
Ke esok kan hari nya Nomura memutuskan kembali ke Jepang..
Setelah kancing terakhir kemeja nya terpasang, pintu kamar d banting keras..
"Ada apa Dimas??? " Nomura heran dengan kedatangan Dimas malam ini.
"Kau harus membantu ku"
"Untuk apa??? " Seraya duduk d sofa panjang d dalam kamar nya..
"Vivi pergi dari apartemen ku,, "
"Lalu??? Masalahnya dimana??? " Sedikit kesal mendengar jawaban ambigu Dimas.
"Aku sudah mengambil keperawanan nya, ia pergi karena aku bilang tak mencintai nya" Dimas menyugar rambut nya dan duduk lemas d sofa sebelah Nomura.
"Ya sudah,, biarkan dia pergi.. Kau bisa mencari wanita yg baru"
"Aku tak bisa,, aku mohon Nomura,, aku mencintai nya"
"Kau mencintai nya tapi kau bilang tidak?? Otak mu dimana" berteriak karena kesal
"Aku hanya ingin bertemu dengan keluarga kandung ku dulu dan mengenalkan mereka baru aku menikahi nya"
"Pemikiran konyol macam apa itu?? Kalau kau mau,, sekarang pun aku bisa membuat kau bertemu keluarga mu,, tapi kau malah mengatakan hal yg tak masuk akal"
"Aku tau aku bodoh,, jadi aku harus apa??? "
"Sekarang kau tenangkan dulu pikiran mu, aku tak pernah melihat mu seperti ini.. Nanti aku akan mengerahkan anak buahku untuk mencari nya"
"Terima kasih Nomura".. Dimas berucap lirih dan meninggal kan Nomura..
Menghembuskan nafas kasar..
"Kau tau Leo, itulah sebab nya aku tak ingin jatuh cinta, cinta membuat orang menjadi bodoh"
Leo hanya tersenyum menanggapi perkataan dari sang bos..
"Kau tau kan apa yg harus kau lakukan??? "
"Hah" Leo bingung
__ADS_1
"Kau kerahkan beberapa orang mencari Vivi"
"Tapi bos... "
"Sekali ini kita akan menolong nya, aku tak ingin ia menjadi bertambah bodoh"
"Baik bos"
.
.
.
Sebulan terlalui dengan cepat..
"Nomura.... cepat bangun"
Dalam tidurnya ia bermimpi sang ibu datang ke kamar nya dan mengguyur dengan segayung air..
Salah satu cara yg selalu d lakukan Ayumi jika Nomura terlambat bangun..
Ia terbangun dari tidur dan mendapati kasur nya d genangi air...
"Hah.. Apa aku mimpi basah???" tanya nya bingung
"No.. Kau mengompol " Ayumi menjawab pertanyaan sang anak..
"Hah??? Mengompol??? Bagaimana bisa??? Tapi.. Kenapa dalam mimpi pun mommy terlihat nyata??? " Lagi lagi ia bingung..
"NOMURA AAAAAA" kesal sudah sang Ayumi menghadapi anak sulung nya ini..
"Oo,, sh. it" menutup kedua telinga nya..
"Cepat bangun" berteriak
"Sudah bangun dari tadi mom"
"Mana??? Kamu saja masih berbaring"
"Maksud ku yg d bawah sudah bangun mom"
__ADS_1
Hening
Krik krik krik
BUGH BUGH BUGH..
3x pukulan bantal mencapai kepala nya..
"10 menit mommy tunggu d bawah"
Ayumi langsung beranjak dari kamar Nomura, ia tak ingin mengulang kejadian yg sama.
Melihat burung cicit sang anak yg tegak menantang..
Ia kan jadi kangen dengan burung puyuh sang suami...
Apalagi sudah lebih 10 tahun tak merasakan belaian...
Kata orang mah jablai. tapi dalam kasus Ayumi berarti tagilai, tak lagi d belai 😂.
Jangan tanya seberapa besar..
Kira kira 2x lebih besar dari punya Nomura yg bisa membuat nya mabok kepayang...
UGH....
Kan...
Otak nya yg liar ber travelling kemana mana..
Ayumi menggeleng dan menutup pintu kamar Nomura..
Nomura hanya bengong melihat kelakuan sang ibu, senyum dan menggeleng sendiri..
Apakah mommy terkena virus selama d Inggris??
Atau.... jangan bilang kalau mommy..
GILA????
TIIIIDAAAAKK
__ADS_1