Sang Mafia

Sang Mafia
bab 9


__ADS_3

Saat ini Nomura, Haruka, dan Ayumi sedang berada d bandara..


Leo membisikkan sesuatu ke telinga Nomura.. Dan segera pergi menuju mobil nya d parkiran.


"Mom, aku tak bisa mengantar kalian sampai Inggris"


"Why?? " Ayumi heran karena tadi nomura lah menggebu gebu..


"Ada masalah d perusahaan"


Ayumi mengganguk dan memeluk sang anak...


"Kak jangan rindu, kata Dilan rindu itu berat" pelukan berpindah ke Haruka


"Siapa Dilan?? Jangan bilang kamu sudah mulai berpacaran Haruka" kesal sendiri.


Hah???


"Aduh kak, dilan itu film dari Indonesia kak, kata kata nya sangat romantis" saat Nomura melerai pelukan nya..


"Jangan macam macam Haruka"


"Aduuuh kak,, kakak harus rajin rajin menonton film itu agar bisa romantis"


Raut wajah Nomura masih menampilkan kemarahan.


Kan...


Haruka jadi menyesal menyebut nama Dilan...


Jangan sampai keberangkatan nya hari ini menjadi batal...


Dilan....


Aku benci kau...


Mengotak atik ponsel dan memperlihatkan sosok Dilan kepada sang kakak yg sangat kaku..


"Nih lihat"


" Baiklah kakak percaya padamu" setelah membaca sekilas..


Akhirnya....


"Oia kak, kakak sudah berjanji memakai dasi ku setiap hari,, jangan ingkar"


Nomura memutar bola mata nya malas..


"Baiklah kami berangkat dulu Nomura, ingat pesan mommy ini, jangan pernah kau bawa wanita ****** kerumah selama mommy tidak ada, handuk letak kan d keranjang kain kotor setelah d pakai, gorden kamar d buka saat jam tujuh pagi, agar matahari menyinari kamar mu gelap itu.. dan.... "


"Mom, waktu nya berangkat," Memotong pembicaraan Ayumi.


Mendorong pelan tubuh sang ibu menuju pesawat boarding gate.


"Kamu berani mengusir mommy??? " Marah


" Ya sudah kalau mommy tak mau, aku akan membatalkan semua nya" ucap Nomura cuek

__ADS_1


"No,, ayo mom kita pergi,, nanti kita terlambat"


Haruka menggeret tangan ayumi cepat..


Urusan Dilan sudah selesai jangan sampai karena mommy nya ia tak jadi berangkat...


.


.


.


"Semua nya sudah siap??? " tanya nomura


Daat ini ia sudah berada dalam perjalanan.


Setelah drama panjang dan menunggu pesawat take off ia segera menuju mobilnya..


"Sudah bos,, kita sudah siap beraksi" Jawab Leo


Nomura menyandarkan punggung nya, memejam kan mata...


Mobil nya berhenti d depan sebuah bangunan tua yg tak terpakai..


Dia turun.. Di belakang nya para pengawal sudah berjejer membentuk barisan.



Prok prok..


Suara tepuk tangan memenuhi ruangan d gedung tua itu..


"Kau tak kan mendapat apa apa zack"


" Ho ho ho, kau sangat percaya diri.. Kau yakin bisa mengalah kan ku??? "


"Cuih.... Kau bahkan tak lebih dari seorang pecundang"


"Oo b*jingan kau"


Zack membuang rokok yg sedari tadi bertengger d mulut nya..


Mengangkat satu tangan dan......


Puluhan pasukan nya berhamburan keluar..


Setiap orang membawa senjata nya masing masing..


Serang......


Pasukan Nomura mengeluarkan senjata mereka dan berlari mengejar pasukan Zack...


Mereka saling serang dan baku hantam..


Nomura mengejar zack yg akan melarikan diri.


Bugh bugh bugh

__ADS_1



Tangan menyentuh wajah dan tubuh Zack membuat nya kehilangan keseimbangan dan terjatuh..


Cuih..


Ia bangkit dan mencoba membalas..


Lawan yg seimbang...


Kekuatan Zack patut d pertimbangkan..


Zack mengeluarkan samurai dari balik pungung nya..


Tajam dan mengkilap..


Senyuman smirk ia tampil kan..


Kriiiet..


Pergelangan tangan kiri yg ditutupi jas mengaliri darah segar...


Saat Nomura menangkis serangan Zack


Dan..


CLING..


Perpaduan suara samurai yg bertemu..


Nomura juga mengeluarkan samurai nya..


Takk terhindar dan tak menyerah...


Sampai akhirnya..


TRING.....


Satu samurai terhempas ke lantai..


Dan ujung samurai yg satu lagi berada tepat d leher Zack...


"Ada permintaan terakhir??? "


"Ban*sat kau Nomura"


SEEEETTTT..


Darah segar berhamburan.


Samurai Nomura membelah leher Zack membuat kepala itu menggelinding bak bola ⚽ .


Nomura tersenyum seraya menjilat darah yg menempel d samurai nya..


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2