
"Apa maksud mu??? "
"Iya nyonya,, Mikako adalah Yuki Arimura"
Ayumi mematikan sambungan telepon.
Haruskah Ayumi mengatakan nya kepada Nomura jika telah menemukan Yuki???
Ayumi menggeleng..
Sekarang bukan saat yg tepat memberi tahu.
Karena menemukan Haruka adalah hal yg paling utama saat ini.
Ayumi kembali mengingat saat pertemuan nya dengan Yuki.
Dia gadis yg cantik dan lembut.
Semoga saja dia bisa melembutkan hati Nomura yg dingin.
Wait..
Tapi bukankah saat itu Yuki memberi tahu jika dia sedang hamil muda???
Apa jangan jangan???
Ayumi tersenyum..
Dia akan mendapatkan 2 cucu sekaligus..
.
.
.
"Bagaimana Leo??? "
"Maaf bos, saya tidak bisa menemukan nona Haruka"
"Hah,, kau memang lamban dan tidak bisa d andalkan"
"Maaf bos"
"Bukan kata itu yg ingin ku dengar, sudah 2 bulan"
"Nona Haruka sangat pintar bos, saya rasa dia sudah merencanakan ini semua dengan matang"
__ADS_1
"Kau mencurigai seseorang??? "
"Tidak bos, Kevin hanya mempunyai Clara. Orang tua mereka juga sudah meninggal. Jadi saya rasa nona Haruka pergi sendirian"
Nomura memijit pelan pelipis nyA..
Ia benar benar pusing....
"Apa aku harus turun tangan kali ini Leo? "
Seketika Leo terkejut,
Jangan sampai Nomura ikut serta dalam pencarian. Karena Leo sudah bersusah payah mengelabui para pengawal Nomura..
"Menurut saya jangan bos, mengingat nyonya besar sedang dalam keadaan yg tidak baik. Sebaiknya bos menemani Nyonya besar saja"
Alasan Leo saja, dia benar benar takut sekarang.
"Ya, kau benar. Mommy sekarang tengah sakit karena penyesalan tak berujung nya meninggalkan Haruka saat itu"
"Sebenarnya siapapun ibu pasti merasa kecewa bos, cuma mungkin nyonya besar hanya ingin sendiri saat itu untuk menenangkan hati dan pikiran. Menurut saya"
"Ya,, aku tak tau harus menyalahkan siapa. Karena Aku menyayangi mereka berdua"...
.
.
.
"Jangan sampai Nomura tau, Karena aku ingin kalian menemukan Haruka dulu"
"tapi nyonya??? "
"Aku tau apa yg kalian pikir kan, tapi menurut ku untuk sekarang Haruka lebih penting"
"Baiklah nyonya, "
"Ingat, jangan sampai Nomura tau. Biar aku yg memberi tahu nya nanti jika sudah saat nya"
Para pengawal mengangguk dan meninggal kan Ayumi.
Ayumi menyenderkan punggungnya ke sandaran sofa.
Bukan nya ingin egois karena tak memberi tahu Nomura keberadaan Yuki.
Tapi sekarang dia hanya ingin menemukan anak bungsu nya terlebih dahulu.
__ADS_1
Sedangkan Yuki masih berada d tempat yg bisa ia jangkau.
Jika Haruka kembali, bukankah dia bisa merencanakan pernikahan untuk ke dua anak nya sekaligus???
Lebih hemat bukan???
Hehehe...
.
.
.
.
Sedangkan perut Yuki sekarang sudah mulai membuncit. Ia menanti dengan perasaan bahagia buah hati yg sebentar lagi akan hadir dan menemani nya..
"Aku tak bisa pergi Alice, kamu tau kan Jepang adalah negara yg aku hindari saat ini"
"Tapi Yuki, ini adalah kesempatan mu untuk bisa d kenal oleh dunia"
Yuki menggeleng..
"Aku takut"
"Apa yg kamu takuti??? " tanya Alice heran.
"HAH,, aku takut bertemu dengan nya"
"Yuki, sadarlah. Jika dia benar mencari mu, maka pasti dengan cepat dia bisa menemukan. Bukan kah kau bilang jika dia adalah orang yg sangat hebat??? "
Yuki tertegun..
Alice benar, sudah beberapa bulan semenjak kedatangan Nomura ke boutique Alice waktu itu, dia tak lagi mendengar kabar tentang Nomura.
Kenapa hati nya Sakit???
Sadarlah Yuki dia mencari mu bukan karena mencintai mu, tapi dia marah karena kau mengembalikan uang yg d berikan nya. Atau mungkin dia mencari mu karena ingin membunuh mu...
"Dengar Yuki,, kamu sudah berada d titik ini. Jadi terus lah maju menatap masa depan, jangan lagi melihat masa lalu yg menyakitkan. Lagi pula sekarang identitas mu juga sudah d ubah . Jadi tak ada lagi yg perlu kamu takut kan. "
Yuki tersenyum
"Baiklah Alice, aku akan pergi"
"Nah gitu donk,, itu baru Yuki yg ku kenal"
__ADS_1
Yuki sekarang merintis karier nya d bidang fashion. Karena kemampuan yg d miliki nya, Alice memberi kan satu boutique nya untuk d kelola Yuki. Dari kecil Yuki suka menggambar, jadi dia tak mempunyai kendala yg begitu berarti.
...****************...