
Nomura melangkah kan kaki d lobby perusahaan KAi group. Walau tak tersenyum, namun aura kebahagiaan terpampang nyata d wajah nya.
Nomura langsung masuk kedalam ruang rapat. Nomura datang tepat waktu, karena rapat sempat d undur Okada.
Rapat berjalan lancar dan berakhir dengan kesepakatan yg menguntungkan pihak Nomura.
Satu persatu para pemegang saham mulai meninggalkan ruangan. Sampai tak ada lagi orang yg tersisa d dalam ruangan.
Saat Nomura akan bangkit dari kursi nya tiba tiba seorang wanita cantik yg sedari tadi berada d dalam ruangan menahan tangan Nomura.
Tentu saja hal itu membuat Nomura menatap tajam.
"Tunggu Nomura, bisakah kita bicara 4 mata??? Ada hal penting yg ingin saya bicarakan"
"Masalah pribadi??? "
Si wanita yg memakai lipstik merah menyala itu menganggukkan kepala nya.
"Aku tak suka membicarakan masalah pribadi d perusahaan"
"Jadi, maukah kau menemani ku makan siang??! "
"Tidak.... " tegas
"Tapi.... "
"Aku tak akan makan siang berdua dengan wanita selain... "
Nomura menjeda kata kata nya.. Untung dia tak menyebutkan istri. Bisa bahaya Yuki nanti..
__ADS_1
"Selain apa Nomura??? Istri mu??? "
Wanita itu tersenyum..
"Wanita yg special d hidup ku. Tentu nya bukan kau"
"Hahaha,, kau tak usah mengelak Nomura. Karena aku sudah tau semua tentang istri mu. "
"Tau apa kau"
Nomura semakin menajam kan mata nya melihat wanita cantik dan s xi itu..
"Aku tau semua nya, bahkan semua bukti bukti nya"
Nomura bangkit dan mencekik leher wanita tersebut.
"Tau dari mana kau semua nya??! "
"Le lepaskan aku"
"Tidak.... sampai kau mengatakan semuanya"
Yuki tengah berjalan jalan d mall yg d sebut Nomura tadi pagi, Keano dan Lani juga d bawa sekalian ingin bermain main.
Tak lupa para bodyguard sudah menyebar d beberapa titik. Mereka akan memastikan keselamatan nyonya muda mereka.
Bagaikan orang yg kesetanan Yuki berburu pakaian Keano yg d anggap nya bagus dan menarik.
Kapan lagi ia berbelanja tanpa memikirkan harga. Biasanya jika ingin berbelanja ia akan menunggu diskon dulu baru membeli.
__ADS_1
Tapi hari ini adalah pengecualian..
Yuki juga membeli kan semua pelayan dan pengawal yg ada d mansion pakaian baru.
Ia merasa harus berbagi.. Karena ia tau bagaimana berada d posisi mereka dulu.
Para bodyguard mendapat tugas membawakan semua belanjaan nyonya muda mereka.
Lani dan Yuki berjalan ber iringan, Lani mendorong stroller Keano.
"Apa nona tidak masuk kedalam toko itu??? "
Yuki menoleh ke arah yg d tunjuk Lani..
"Mungkin tidak Lani, barang barang dsana sangat mahal. Walaupun Nomura memberi ku kartu tanpa limit ini, bukankah kita harus berhemat??? "
"Tapi bukan kah tuan sangat kaya raya nona?? saya rasa tuan tidak akan bangkrut jika anda membeli semua barang yg ada d sana??? "
Yuki menggeleng.
"Lebih baik uang nya d sumbangkan kepada orang-orang yg lebih membutuhkan dari kita. Kau tau?? satu barang saja bisa membeli mobil mewah,, aku tak sanggup melihat harga nya"
Pernyataan Yuki membuat Lani tersenyum,, karena Yuki sama sekali tidak berubah. Jiwa misqueen Yuki seolah mendarah daging.
Ternyata percakapan mereka d dengar oleh oleh salah satu bodyguard.
Secepat kilat ia mengabarkan kepada Tuan besar mereka.
"Astaga Lani, aku lupa membeli sesuatu!! Nomura sudah mewanti wanti ku agar tak lupa membeli nya"
__ADS_1
"Membeli apa nona??? Ayo saya antar nona, jangan sampai tuan marah seperti tadi pagi"
Yuki mengangguk dan segera berjalan ke arah toko yg akan ia tuju..