah lah,, aku sudah tak minat membicarakan nya"
Nomura bangkit dari posisi duduk nya berjalan ke arah balkon..
Syukur Lah....
Leo bernafas lega dan meninggal kan Nomura sendiri...
.
.
.
.
Sedangkan yg menjadi perdebatan sedang menghabiskan waktu di Villa mewah sebuah pulau..
Haruka berlari d sepanjang bibir pantai dengan memakai bikini se.Xi milik nya..
Di belakang Kevin mengejar nyaa dengan tawa tak lepas dari mulut mereka..
Kevin memeluk tubuh Haruka dari belakang. kemudian membawa nya berputar putar..
Kebahagiaan terlihat jelas dari raut wajah Mereka..
Apalagi Haruka..
Cinta..
Memang membuat seseorang menjadi Lupa diri..
Dan karena alasan cinta membuat pasangan kekasih melakukan hal yg melanggar...
.
.
.
Haruka sampai d apartemen milik nya 1 jam sebelum ibunya datang..
Semua sudah dia perkirakan..
"Haruka... yuhuuuuuu"
Ayumi berteriak..
"Hai mom,, bagaimana boutique mommy??? "
Tanya Haruka setengah gugup..
__ADS_1
"Ya masalah nya sudah selesai"
Ayumi dan Haruka cipika cipiki..
"Oh syukur lah mom,, aku ikut senang mendengar kan nya"
"kamu baik baik saja sayang??? "
Ayumi heran melihat wajah anak bungsu nya sedikit pucat dan kulit nya sedikit menggelap.
"Aku baik baik saja mom,, memang kenapa a mom??? "
"kamu sedikit pucat dan kulit mu sedikit kusam "
Ayumi berjalan memutari dan memindai seluruh tubuh sang anak..
Membuat Haruka gugup setengah mati..
Ia memikirkan alasan yg tepat.
Karena Ayumi sangat peka dengan nya.
Apalagi dengan kebohongan...
"Iya ma,, setelah mommy berangkat aku menjadi susah tidur.. Efek kangen kayak nya., dan kemarin aku ada tugas lapangan mom,, jadi harus panas panasan.. "
Haruka cengengesan..
"Kapan kita ke salon mom?? udah lama ya, kita gak perawatan, mumpung besok jadwal ku hanya pagi saja, gimana kalau besok saja??"
Haruka mencoba mengalihkan pembicaraan..
"Oh iya ya sayang, karena sibuk mengurus mu,, mommy jadi lupa. Kamu benar sayang,, besok kita harus perawatan. Mommy cari dulu kartu langganan salon kita.. Hah.. mommy tak sabar menunggu hari esok"
Ayumi berbinar dan meninggal kan Haruka sendiri.
Haruka mengelus dada nya,,
Selamat...
Tak mungkin kan ia jujur tentang wajah nya yg pucat, karena dia tak d izinkan istirahat oleh Kevin.
Kevin tak pernah merasa puas dengan tubuh Haruka.
Kalau tentang kulit nya,, kulit siapa yg tak kan hitam jika bermain d pantai...
.
.
.
__ADS_1