Sang Mafia

Sang Mafia
bab 45


__ADS_3

Apaaaaa??? "


Teriak Ayumi..


"Jelaskan apa maksud mu Nomura.. "


Nomura menceritakan semua kisah Haruka kepada Ayumi Z terkecuali..


Sedangkan Ayumi hanya tertawa mendengar penutur an Sang anak..


Memang Nomura sangat pintar dan cerdik dalam mengelola perusahaan.


Tapi dia juga sangat bodoh urusan begini an..


"Mom,, jangan bilang padaku, jika mommy juga ketularan gila Haruka"


"Enak saja kamu,, sekarang apapun permintaan adik mu, harus kamu turuti.. Tak ada bantahan Nomura"


Ayumi tau jika Nomura akan membantah nya.


"Huh baiklah mom, tapi mommy harus kembali secepatnya. Aku tak ingin ketularan gila Haruka"


"Bukan nya sekarang kamu sudah gila karena d tinggal kan Yuki?? "


"mom"


"Hahaha.Iya iya, beberapa hari lagi Nomura. Bersabarlah."


"Baiklah mom"


Panggilan terputus.


Nomura menghembuskan nafas kasar nya.


Benar kata mommy nya, jika ia sudah gila karena Yuki.


Sudah 1 bulan ini Nomura tak menci cipi tubuh seorang wanita, bukan karena tak ada yg mau.


Tapi Nomura lah yg tak berselera.


Pernah beberapa kali ia mencoba.


Tapi selalu gagal.


Ada yg belum mencapai ******* tapi buru bburu sen jata nya layu, bahkan ada pula yg tak bisa membuat senjata nya berdiri.

__ADS_1


Dan akhirnya Nomura harus mengeluarkan uang banyak untuk menyogok mereka, yg tak terima dengan keputusan Nomura yg tak jadi memakai mereka.


Bukan karena dia sakit kela minn.


Melainkan wajah Yuki membuat nya tak bisa menyen tuh wanita wanita tersebut..


Dtambah prilaku Haruka yg membuat nya tak bisa bebas bergerak.


Dan akhirnya Nomura memutuskan untuk tidak lagi memakai para wanita pang gi lan. .


Dia akan mencari dan menemukan Yuki secepatnya untuk menyembuhkan senjata nya yg tak berfungsi.


.


.


Ayumi tersenyum saat mendengar keluhan Nomura.


Rasa kekecewaan Ayumi pada Haruka perlahan lahan lenyap, tinggal rasa rindu yg sangat dalam.


Mungkin tak gampang untuk ikhlas, tapi Ayumi akan mencoba melupakan semua yg terjadi.


Kadang terselip rasa penyesalan dalam hatinya, karena meninggal kan Haruka.


Harusnya Haruka d rangkul dan d peluk. Bukan dtinggal kan.


Sebagai desainer internasional, Ayumi tak boleh melewat kan acara sepenting ini.


Karena 3 hari lagi akan ada acara Paris fashion week.


Dimana semua perancang busana akan berkumpul dan menampilkan karya terbaik mereka.


Tak terkecuali Alice,, tunangan Hiroki..


.


.


Acara selesai, tinggal lah para desainer berkumpul sekedar menyapa dan berbincang.


Alice mengajak Yuki untuk bertemu dengan Ayumi.


Awalnya Yuki ragu, mengingat Ayumi adalah ibu Nomura. Tapi ia tak bisa menolak ajakan Alice.


Lagipula Yuki tak pernah bertemu secara langsung dengan Ayumi.

__ADS_1


Dan tak mungkin juga Ayumi mengingat semua pelayan yg pernah bekerja d mansion nya.


"Selamat nyonya, karya anda selalu menjadi yg terbaik"


Alice mengulurkan tangan ingin bersalaman.


Ayumi tersenyum ramah dan menyambut uluran tangan Alice..


"Kamu terlalu memuji Alice, karya mu bahkan lebih baik"


"Terima kasih nyonya, tapi kali ini bukan rancangan saya yg tampil. "


"Oo iya, lalu??? "


"Rancangan saudara saya, Mikako"


Alice mengenal kan Yuki kepada Ayumi.


Dari tadi Yuki hanya menundukkan kepala takut,


"Hei, tegak kan kepala mu sayang. Rancangan mu sangat indah dan bagus"


Ayumi memegang dagu Yuki dan mengangkat pelan ke atas. Membuat Yuki menengadah.


"Nah, begitu... "


Ayumi tersenyum..


"Apa kamu orang Jepang?? "


Yuki mengangguk.


"Kita bisa bekerja sama,, jika kamu mau"


Ayumi terlihat antusias.


"Saya masih belajar nyonya"


Ucap Yuki pelan..


"Masih belajar saja rancangan mu sudah sebagus itu. Kamu harus percaya diri. Dan jangan lelah untuk belajar.. Jika kamu membutuhkan bantuan, Aku akan membantu mu Mikako"


Ucapan tulus Ayumi membuat Yuki mengangguk dan tersenyum.


Benar kata orang, jika Ayumi sangat baik dan ramah.

__ADS_1


Kau tau nyonya, saat ini aku sedang mengandung cucu mu. Anak dari Nomura. Pantas saja Nomura dan Haruka sangat menyanyangi mu. Sangat baik dan tulus. Dan Aku berharap suatu saat nanti bisa menjadi seperti mu.. Bisa berdiri sendiri tanpa keluarga dan tanpa suami. Aku akan berusaha keras untuk menjadi lebih baik. Sampai anak ku berkata, AKU BANGGA MEMILIKIMU IBU..


...****************...


__ADS_2