
Ya udah deh aku lanjut... Masukkan novel ini ke rak fav reader ya, agar dapat notif jika aku up..
hehe edisi NGAREP BANGET..
.
Acara kremasi Haruka selesai dengan cepat. Abunya d simpan d kuil Shinjuku Gyeon Gakuen shoin d Tokyo.
Bersebelahan dengan Ayumi..
Mungkin Nomura masih bisa tersenyum tipis saat para pelayat mengucapkan kata belansungkawa.
Tapi jika d tanya hati..
Hati nya sekarang remuk tak berbentuk.
Tak ada apa apa nya d banding kepergian Yuki.
Acara kremasi selesai, Nomura segera meninggal kan kuil dan memasuki mobil nya.
"Bos"
"Aku akan bawa mobil sendiri"
Okada mengangguk..
Dan melirik kepada pengawal yg lain agar mengikuti mobil Nomura dari belakang..
Iringan mobil mewah memenuhi jalan raya.
Di dalam mobil, tangis Nomura pecah. ia menepikan mobil saat melihat taman ueno park, taman bunga sakura yg
sedang bermekaran.
__ADS_1
Nomura turun dari mobil nya, sekelebat bayangan saat ia dan Haruka menikmati waktu d sini berputar indah d kepala nya..
Saat Haruka berlari dengan senyum yg merekah..
Nomura bersimpuh memukul dada nya dengan keras..
Sakit..
Sakit sekali rasa nya..
Air mata nya mengalir deras...
"Dad, Maafkan aku karena tak bisa menjaga mommy dan Haruka. Lihat lah sekarang dad, aku menangis!! Bukankah daddy bilang akan marah dan menghukum ku, saat melihat ku menangis??? Bahkan saat kematian mu aku menahan air mata ku agar tak mengalir. Tapi hari ini aku ingkari janji yg ku buat. Aku mohon kembali lah, Hukum aku.. Pukul aku.."
"Mom, sekarang mommy pasti mengejek ku karena menangis kan???" Nomura tersenyum d sela tangis nya mengingat Sang mommy.
"Ejek aku mom, tertawakan aku, aku mohon... Aku sangat rapuh, dan apa mommy tau??, Aku butuh pelukan mommy saat ini."
"Haruka... Maafkan kakak. Kakak menyesal tak memberitahu mu rencana kakak.. Kakak tidak akan membunuh keponakan kakak. Kakak menyayangi nya seperti kakak menyayangi mu"
Teriakan pilu Nomura membuat orang yg mendengar kan nya ikut haru dalam tangis.
Tak ada satu pun pengawal yg menghentikan nya..
Mereka tau jika bos mereka dalam keadaan rapuh dan tak berdaya.
Hanya saja mereka tetap memasang badan berjaga jaga d sekitar Nomura.
Takut para musuh akan menjadi kan titik terapuh Nomura ini kesempatan mereka untuk menyerang.
"Apa kita harus mengatakan pada tuan Nomura tentang nona Yuki?? "
Tanya salah satu pengawal kepada Okada.
__ADS_1
"Jangan, jangan sekarang.. Kita harus menunggu waktu yg tepat. Kau tak lihat betapa rapuh nya bos saat ini??? "
"Tapi akan kah lebih baik kita katakan sekarang. Agar menjadi kebahagiaan di tengah lluka s bos"
"Hmmm. nanti saja kita fikirkan. Yg kini kita harus memastikan keadaan bos agar baik baik saja. Karena aku takut dia akan mengikuti jejak nona Haruka"
"Maksud mu bunuh diri??? "
Okada mengangguk..
"Ya. Bisa saja itu terjadi saat ini"
"Musuh bos sekarang pasti sedang bertepuk tangan melihat yg terjadi d keluarga Kai"
"Pasti"
...****************...
HAI HAI HAI PARA READER TERSAYANG AKOOH..
Hari ini aku baik banget lo up 4 bab.
Karena apa??
Karena sayang para reader yg senantiasa menantikan karya aku.
Jadi aku mohon tinggal kan jejak yg banyak ya??
Aku berharap banget lo..
Kalau gak aku nangis nih 😭😭..
Hehe..
__ADS_1
Sebentar lagi kita masuk ke dunia percintaan Nomura dan Yuki ya..
Jangan lupa vote, like n comment ya sayang 😍..